JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengajak masyarakat untuk meluangkan waktu mengunjungi Sekolah Rakyat. Selain melihat langsung fasilitas pendidikan yang tersedia, masyarakat juga diharapkan dapat berbagi kebahagiaan, memberikan motivasi, serta menumbuhkan semangat belajar bagi para siswa.
Ajakan tersebut disampaikan Teddy melalui unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet, Sabtu (7/11/2026).
“Pada ngapain aja di akhir pekan Anda? Mampir yuk, melihat langsung tempat adik-adik kita belajar di Sekolah Rakyat!” tulis Teddy.
Dalam video yang dibagikan, terlihat perkembangan fasilitas Sekolah Rakyat di sejumlah daerah, mulai dari ruang belajar, asrama, fasilitas olahraga hingga berbagai sarana penunjang pendidikan dan pengembangan diri siswa.
Teddy mengatakan, fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman sehingga anak-anak dapat belajar, bermain, sekaligus mengembangkan potensi diri.
“Dengan ruang belajar yang nyaman, asrama, fasilitas olahraga, serta berbagai sarana penunjang lainnya, adik-adik kita dapat belajar, bermain, dan tumbuh dalam lingkungan yang baik,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat terus berkembang dan telah menjangkau puluhan ribu anak di berbagai wilayah Indonesia.
Saat ini, sebanyak 265 Sekolah Rakyat telah beroperasi di 131 kabupaten/kota dengan memberikan kesempatan kepada lebih dari 45 ribu anak untuk kembali mengenyam pendidikan.
“Alhamdulillah, kini lebih dari 45.000 anak kembali bersekolah melalui 265 Sekolah Rakyat yang tersebar di 131 kabupaten/kota,” ujar Teddy.
Lebih dari sekadar mengajak masyarakat melihat fasilitas pendidikan, Teddy juga mendorong keterlibatan langsung masyarakat melalui kegiatan sosial, berbagi pengalaman, hingga membantu mengajar para siswa.
“Yuk, luangkan waktu untuk mampir, menghibur, mungkin mengajar, berbagi cerita dan keceriaan bersama adik-adik kita di Sekolah Rakyat,” ajaknya.
Menurut Teddy, perhatian terhadap pendidikan anak tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta dukungan dari lingkungan sekitar.
Ia berharap kehadiran masyarakat dapat memberikan kebahagiaan sekaligus motivasi bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
“Insyaallah, perhatian dan kebersamaan sederhana dari kita dapat menghadirkan kebahagiaan dan semangat baru bagi mereka,” pungkasnya. (AM)



































