AAFI Perkuat Pengembangan Flag Football Nasional, Dapat Dukungan Ketua DPD RI

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Kiri – kanan) Galih Gibran (Atlit Nasional Flag Football), Sultan B. Najamudin (Ketua 
DPD RI), Afie Panigoro (Kepala Bidang Pembentukan Timnas) Agus Kristiyono, 
(former Director Procurement PT Telkom Akses). (Dok-Istimewa)

Foto: (Kiri – kanan) Galih Gibran (Atlit Nasional Flag Football), Sultan B. Najamudin (Ketua DPD RI), Afie Panigoro (Kepala Bidang Pembentukan Timnas) Agus Kristiyono, (former Director Procurement PT Telkom Akses). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Upaya pengembangan olahraga flag football di Indonesia terus menunjukkan progres positif. Asosiasi American Football Indonesia (AAFI) kini memperkuat langkah pembinaan dan perluasan organisasi di berbagai daerah dengan menggandeng dukungan lintas lembaga, termasuk dari Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara jajaran AAFI dengan Ketua DPD RI di Kantor DPD RI, Jakarta, pada Senin (25/5/2026). Pertemuan itu menjadi bagian dari strategi jangka panjang AAFI dalam membangun ekosistem olahraga flag football yang lebih terstruktur, inklusif, dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula atlet nasional flag football Galih Gibran serta Kepala Bidang Pembentukan Tim Nasional AAFI, Afie Panigoro. Mereka menyampaikan perkembangan komunitas flag football yang dinilai tumbuh cukup pesat di sejumlah wilayah Indonesia.

AAFI juga memaparkan rencana pembentukan cabang organisasi di tingkat provinsi guna memperkuat sistem pembinaan atlet daerah. Langkah ini dinilai penting agar pengembangan olahraga tidak hanya terpusat di kota besar, melainkan mampu menjangkau lebih banyak generasi muda di berbagai wilayah.

Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan flag football yang mulai mendapat perhatian kalangan muda Indonesia. Menurutnya, olahraga tersebut memiliki karakter inklusif dan potensial berkembang menjadi cabang olahraga kompetitif di masa depan.

“Flag football merupakan olahraga yang menarik, inklusif, dan memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda. Tentu ini menjadi hal positif yang perlu mendapatkan dukungan, pembinaan, dan kolaborasi dari berbagai pihak agar dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujar Sultan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan olahraga baru membutuhkan sinergi lintas daerah, komunitas, hingga dukungan kelembagaan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting agar Indonesia mampu menciptakan prestasi internasional di cabang olahraga yang tengah berkembang secara global tersebut.

Di sisi lain, Afie Panigoro menilai perkembangan komunitas flag football di Indonesia menunjukkan tren yang cukup menggembirakan. Ia mengatakan AAFI saat ini fokus membangun fondasi organisasi dan pembinaan yang berkelanjutan agar olahraga tersebut memiliki sistem kompetisi dan regenerasi atlet yang kuat.

“Kami melihat pertumbuhan komunitas flag football di berbagai daerah berkembang cukup positif. Karena itu, kami berharap dapat terus mendapatkan arahan dan dukungan dari berbagai pihak untuk memperkuat pembinaan, memperluas partisipasi anak muda, serta membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan,” kata Afie.

Menurutnya, target pengembangan flag football Indonesia tidak hanya sebatas partisipasi internasional menuju Olimpiade Los Angeles 2028 atau LA28, tetapi juga mendorong agar cabang olahraga ini dapat dipertandingkan di berbagai ajang multievent nasional dan regional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, hingga Asian Games.

Optimisme serupa disampaikan atlet tim nasional, Galih Gibran. Ia menilai antusiasme komunitas flag football di Indonesia menunjukkan potensi pertumbuhan yang sangat besar, terutama di kalangan anak muda yang tertarik mempelajari olahraga berbasis strategi dan kecepatan tersebut.

“Saya melihat semangat dan antusiasme komunitas flag football di berbagai daerah di Indonesia luar biasa. Dari pengalaman saya melihat perkembangan olahraga ini di Amerika Serikat, potensi pertumbuhan di Indonesia sangat besar, terutama karena banyak anak muda yang tertarik untuk belajar dan berkembang bersama,” ujar Galih.

Perkembangan prestasi Indonesia di tingkat internasional juga mulai terlihat. Saat ini, tim nasional putra Indonesia menempati peringkat keempat kawasan Asia-Oceania, sementara tim nasional putri berada di posisi kelima Asia-Oceania.

Tidak hanya itu, Indonesia juga mencatat capaian membanggakan pada ajang Hero Bowl di Wuhan, Tiongkok. Dalam kompetisi tersebut, Indonesia berhasil meraih gelar juara pertama pada kategori co-ed competition, yakni format pertandingan yang mengombinasikan pemain pria dan wanita dalam satu tim.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembinaan yang dilakukan mulai menunjukkan hasil positif di level internasional. Di tengah berkembangnya popularitas flag football secara global, peluang Indonesia untuk bersaing di kawasan Asia dinilai semakin terbuka.

Sebagai informasi, flag football telah resmi ditetapkan sebagai cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Olimpiade Los Angeles 2028. Momentum ini membuat banyak negara mulai memperkuat pembinaan atlet dan kompetisi domestik untuk mengejar prestasi internasional.

AAFI berharap perkembangan olahraga ini dapat membuka ruang baru bagi generasi muda Indonesia untuk berprestasi sekaligus membangun budaya olahraga yang sehat, inklusif, dan kompetitif.

Organisasi tersebut juga menargetkan terbentuknya jaringan komunitas dan pembinaan daerah yang lebih luas agar flag football dapat berkembang secara berkelanjutan di Indonesia.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Mantan Bintang Timnas dan Komunitas Fans Klub Dunia Sinergi Bantu Anak Pengidap Kanker
IWAPI Gelar Padel Gathering & Creative Fest di East Kemang, Dorong Healthy Lifestyle dan Networking Perempuan Pengusaha
Empat Emas di Belgia, Indonesia Tegaskan Diri sebagai Raja Pencak Silat Dunia
Epriyanto Kasmuri Menang Tipis Satu Suara, Era Baru Perbasi Jabar Dimulai, Hendri Yudi: Selamat Bertugas Periode 2026-2030
Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Gianyar, Dorong Ekonomi hingga Aksi Sosial
Equestrian Indonesia Melesat, Bersiap Tembus Asian Games 2026
Pengamanan Maksimal, Hasil Maksimal: Persija Libas Persebaya 3-0 di GBK
Garuda Gemilang Juara Umum KASAL Cup V 2026, Karo-Karo Bersaudara Sumbang Emas
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:48 WIB

AAFI Perkuat Pengembangan Flag Football Nasional, Dapat Dukungan Ketua DPD RI

Senin, 25 Mei 2026 - 01:55 WIB

Mantan Bintang Timnas dan Komunitas Fans Klub Dunia Sinergi Bantu Anak Pengidap Kanker

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:03 WIB

IWAPI Gelar Padel Gathering & Creative Fest di East Kemang, Dorong Healthy Lifestyle dan Networking Perempuan Pengusaha

Selasa, 28 April 2026 - 23:54 WIB

Empat Emas di Belgia, Indonesia Tegaskan Diri sebagai Raja Pencak Silat Dunia

Minggu, 26 April 2026 - 09:09 WIB

Epriyanto Kasmuri Menang Tipis Satu Suara, Era Baru Perbasi Jabar Dimulai, Hendri Yudi: Selamat Bertugas Periode 2026-2030

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi kalender bulan Mei 2026. (Dok-pinterest)

Nasional

Idul Adha 2026 Rabu 27 Mei, Berpotensi Libur Long Weekend

Senin, 25 Mei 2026 - 08:26 WIB