Karsa Seni Indonesia Gelar Pamit Misi Budaya “Exquisite Indonesia” 2025, Siap Tampilkan Tarian Nusantara di Eropa Timur

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para penari yang terlibat berasal dari berbagai latar belakang usia, dari mahasiswa hingga ibu-ibu, yang telah berlatih rutin sejak Desember 2024.

Para penari yang terlibat berasal dari berbagai latar belakang usia, dari mahasiswa hingga ibu-ibu, yang telah berlatih rutin sejak Desember 2024.

 

JAKARTA 5 Juli 2025 — Komunitas Karsa Seni Indonesia (KSI) resmi menggelar pertunjukan pamit bertajuk Exquisite Indonesia sebagai penanda keberangkatan tim dalam misi budaya ke empat negara Eropa Timur: Serbia, North Macedonia, Rumania, dan Polandia, pada 14–26 Agustus mendatang.

Acara yang digelar di Teater Bulungan, Jakarta Selatan ini menampilkan sepuluh tarian Nusantara dari delapan daerah di Indonesia. KSI, yang dipimpin oleh Anita Pandjaitan, telah menjadi wadah seni yang konsisten mengangkat budaya Indonesia melalui generasi muda sejak tahun 2008.

 

Mengusung tema Exquisite Indonesia, pertunjukan ini memadukan seni tari dan musik tradisional sebagai bentuk apresiasi atas kekayaan budaya Indonesia. Penata tari sekaligus direktur artistik, Frank Adam Rorimpandey (Tobby), menyampaikan bahwa setiap karya tari merupakan hasil riset dan pengalaman panjang dalam memahami ragam budaya daerah. “Melalui gerak, musik, dan makna, kami ingin memperlihatkan keindahan Indonesia yang mempersatukan,” ujar Tobby.

 

Koreografi yang ditampilkan mencakup tarian seperti Nyonya Kebaya, Topeng Jingga, hingga Piring Batabuh, yang seluruhnya dikemas dalam warna-warni kostum daerah dan harmoni gerak. Musik pengiring yang dikemas secara dinamis oleh Roebby Amoeng memadukan suara rampak kendang, gong, suling, hingga rebab, dengan pengisi musik dari kalangan pelajar SMA/SMK.

 

Mereka akan tampil dalam sejumlah festival internasional seperti International Student Festival dan Ethnofest Cacak di Serbia, Linden Days Festival di North Macedonia, Hura of Ancestors Festival di Rumania, serta World Folk Review Integration dan Vistula Folk Festival di Polandia.

 

Ibu Niniek L. Karim, pembina KSI yang turut hadir dalam acara, menegaskan pentingnya pelestarian budaya sejak dini. “Kecantikan budaya Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke adalah warisan yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” tuturnya.

 

Para penari yang terlibat berasal dari berbagai latar belakang usia, dari mahasiswa hingga ibu-ibu, yang telah berlatih rutin sejak Desember 2024. Mereka akan tampil dalam sejumlah festival internasional seperti International Student Festival dan Ethnofest Cacak di Serbia, Linden Days Festival di North Macedonia, Hura of Ancestors Festival di Rumania, serta World Folk Review Integration dan Vistula Folk Festival di Polandia.

 

“Kami tidak sekadar menari, kami membawa wajah Indonesia ke dunia,” pungkas Anita Pandjaitan penuh semangat.

 

 

 

Editor : Helmi AR

Berita Terkait

Festival SIJALU ke-10: Senior Partner Hendri Yudi Beri Pelayanan Hukum Geratis
Sultan Sepuh PKP: “Stop dan Akhiri Gaduh Nasab, Kita Semua Bersaudara!”
Renungan Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja: Saatnya Harmonisasi dan Sinergitas Raja Sultan Nusantara dengan Pemerintah RI
Pemda Kuningan Buka Status Tanah Eks Pendopo Bupati, Sultan Sepuh: Statusnya Cuma Hak Pakai, Lalu Siapa Pemiliknya?
Bangkit Sanjaya: Musisi Rock Keturunan Keraton yang Hidupkan Tradisi dan Pemberdayaan Masyarakat
Prosesi Malam Satu Suro di Pura Mangkunegaran Solo: Momentum Pelestarian Budaya dan Spiritualitas Islam
Aide Keihl Dampingi Sultan Sepuh Cirebon Heru R. Arianatareja dalam Kunjungan ke Arsip Nasional
Ziarah Kebudayaan: Tokoh-Tokoh Riau Kunjungi Astana Girilayu Solo Bersama Keluarga Mangkunegaran

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:59 WIB

Festival SIJALU ke-10: Senior Partner Hendri Yudi Beri Pelayanan Hukum Geratis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 16:17 WIB

Sultan Sepuh PKP: “Stop dan Akhiri Gaduh Nasab, Kita Semua Bersaudara!”

Kamis, 24 Juli 2025 - 11:31 WIB

Renungan Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja: Saatnya Harmonisasi dan Sinergitas Raja Sultan Nusantara dengan Pemerintah RI

Minggu, 6 Juli 2025 - 20:51 WIB

Karsa Seni Indonesia Gelar Pamit Misi Budaya “Exquisite Indonesia” 2025, Siap Tampilkan Tarian Nusantara di Eropa Timur

Rabu, 2 Juli 2025 - 22:12 WIB

Pemda Kuningan Buka Status Tanah Eks Pendopo Bupati, Sultan Sepuh: Statusnya Cuma Hak Pakai, Lalu Siapa Pemiliknya?

Berita Terbaru