Pemkot Jakpus Distribusikan 23.455 Kartu Bantuan Sosial

- Jurnalis

Selasa, 23 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali (Wawali) Kota Administrasi Jakarta Pusat Chaidir memberikan bantuan secara simbolis kepada penerima kategori PKD, di RPTRA Matahari, Jalan Rawasari Barat, Kecamatan Cempaka Putih, Selasa (23/7/2024)

Wakil Wali (Wawali) Kota Administrasi Jakarta Pusat Chaidir memberikan bantuan secara simbolis kepada penerima kategori PKD, di RPTRA Matahari, Jalan Rawasari Barat, Kecamatan Cempaka Putih, Selasa (23/7/2024)

JAKARTA, okjakarta.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat melakukan pendistribusian 23.455 kartu Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) berupa Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Lansia Jakarta (KLJ).

Secara langsung, Wakil Wali (Wawali) Kota Administrasi Jakarta Pusat Chaidir memberikan bantuan secara simbolis kepada penerima kategori PKD, di RPTRA Matahari, Jalan Rawasari Barat, Kecamatan Cempaka Putih, Selasa (23/7/2024).

“Pemkot Administrasi Jakarta Pusat bersama Suku Dinas Sosial dan Bank DKI hadir di sini dalam rangka pendistribusian kartu bantuan sosial secara serentak di triwulan 1 dan 2 berupa KAJ, KPDJ, dan KLJ,” kata Chaidir.

Chaidir menambahkan, pemberian kartu bantuan sosial ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi penerimaan manfaat sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Tujuan pemberian kartu bantuan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para pengguna kartu yang berhak sesuai dengan DTKS,” ucap Chaidir.

Chaidir menjelaskan, pada tahun 2022 hingga 2023 angka kemiskinan di Jakarta Pusat menurun walaupun penurunannya tidak signifikan dari 444.000 menjadi 420.000 orang. “Semoga melalui kartu bantuan sosial dapat mengentaskan kemiskinan secara maksimal,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sosial (Kasudinsos) Kota Administrasi Jakarta Pusat Abdul Salam mengatakan, total penerima bantuan di Jakarta Pusat sebanyak 23.455 orang, sedangkan besaran untuk bantuannya dari Januari hingga Juni sebesar Rp 300.000 per bulan, baik itu KAJ, KPDJ, dan KLJ.

Abdul memastikan, pemberiannya tepat sasaran, karena sebelum disalurkan sudah dilakukan pengecekan data baik melalui dukcapil, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan instansi terkait lainnya.

“Proses pendistribusian ini dilakukan secara serentak di semua wilayah masing-masing kecamatan dengan target hingga akhir September se-DKI Jakarta,” tandasnya.

Berita Terkait

Sambut 5 Abad Jakarta, Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat di Masjid Apung An-Nur
Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Bulan Solidaritas Palestina di Monas
Dari Pengobatan Gratis hingga Bedah Rumah, Polda Metro Jaya dan Kementerian PKP Bergerak Bantu Warga
Polda Metro Jaya Apresiasi Aksi Damai di Jakarta, Budi Hermanto: Aspirasi Warga Harus Dihormati
Pramono Anung Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Ikon Baru Wisata Religi Jakarta
UNAS Kumpulkan Akademisi Internasional, Bahas Krisis Pangan hingga Geopolitik
DPD Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Perkuat Soliditas Lewat Kerja Bakti
HBKB Sudirman-Thamrin Berakhir Lebih Cepat, Dishub DKI Antisipasi Kunjungan Presiden Mesir
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:32 WIB

Sambut 5 Abad Jakarta, Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat di Masjid Apung An-Nur

Minggu, 1 November 2026 - 10:45 WIB

Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Bulan Solidaritas Palestina di Monas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Dari Pengobatan Gratis hingga Bedah Rumah, Polda Metro Jaya dan Kementerian PKP Bergerak Bantu Warga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Polda Metro Jaya Apresiasi Aksi Damai di Jakarta, Budi Hermanto: Aspirasi Warga Harus Dihormati

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Pramono Anung Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Ikon Baru Wisata Religi Jakarta

Berita Terbaru

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperluas akses pembiayaan bagi usaha menengah melalui pasar modal. Upaya tersebut diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sekaligus peluncuran Go Public Academy for Small and Medium Enterprises (SMEs).

Bisnis Ekonomi

Kementerian UMKM dan BEI Buka Akses Pasar Modal bagi Usaha Menengah

Senin, 2 Nov 2026 - 18:01 WIB