Satu dari beberapa remaja di Bekasi tewas saat Tawuran

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Okjakarta.com – Beberapa remaja terlibat Tawuran di Jalan Row 30, Kota Harapan Indah, Bekasi. Salah satu di antara remaja tersebut dikabarkan tewas, (30/10).

Para remaja tersebut diketahui membawa senjata tajam sejenis celurit besar dengan mengendarai tiga unit sepeda motor berbonceng tiga disetiap satu motornya.

Keterangan Tubagus, Chief Security saat dalam tugas jaganya, menyebut, sempat mengambil langkah pencegahan bersama security lainnya.

“Saat para danru standby persis di depan ruko H* terlihat 3 kendaraan dengan masing-masing kendaraan berbonceng 3 dengan membawa sajam berupa celurit panjang”, Jelasnya

Namun nahas, kejadian begitu cepat, satu di antara beberapa remaja tersebut telah tergeletak dengan posisi bersimbah darah di samping kendaraan yang ia kendarai.

“Melihat kejadian tersebut para danru pun mengejar para remaja pembawa senjata tajam tersebut. Namun kejadian begitu cepat, saat para danru mendekati pelaku tawuran tiba-tiba sudah ada korban yang tergeletak bersimbah darah di bahu jalan dekat motor yang korban,” Terangnya

Para pelaku lainnya dikabarkan melarikan diri ke arah Bekasi Kota dan meninggalkan seorang remaja berinisial RPS yang telah meninggal dunia.

“Untuk para pelaku melarikan diri bersama ke arah Kota. Untuk korban tawuran meninggal di tempat,” Sambungnya

Pihak Security telah melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Tarumajaya untuk ditindaklanjuti.

“Tindakan security melaporkan kejadian tersebut kepada polisi polsek Tarumajaya untuk melakukan olah TKP,” Jelasnya

Penulis : Ghanny Azhari

Berita Terkait

UNAS Kumpulkan Akademisi Internasional, Bahas Krisis Pangan hingga Geopolitik
Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA dan Pengungsi Lewat Teknologi Digital
Imigrasi Raup PNBP Rp8,68 Triliun, ImigrasiLampaui Target 2026 pada Pertengahan Oktober
Eksklusivitas Napi “Papan Atas” Diungkap di EdShareOn, Mantan Kalapas: Itu Jelas Diskriminasi Hukum!
Bea Cukai Merak Amankan 29 Botol Miras Tanpa Tanda Terima, Prosedur Penindakan Dipertanyakan
DPD Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Perkuat Soliditas Lewat Kerja Bakti
Pengelola Sulit Dihubungi, Sejumlah Pengusaha Ayam di Bekasi Khawatir Modal Tak Kembali
Urugan Liar Tutup Resapan Air, Warga Perbatasan Jakarta–Banten Terancam Banjir
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

UNAS Kumpulkan Akademisi Internasional, Bahas Krisis Pangan hingga Geopolitik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA dan Pengungsi Lewat Teknologi Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Imigrasi Raup PNBP Rp8,68 Triliun, ImigrasiLampaui Target 2026 pada Pertengahan Oktober

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Eksklusivitas Napi “Papan Atas” Diungkap di EdShareOn, Mantan Kalapas: Itu Jelas Diskriminasi Hukum!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Bea Cukai Merak Amankan 29 Botol Miras Tanpa Tanda Terima, Prosedur Penindakan Dipertanyakan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

216 Pedagang Setu Babakan Direlokasi Pemkot Jaksel

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:43 WIB

Foto: Menko PMK Sugiono menyampaikan keterangan saat meninjau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SMP Negeri 202, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Menko PMK Tinjau CKG di SMPN 202 Jakarta Timur, 787 Siswa Jalani Pemeriksaan

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:29 WIB