Masyarakat Masih Takut Datang ke Layanan Kesehatan untuk tes HIV Karena Stigma dan Diskriminas

- Jurnalis

Jumat, 20 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA OKJAKRTA.com– Sebanyak 429.251 kasus HIV per Desember 2022 terjadi di Indonesia. Jaringan Indonesia Positif (JIP) adalah jaringan orang dengan HIV Di Indonesia menginisiasi sebuah program advokasi melalui Advocate for Health. Peningkatan peran serta komunitas dalam pemantauan dan Advokasi yang diinisiasi serta dipimpin oleh Komunitas.

Upaya kolaborasi ini diharapkan dapat menghindari terjadinya miss persepsi dan miss koordinasi diantara komunitas dan layanan kesehatan. Acara di Hotel Ibis Style Tanah Abang Jl. H. Fachrudin No. 22, Kp. Bali, Tanah Abang (29/8/23).

Timotius Hadi selaku Advocacy Specialist JIP mengatakan Pemerintah Indonesia bersama pemerintah daerah, provinsi, kota dan kabupaten saat ini sedang melaksanakan program penyediaan Tes Viral Load HIV, sebagai salah satu Komitmen dalam akselerasi upaya “Ending Aids” pada tahun 2030 mendatang.

“Tantangan terbesar masih seputar stigma dan diskriminasi, karena tidak semua orang siap menerima status HIV,” ujar Hadi.Pengobatan juga menjadi tantangan terbesar dan ruang konseling khususnya bagi kawan-kawan yang baru tahu Status HIV masij sangat terbatas.”Maka peran komunitas, LSM dan media menjadi penting untuk menginformasikan hal terkait,” tambahnya.

Berita Terkait

Aliansi Profesi Advokat Maluku Adukan Teddy Indra Wijaya ke Ombudsman, Ajukan Lima Dugaan Maladministrasi
Polwan Satgas Damai Cartenz Hadir di Pasar Keyabi, Perkuat Rasa Aman dan Dukung Aktivitas Ekonomi Warga Nduga
BARA JP Instruksikan Kader Tetap Tenang dan Fokus Dukung Stabilitas Nasional
Herry Dahana: Persatuan Nasional Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global dan Sukseskan Kepemimpinan Prabowo
Demo #IndonesiaMenujuBangkrut: Mahasiswa Kritik APBN, Harga BBM hingga Program Strategis Pemerintah
Dosen Pascasarjana UNIYAP Papua: Kenaikan Pertamax Harus Diimbangi Transparansi dan Penguatan Ekonomi
UU Polri Baru dan Wacana Jabatan Sipil, Dr. Mansur: Menata Arah Reformasi Kepolisian di Era Digital
Naek Pangaribuan: UU Polri Baru Jadi Tonggak Penguatan Kepolisian di Era Ancaman Siber dan AI
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:08 WIB

Polwan Satgas Damai Cartenz Hadir di Pasar Keyabi, Perkuat Rasa Aman dan Dukung Aktivitas Ekonomi Warga Nduga

Senin, 15 Juni 2026 - 17:57 WIB

BARA JP Instruksikan Kader Tetap Tenang dan Fokus Dukung Stabilitas Nasional

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:28 WIB

Herry Dahana: Persatuan Nasional Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global dan Sukseskan Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:11 WIB

Demo #IndonesiaMenujuBangkrut: Mahasiswa Kritik APBN, Harga BBM hingga Program Strategis Pemerintah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:00 WIB

Dosen Pascasarjana UNIYAP Papua: Kenaikan Pertamax Harus Diimbangi Transparansi dan Penguatan Ekonomi

Berita Terbaru