Peringati Hari Lahir Pancasila, Polda Metro Jaya Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Polda Metro Jaya Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Semangat Persatuan. (Dok-Istimewa)

Foto: Polda Metro Jaya Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Semangat Persatuan. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Presisi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut diikuti oleh jajaran pejabat utama, perwira, bintara, serta aparatur sipil negara di lingkungan Polda Metro Jaya sebagai bentuk penghormatan terhadap ideologi negara yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan zaman.

Menurut amanat yang dibacakan Wakapolda, Pancasila merupakan warisan luhur bangsa yang telah terbukti menjadi pemersatu Indonesia sejak awal kemerdekaan hingga saat ini. Oleh karena itu, semangat yang terkandung dalam setiap sila harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Brigjen Pol Dekananto saat membacakan sambutan Kepala BPIP.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut mencerminkan peran strategis Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara dan panduan kehidupan nasional, tetapi juga sebagai nilai universal yang relevan dalam mendukung terciptanya perdamaian serta stabilitas global.

Dalam amanatnya, Kepala BPIP menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dunia saat ini, mulai dari perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat, perubahan geopolitik internasional, hingga munculnya berbagai potensi konflik sosial yang dapat mengancam persatuan bangsa. Dalam konteks tersebut, Pancasila dinilai tetap menjadi pedoman moral sekaligus arah pembangunan nasional yang mampu menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah perubahan global.

Pancasila disebut sebagai bintang penuntun bangsa yang memberikan arah dalam pengambilan kebijakan sekaligus menjadi jangkar moral dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, seperti gotong royong, keadilan sosial, persatuan, dan musyawarah mufakat, dianggap semakin relevan untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

Lebih lanjut, amanat tersebut juga menegaskan bahwa Pancasila memiliki posisi penting dalam pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Nilai musyawarah dan penyelesaian masalah melalui dialog dinilai menjadi kontribusi Indonesia dalam mendorong perdamaian serta kerja sama antarnegara di tingkat internasional.

“Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini,” lanjutnya.

Selain menekankan pentingnya penguatan ideologi bangsa, Kepala BPIP melalui amanat yang dibacakan Wakapolda juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup yang nyata. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila diharapkan tidak berhenti sebagai simbol atau slogan, melainkan diwujudkan dalam tindakan konkret, baik dalam kehidupan sosial, dunia pendidikan, pelayanan publik, maupun penyelenggaraan pemerintahan.

Bagi institusi Kepolisian, pengamalan nilai-nilai Pancasila memiliki arti penting dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Semangat persatuan, keadilan, serta penghormatan terhadap keberagaman menjadi prinsip yang terus dipegang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang majemuk.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat sekaligus penguat semangat pengabdian seluruh personel untuk terus menjaga keutuhan bangsa. Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, nilai-nilai Pancasila menjadi landasan utama dalam membangun pendekatan kepolisian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Melalui momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Polda Metro Jaya berharap semangat kebangsaan dan persatuan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, seluruh elemen bangsa diharapkan mampu menjaga Indonesia tetap kuat, harmonis, serta siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Mendagri Tito Minta Calon Pemimpin Polri Biasakan Ambil Keputusan Berbasis Data
Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen, Hengki Haryadi Pimpin Polda Papua Barat Daya
Bima Arya Dorong DPRD Perkuat Peran Kawal Pembangunan Daerah
Guru Palang SMA Negeri 1 Aifat, BPK Segera Audit Dana Pendidikan Maybrat: Mata Papua Sorot Klub Bola Persemay
LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Minta Maaf
Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Dalton Wong sebagai Wakil Ketua Komite Bilateral KADIN Kamboja dan Vietnam
KemenPANRB dan PERURI Perkuat GovTech untuk Integrasikan Layanan Pemerintah
Ketua Umum PB Federasi Serikat Pekerja MBG Nusantara Apresiasi Kinerja Kepala BGN Sudaryono
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Mendagri Tito Minta Calon Pemimpin Polri Biasakan Ambil Keputusan Berbasis Data

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen, Hengki Haryadi Pimpin Polda Papua Barat Daya

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Bima Arya Dorong DPRD Perkuat Peran Kawal Pembangunan Daerah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Guru Palang SMA Negeri 1 Aifat, BPK Segera Audit Dana Pendidikan Maybrat: Mata Papua Sorot Klub Bola Persemay

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:10 WIB

LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Minta Maaf

Berita Terbaru

Foto: Babinsa Desa Mergayu Serka Eko Hadi Wijaya bersama seorang petani membersihkan rumput liar atau gulma di area persawahan Desa Mergayu, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

TNI & POLRI

Babinsa Mergayu Turun ke Sawah, Bantu Petani Bersihkan Gulma Padi

Senin, 31 Agu 2026 - 14:34 WIB

Foto: Gus Yahya Bersama YANMU
Sejumlah pengurus Yayasan Anugerah Nusantara Al-Mubarokah (YANMU) berfoto bersama K.H. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya usai pertemuan di Jombang, Senin (31/8/2026).

Organisasi Masyarakat

Usai Pimpin PBNU, Gus Yahya Perkuat Dialog Antaragama dan Humanitarian Islam

Senin, 31 Agu 2026 - 13:49 WIB