Sidang Gugatan Rp100 Miliar Nikita Mirzani Ditunda, Mediasi Belum Capai Titik Sepakat

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Fahmi Bachmid, Kuasa Hukum Nikita Mirzani. (Dok/Fhm/Okj)

Foto: Fahmi Bachmid, Kuasa Hukum Nikita Mirzani. (Dok/Fhm/Okj)

JAKARTA – Sidang perkara perdata wanprestasi dengan nilai gugatan mencapai Rp100 miliar antara artis Nikita Mirzani dan dokter Reza Gladys kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis, 19 Juni 2025. Namun, sidang beragendakan mediasi tersebut harus ditunda karena belum tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak.

Majelis hakim memutuskan untuk menunda proses mediasi setelah upaya penyelesaian yang dihadiri lima kuasa hukum dari pihak penggugat dan tiga dari pihak tergugat tidak membuahkan hasil. Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut belum menghasilkan titik temu.

Dalam keterangannya, Fahmi menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan penjelasan terkait dugaan pemerasan yang turut disangkakan dalam perkara ini. “Kami hadir dan menjelaskan posisi klien kami. Namun belum ada kesepahaman,” ujarnya.

Fahmi juga memastikan bahwa Nikita Mirzani dan Ismail Marzuki, yang turut menjadi tergugat dalam perkara ini, akan hadir dalam sidang mediasi lanjutan yang dijadwalkan ulang pada Selasa, 24 Juni 2025. “Untuk Nikita dan Ismail, gampang hadir di persidangan, karena tanggal 24 memang mereka juga harus hadir dalam perkara pidana,” jelas Fahmi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (19/6).

Gugatan ini sendiri berakar dari dugaan wanprestasi atas perjanjian pembayaran senilai Rp5 miliar. Pihak penggugat menuduh Nikita dan Ismail hanya memenuhi sebagian kewajiban, kemudian membatalkan perjanjian secara sepihak dan melaporkan kasus ke kepolisian.

“Kalau tidak ada tawar-menawar, ngapain? Jelas ada kesepakatan. Saya bayar dua kali, dua via transfer dan dua lagi dibawa tunai ke One Bell Park. Tapi perjanjian itu dibatalkan sepihak,” kata kuasa hukum penggugat kepada wartawan.

Sementara itu, pihak tergugat sebelumnya sempat menyatakan belum bisa hadir dalam mediasi karena masih dalam proses melengkapi dokumen penyidikan terkait kasus skincare dengan empat korban yang sedang ditangani oleh Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Hakim mediator akhirnya memutuskan untuk menunda mediasi dan menjadwalkannya kembali pada tanggal 24 Juni mendatang. Kedua pihak diharapkan dapat membawa itikad baik dalam pertemuan selanjutnya.

Mengenai nilai gugatan yang mencapai Rp100 miliar, penggugat menilai angka tersebut masih tergolong wajar mengingat klien mereka adalah figur publik ternama. “Kalau sekelas Nikita Mirzani, terlalu kecil. Tapi Nikita bilang ya sudah, kalau dia tidak sanggup bayar, nanti ngomong sama kita, bisa dicari jalan tengahnya,” ujar Fahmi.

Menanggapi status hukum Nikita yang saat ini masih dalam masa penahanan, Fahmi memastikan kondisi kliennya baik dan siap menjalani seluruh proses hukum. “Nikita yakin, saya tidak pernah melakukan pemerasan. Itu akan terungkap saat pembacaan dakwaan tanggal 24 Juni nanti,” tutupnya.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Deolipa Yumara: Ruben Onsu Masih Berpeluang Tempuh Restorative Justice dalam Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali
FSPPI Dorong Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Agenda Legislasi DPR RI
Aktor RF Jalani Pemeriksankan dalam Kasus Dugaan Narkoba
Imigrasi Amankan WN Rusia yang Rekam Demo KNPB di Wamena
Dua WN Tiongkok Ditangkap Imigrasi Jayapura, Diduga Berburu Satwa Dilindungi untuk Konten Live
Kemenimipas Resmikan Tiga Immigration Lounge dan Kukuhkan 53 PIMPASA di Sumut
Kuasa Hukum Dhody Thahir Pertanyakan Objek Pemalsuan Surat, Soroti Dugaan Muatan Politis
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Deolipa Yumara: Ruben Onsu Masih Berpeluang Tempuh Restorative Justice dalam Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Aktor RF Jalani Pemeriksankan dalam Kasus Dugaan Narkoba

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Imigrasi Amankan WN Rusia yang Rekam Demo KNPB di Wamena

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Dua WN Tiongkok Ditangkap Imigrasi Jayapura, Diduga Berburu Satwa Dilindungi untuk Konten Live

Berita Terbaru

Petugas Imigrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengamankan seorang warga negara (WN) Australia berinisial BA yang diduga berkaitan dengan video aksi asusila yang viral di media sosial. BA diamankan saat hendak meninggalkan Indonesia pada Kamis (27/8) sekitar pukul 12.00 WITA.

Hukum & Kriminal

Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:19 WIB