Kecelakaan Maut di Perlintasan Stasiun Bekasi Timur: 10 Jenazah Dievakuasi, Proses Identifikasi Masih Berlangsung

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: RS. Polri Keramat Jati. (Dok-Istimewa)

Foto: RS. Polri Keramat Jati. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Kecelakaan tragis antara kendaraan dan kereta api terjadi di kawasan perlintasan rel dekat Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin malam (27/4). Insiden tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, serta memicu respons cepat dari aparat kepolisian dan sejumlah instansi terkait untuk melakukan evakuasi dan penanganan di lokasi kejadian.

Peristiwa nahas itu terjadi saat sebuah kendaraan melintas di perlintasan rel pada waktu bersamaan dengan melintasnya kereta api. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan parah dan sejumlah penumpang menjadi korban.

Petugas gabungan yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Proses evakuasi korban dilakukan secara intensif, di tengah upaya pengamanan area dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah kemacetan serta menjaga keselamatan warga.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian terlibat aktif dalam seluruh tahapan penanganan pascakecelakaan. Mulai dari pengamanan tempat kejadian perkara, evakuasi korban, hingga mendukung proses identifikasi.

“Polisi turut mendukung evakuasi, pemulihan, dan pengidentifikasian korban agar seluruh proses penanganan dapat berjalan dengan cepat dan tepat,” ujar Budi Hermanto dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026)

Ia mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 10 jenazah korban yang telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Seluruh korban masih dalam proses identifikasi oleh tim forensik karena belum diketahui identitasnya secara pasti. Proses tersebut melibatkan tim gabungan guna memastikan keakuratan data sebelum disampaikan kepada pihak keluarga.

Selain korban meninggal dunia, sejumlah korban luka juga telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat. Namun, pihak berwenang belum merinci jumlah pasti korban luka maupun kondisi terkini mereka.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga pascakejadian untuk segera mendatangi RS Polri Kramat Jati. Langkah ini penting untuk membantu proses pencocokan data antemortem dan postmortem, sehingga identifikasi korban dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

Di sisi lain, peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang. Kepatuhan pengguna jalan terhadap rambu-rambu serta kewaspadaan saat melintas di jalur kereta api menjadi faktor krusial untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.

Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan oleh aparat berwenang.

Polisi juga akan mengumpulkan keterangan saksi serta data teknis guna memastikan kronologi kejadian secara utuh dan objektif.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Kasus Perampokan Menteng Ternyata Rekayasa, Polisi Ungkap Dugaan Percobaan Pembunuhan oleh Rekan Korban
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.547 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Strategis Jakarta
Enam WNA Pembuat Onar hingga Overstay Dideportasi dari Bali, Terancam Blacklist Seumur Hidup
DPR Setujui Anggaran KemenHAM Rp953,1 Miliar, Pigai: Perkuat Perlindungan dan Pemajuan HAM
Re-LUN Ungkap Dugaan Korupsi US$50 Juta di Proyek AMI PLN, Nama Darmawan Prasodjo Ikut Terseret
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku Umrah, Tegaskan Tak Terlibat Investasi dalam Kasus Hanania Travel
Pelayanan SPKT Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Ade Rahmat: Cepat dan Profesional
Kemenkum-LAN Luncurkan FKK 2026, Perkuat Kebijakan Publik Berbasis Bukti Menuju Indonesia Emas 2045
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:06 WIB

Kasus Perampokan Menteng Ternyata Rekayasa, Polisi Ungkap Dugaan Percobaan Pembunuhan oleh Rekan Korban

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:50 WIB

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.547 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Strategis Jakarta

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:44 WIB

Enam WNA Pembuat Onar hingga Overstay Dideportasi dari Bali, Terancam Blacklist Seumur Hidup

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:27 WIB

DPR Setujui Anggaran KemenHAM Rp953,1 Miliar, Pigai: Perkuat Perlindungan dan Pemajuan HAM

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:23 WIB

Re-LUN Ungkap Dugaan Korupsi US$50 Juta di Proyek AMI PLN, Nama Darmawan Prasodjo Ikut Terseret

Berita Terbaru