Penjual Otak-otak Tragis Akhiri Hidup Dengan Bunuh Diri Lantaran Depresi

- Jurnalis

Minggu, 10 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKJAKARTA.com – Warga Kalideres dihebohkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki gantung diri di tempat pemakaman umum (TPU) Tegal Alur RT 03/09, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (10/12/2023) sekira pukul 06.00 WIB.

Pria ini diketahui berinisial FA (24) diduga
nekat mengakhiri hidupnya dibawah Pohon Bintaro, lantaran depresi setelah berpisah dengan istrinya.

Warga sekitar, Rian (29) menyebut, korban FA yang merupakan warga setempat dan berprofesi pedagang otak-otak.

Awalnya peristiwa ini kali pertama dilihat oleh saksi warga saat hendak melakukan ziarah, namun saksi malah dikejutkan oleh korban yang sudah dalam kondisi tergantung dibawah pohon Bintaro dengan tali tambang warna biru.

“Saksi (warga peziarah) melihat korban FA sudah gantung diri bang di pohon Bintaro pada saat saksi akan berziarah ke makam keluarganya yang berada di TKP. Kejadiannya sekitar jam 06.00 an lah bang,” ungkap Rian.

Menurut Mahbob bin Tuban (orang tua korban), sejak pisah rumah dengan sang istri 6 bulan lalu, kemungkinan dia mengalami depresi.

“Kemungkinan anak saya mengalami depresi pak, karena istrinya tidak mau diajak mandiri untuk mengontrak rumah di wilayah Tegal Alur. Dia curiga bahwa istrinya berselingkuh, dan udah sekitar 6 bulanan juga pisah dengan istrinya,” ujarnya.

Sejak FA pisah dengan sang istri, belakangan dia mulai tidak berdagang, hanya saja sering nongkrong di kawasan TPU Tegal Alur.

“1 bulan nggak berdagang pak. Cuman beberapa hari terakhir anak saya sering nongkrong di sekitar TPU Tegal Alur, dan semalam pun jam 20.30 WIB dia keluar rumah tetapi sampai pagi hari tidak pulang lagi. Setelah itu, paginya saya dapat kabar bahwa FA ditemukan telah meninggal gantung diri di TPU Tegal Alur,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, setelah di periksa oleh tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Barat, di tubuh korban tidak ada tanda-tanda penganiayaan,

Selanjutnya, permasalahan ini di tangani oleh Polsek Kalideres.

Berita Terkait

Pramono Anung Tak Ingin Pemberitaan Tentang Jakarta Dilebih-lebihkan
Gema Tadarus 2026 Warnai HUT ke-41 Dufan, 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis
Raih Juara 1 Pentas Seni HUT RI ke-81, Anak-Anak RT 006 Cipinang Cempedak Dapat Apresiasi Liburan ke Atlantis Ancol
Polri Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban Saat Penyampaian Aspirasi di Depan Gedung MPR/DPR RI
Tujuh Tahun Lensa Polri: Dari Jurnalisme ke Aksi Sosial
Arsikarta Rawat Ruang Eksperimentasi Teater Lewat Umbra et Anima: Metafiksi Chairil Anwar
Semarak Lomba Karaoke HUT ke-81 RI, Warga RW 015 Bidara Cina Rayakan Kemerdekaan dengan Nada dan Lagu
Polda Metro Jaya Siagakan 9.242 Personel Amankan 47 Kegiatan di Jakarta, Aspirasi Publik Dikawal Tetap Tertib
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:35 WIB

Pramono Anung Tak Ingin Pemberitaan Tentang Jakarta Dilebih-lebihkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Gema Tadarus 2026 Warnai HUT ke-41 Dufan, 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Raih Juara 1 Pentas Seni HUT RI ke-81, Anak-Anak RT 006 Cipinang Cempedak Dapat Apresiasi Liburan ke Atlantis Ancol

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Polri Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban Saat Penyampaian Aspirasi di Depan Gedung MPR/DPR RI

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:18 WIB

Tujuh Tahun Lensa Polri: Dari Jurnalisme ke Aksi Sosial

Berita Terbaru

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan inflasi Indonesia secara tahunan atau year-on-year (YoY) pada Agustus 2026 mencapai 3,19 persen. Sementara secara bulanan atau month-to-month (MtM), inflasi Agustus 2026 tercatat naik 0,21 persen dibandingkan Juli 2026.

Nasional

Mendagri Ungkap Inflasi RI Agustus 2026 Capai 3,19 Persen

Selasa, 8 Sep 2026 - 16:28 WIB