JAKARTA – Gelaran Cigarnesia 2026 yang diinisiasi PT Sejahtera cerutu Indonesia (Sultan Cigar Indonesia) mendapat sambutan hangat dari komunitas penyigar dan masyarakat umum.
Pada even tiga hari (3-5 Juni 2026) yang bakal digelar di Juntos Bar & Grill, Lotte Mall, Kuningan, Jakarta Selatan, penikmat cerutu dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas cigar, pebisnis, profesional muda, hingga pemula yang baru pertama kali mengenal budaya cerutu Indonesia, memastikan hadir.
“Tentu bukan karena nyerutu gratis saja, lebih menarik dari itu adalah mengikuti sesi edukasi, hingga menyaksikan langsung demo rolling cigar, ini keren,” tutur Alif, salah satu penggemar cigar di Jakarta.
Founder Sultan Cigar Indonesia, Frederiko Ratu Kedang yang akrab disapa Om Fred, mengatakan, tingginya animo masyarakat menjadi sinyal positif bahwa budaya cerutu Indonesia semakin diterima sebagai bagian dari gaya hidup dan ruang sosial yang inklusif.
“Respons teman-teman penyigar luar biasa. Mereka tidak hanya datang karena menikmati cigar gratis, tetapi juga ingin belajar tentang proses, karakter rasa, hingga budaya di balik cerutu Indonesia,” kata Om, Sabtu (23/5/2026), di Jakarta.
Menurutnya, antusiasme itu menunjukkan bahwa cigar lokal kini memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat, sekaligus membuktikan kualitas cerutu Indonesia semakin kompetitif.
Dikatakan, selain menikmati berbagai varian cigar premium dari Sultan Cigar Indonesia, mereka juga bisa berdiskusi dengan para tursedor dan sesama pecinta cigar mengenai teknik menikmati cerutu, pemilihan tembakau, hingga perkembangan industri cigar nasional.
Atmosfer hangat dan penuh keakraban, tambah Om Fred, bakal menjadi salah satu daya tarik utama Cigarnesia. Momen kebersamaan nanti juga bisa dibagikan di media sosial, sehingga memperluas gaung acara di kalangan komunitas lifestyle dan cigar enthusiast.
Cigarnesia sendiri digelar sebagai ruang apresiasi terhadap budaya cerutu Indonesia, sekaligus memperkenalkan bahwa cigar bukan sekadar produk, melainkan karya seni, tradisi, dan pengalaman sosial yang terus berkembang di Tanah Air.
Reporter: Yoga Stevian



































