Mendag Busan Sebut Banyak UMKM Punya Produk Bagus tapi Belum Paham Ekspor

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budi Santoso mendorong lebih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar global dan menjadi eksportir.

Budi Santoso mendorong lebih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar global dan menjadi eksportir.

JAKARTA — Budi Santoso mendorong lebih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar global dan menjadi eksportir.

Dorongan tersebut disampaikan Budi Santoso atau Mendag Busan saat menghadiri diskusi bertajuk “NGOPI: Ngobrol Produk Indonesia” di Jakarta, Rabu (13/5). Forum itu merupakan kolaborasi Kementerian Perdagangan bersama komunitas pemberdayaan UMKM Local Champion Indonesia.

Menurut Busan, forum diskusi seperti NGOPI dapat menjadi ruang konsultasi bagi UMKM, eksportir muda, dan agregator untuk memahami peluang ekspor sekaligus memperluas jejaring pasar internasional.
Selama ini, banyak pelaku UMKM yang sebenarnya punya produk bagus tetapi belum tahu caranya ekspor. Kemendag dapat mendukung cita-cita ekspor teman-teman UMKM melalui berbagai program yang kami miliki,” ujar Busan.

Ia menjelaskan salah satu program unggulan Kemendag adalah UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor yang mempertemukan UMKM dengan calon buyer internasional melalui pitching dan business matching.

Dalam program tersebut, Kemendag mengoptimalkan peran 46 perwakilan perdagangan RI di 33 negara untuk membantu promosi dan membuka akses pasar produk Indonesia.

Setelah menentukan pasar tujuan, teman-teman UMKM akan kami hubungkan dengan perwakilan perdagangan RI di negara tujuan ekspor untuk menggali potensi pasar dan mencarikan buyer,” katanya.

Selain fasilitasi ekspor, Kemendag juga menyediakan layanan konsultasi desain produk melalui Indonesia Design Development Center (IDDC) guna meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM.

Kemendag juga memiliki program Product Placement Pilihan Busan, yakni penempatan produk UMKM potensial ekspor di ruang tamu Menteri Perdagangan sebagai media promosi kepada tamu dan delegasi asing.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah pelaku usaha menyampaikan berbagai aspirasi mulai dari persoalan logistik, penguatan platform digital, hingga penyederhanaan regulasi ekspor.

Busan menegaskan pemerintah terbuka terhadap masukan pelaku usaha sebagai bagian dari upaya memperkuat kebijakan perdagangan nasional yang lebih adaptif dan mendukung pertumbuhan ekspor.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan akses informasi pasar dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting agar UMKM mampu bersaing secara global.

Menurutnya, Kemendag menghadirkan platform Inaexport sebagai layanan terpadu yang memuat profil buyer, eksportir, katalog produk, hingga informasi pasar dari perwakilan perdagangan RI di luar negeri.
Founder Local Champion Indonesia, Dhika Yudistira menilai sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha penting untuk memperkuat ekosistem UMKM nasional agar mampu bersaing di pasar global.

Salah satu peserta diskusi, pelaku UMKM batik asal Solo bernama Abdullah, mengaku forum tersebut membantunya memahami proses ekspor yang selama ini menjadi kendala utama usahanya.

Saya berharap usaha kami bisa lebih berkembang ke arah ekspor setelah memahami tata caranya,” ujarnya.

Berita Terkait

Mendag Soroti Harga Ayam, Minta Tetap Beri Insentif Peternak
Karnaval Malam Merdeka Meriah, 1.200 UMKM Sajikan Kuliner Gratis untuk Rakyat
Kementerian UMKM Perkuat Standar Pelayanan Publik, Pastikan Layanan Lebih Pasti dan Mudah Diakses
Tinjau PPLI, Menteri LH Tekankan Pengelolaan Limbah B3 Harus Terlacak dari Hulu ke Hilir
Batman Cafe Hadirkan Hiburan Musik dan Kepedulian Sosial untuk Warga
Menko Airlangga: Sinergi Pemerintah-Dunia Usaha Kunci Perkuat Ekonomi Nasional
bank bjb Catat Laba Semester I 2026 Melonjak 58,8 Persen, Aset Tembus Rp228,2 Triliun
Dies Natalis ke-70 PEFEB UI Jadi Ajang Konsolidasi Alumni dan Penguatan Jejaring
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mendag Soroti Harga Ayam, Minta Tetap Beri Insentif Peternak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Karnaval Malam Merdeka Meriah, 1.200 UMKM Sajikan Kuliner Gratis untuk Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kementerian UMKM Perkuat Standar Pelayanan Publik, Pastikan Layanan Lebih Pasti dan Mudah Diakses

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Tinjau PPLI, Menteri LH Tekankan Pengelolaan Limbah B3 Harus Terlacak dari Hulu ke Hilir

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Batman Cafe Hadirkan Hiburan Musik dan Kepedulian Sosial untuk Warga

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Arifin bersama sejumlah peserta melepas dan mengikuti kegiatan jalan sehat. Peserta kemudian menempuh rute yang telah ditentukan sebelum kembali ke titik akhir di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

Wali Kota Jakarta Pusat

Arifin Dorong Semangat Kepedulian Warga, Dari Jalan Sehat hingga Donor Darah

Minggu, 23 Agu 2026 - 18:52 WIB