Dinilai Picu Resah, Saiful Chaniago Dorong Budi Arie Bertanggung Jawab di Hadapan Publik 

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Umum PASPROBO, Saiful Chaniago. (Dok: Istimewa)

Foto: Ketua Umum PASPROBO, Saiful Chaniago. (Dok: Istimewa)

JAKARTA – Pernyataan Budi Arie, mantan Menteri Komunikasi dan Digital, di hadapan Presiden Joko Widodo terkait wacana “Perubahan Sebelum 2029” menuai kecaman. Pernyataan tersebut dinilai seolah-olah mengarah pada upaya melengserkan Presiden Prabowo Subianto dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Rabu (26/09/2026).

Ketua Umum PASPROBO Saiful Chaniago mengutuk keras pernyataan tersebut. Ia menilai pernyataan dari mantan pejabat negara itu tidak pantas dilontarkan di ruang publik karena dapat ditafsirkan sebagai upaya menggoyang legitimasi pemerintahan yang sah.

“Budi Arie didesak untuk memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik,” ujar Saiful. Ia juga mengingatkan agar setiap pernyataan yang menyangkut kehidupan bernegara tetap berpijak pada konstitusi dan prinsip-prinsip demokrasi, bukan pada narasi yang menimbulkan perpecahan.

Lebih lanjut, Saiful Chaniago mendorong Budi Arie memahami secara utuh konstitusi negara. Menurutnya, hal itu mencakup mekanisme ketatanegaraan serta batas-batas etika yang harus dijaga seorang mantan pejabat dalam menyampaikan pandangan politiknya.

Saiful juga mendesak Budi Arie menjelaskan maksud dan konteks pernyataannya secara gamblang. Penjelasan itu dinilai penting agar tidak terjadi multi tafsir yang dapat memperkeruh situasi politik nasional.

Selain klarifikasi, Saiful Chaniago mendorong Budi Arie menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat apabila pernyataannya dinilai telah menimbulkan keresahan, salah tafsir, atau kegaduhan. “Publik berhak mendapatkan penjelasan yang terang, terutama ketika menyangkut konstitusi dan legitimasi kepemimpinan nasional,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Budi Arie. Desakan agar ia segera angkat bicara terus mengalir agar suhu politik tidak semakin memanas dan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi tetap terjaga.

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika
10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik
PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia
Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah
Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri
Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Regulasi Ketenagakerjaan, Rizal Djibran: Ini Sejarah Baru Industri Kreatif
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui, Segera Dibawa ke Paripurna DPR
Wajib Sekolah Mengemudi Sebelum Ujian SIM Dinilai Bisa Tekan Kecelakaan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri

Berita Terbaru