Terduga Pembunuh Istri di Angke Diciduk, Korban Ditemukan Tewas di Dalam Rumah

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas kepolisian bersama tim identifikasi mengevakuasi jasad seorang ibu rumah tangga berinisial R (40) dari kediamannya di Jalan Padamulya VIII, Angke, Tambora.

Foto: Petugas kepolisian bersama tim identifikasi mengevakuasi jasad seorang ibu rumah tangga berinisial R (40) dari kediamannya di Jalan Padamulya VIII, Angke, Tambora.

Tambora, Jakarta Barat – Kepolisian meringkus seorang pria berinisial ES (30) usai diduga membunuh istrinya yang berinisial di R (40) di tempat tinggal korban di Jalan Padamulya VIII RT/RW 001/09 Angke, Tambora, Jakarta Barat.

“Terduga pelaku sudah ditangkap. Selanjutnya ditangani Satreskrim Polres,” kata Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat malam.

Penangkapan pelaku berawal dari laporan yang diterima Polsek Tambora terkait adanya temuan mayat korban di dalam rumahnya sekitar pukul 15.00 WIB.

“Selanjutnya Piket Buser Polsek mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan mendapati korban dalam keadaan terduduk dan di lehernya terlilit kain seprai yang diikat ke teralis jendela,” kata Wahyu.

Petugas kepolisian pun memeriksa beberapa saksi di sekitar lokasi dan mendapati informasi bahwa korban diduga dibunuh oleh suaminya.

“Saat piket buser sedang mengamankan TKP, pelaku keluar dari dalam rumahnya, dan selanjutnya diamankan dan dibawa ke Polsek Tambora,” tutur Wahyu.

Sebelumnya, seorang ibu rumah tangga berinisial R (40) tewas setelah diduga dibunuh oleh suaminya yang berinisial ES (30) di kediamannya di Jalan Padamulya VIII RT/RW 001/09 Angke, Tambora, Jakarta Barat pada Jumat sore sekira pukul 15.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Irfan Sipayung, membenarkan adanya dugaan pembunuhan tersebut.

“Ya benar, (korban) meninggal diduga dibunuh oleh suaminya,” kata Arfan saat dihubungi ANTARA pada Jumat malam.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, menambahkan bahwa korban diduga dibunuh menggunakan kain seprai berwarna merah muda.

“Belum dapat dipastikan. Tapi dugaan sementara dicekik pakai kain seprai. Ada barang bukti seprai-nya di TKP (tempat kejadian perkara),” kata Sudrajat saat dihubungi secara terpisah.

 

Reporter Chair

Berita Terkait

Ruang Digital Jadi Garis Depan Baru, TNI AL Dorong Transformasi Dinas Penerangan
Alih Tugas ke Kodam XXIV, Letkol Meina Helmi Berpamitan dengan Prajurit Korem 081/DSJ
Kemarau Melanda, TNI dan BBWS Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Panggul
Sekolah Rakyat di Madiun Dibuka, Korem 081/DSJ: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah karena Ekonomi
Dankodaeral IV Tutup Diklat SPPI 2026, Lulusan Siap Jadi Penggerak Pembangunan Desa dan Kampung Nelayan
Kapolres Metro Jakarta Barat Jadi Khotib Jumat, Ajak Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
HUT Kodaeral 2026, TNI AL Gelar Bakti Kesehatan dan Bansos untuk Warga Batam
Danrem Untoro: Jembatan Garuda Permudah Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Ruang Digital Jadi Garis Depan Baru, TNI AL Dorong Transformasi Dinas Penerangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Alih Tugas ke Kodam XXIV, Letkol Meina Helmi Berpamitan dengan Prajurit Korem 081/DSJ

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Kemarau Melanda, TNI dan BBWS Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Panggul

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Sekolah Rakyat di Madiun Dibuka, Korem 081/DSJ: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah karena Ekonomi

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:24 WIB

Dankodaeral IV Tutup Diklat SPPI 2026, Lulusan Siap Jadi Penggerak Pembangunan Desa dan Kampung Nelayan

Berita Terbaru