Hari Bakti Imigrasi ke-76, Menteri Agus: Imigrasi Garda Terdepan Jaga Kedaulatan dan Dorong Ekonomi

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menegaskan peran strategis Imigrasi sebagai wajah negara yang pertama dan terakhir dilihat dunia, sekaligus garda terdepan penjaga kedaulatan dan motor penggerak ekonomi nasional.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menegaskan peran strategis Imigrasi sebagai wajah negara yang pertama dan terakhir dilihat dunia, sekaligus garda terdepan penjaga kedaulatan dan motor penggerak ekonomi nasional.

Tangerang — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menegaskan peran strategis Imigrasi sebagai wajah negara yang pertama dan terakhir dilihat dunia, sekaligus garda terdepan penjaga kedaulatan dan motor penggerak ekonomi nasional.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 yang digelar pada Senin (27/1), sebagai momentum refleksi pengabdian sekaligus penguatan peran Imigrasi di tengah tantangan global yang kian kompleks.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengatakan Hari Bakti Imigrasi bukan sekadar peringatan hari lahir institusi, melainkan ajang evaluasi atas kontribusi insan imigrasi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

76 tahun lalu, tepatnya 26 Januari 1950, Pemerintah Hindia Belanda menyerahkan kedaulatan keimigrasian sepenuhnya kepada Pemerintah Indonesia dengan terbentuknya Djawatan Imigrasi. Tanggal 26 Januari kita peringati sebagai Hari Imigrasi untuk merayakan perjuangan dan dedikasi insan imigrasi,” ujar Agus.

Mengusung tema “Imigrasi Berbakti Indonesia Maju”, Agus mengajak seluruh jajaran kembali memaknai catur fungsi keimigrasian, yakni pelayanan keimigrasian, penegakan hukum, keamanan negara, serta fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Keimigrasian.
Menurut Agus, tema tersebut harus diwujudkan melalui pelayanan yang profesional, responsif, berintegritas, modern, dan akuntabel, sekaligus menegaskan peran Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi sebagai institusi yang adaptif terhadap dinamika global.

Peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 yang digelar di Kampus Politeknik Pengayoman, Tangerang, juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman dan berita acara serah terima, pencanangan pembangunan Zona Integritas, peresmian 18 Kantor Imigrasi, serta penutupan Rapat Koordinasi Pimpinan Tinggi (Rakorpimti) Imigrasi Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Agus memaparkan kinerja Ditjen Imigrasi sepanjang 2025 sebagai tahun pertama pascatransformasi organisasi. Realisasi program tercatat mencapai 101,67 persen, melampaui target yang ditetapkan, mencakup penegakan hukum, pelayanan keimigrasian, serta penguatan dukungan manajemen.

Dari sisi penerimaan negara, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) keimigrasian mencapai Rp10,45 triliun atau meningkat 16,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya, serta jauh melampaui target pemerintah sebesar Rp6,55 triliun.
Sejumlah terobosan juga dilakukan Ditjen Imigrasi, antara lain pembentukan 18 Kantor Imigrasi baru, penerapan paspor elektronik secara penuh di seluruh Indonesia, serta integrasi pelaporan kedatangan orang asing melalui aplikasi All Indonesia.

Selain itu, Imigrasi turut mendorong iklim investasi melalui kebijakan Golden Visa dengan nilai investasi mencapai Rp48,29 triliun, menghadirkan layanan Makkah Route dan Immigration Seamless Process, serta memperkuat pengawasan melalui Operasi Wira Waspada dan pembentukan satuan tugas patroli imigrasi di wilayah strategis.

Menghadapi tantangan ke depan, Agus menekankan bahwa Imigrasi kini berhadapan dengan kejahatan lintas negara, ancaman siber, serta modus perdagangan orang yang semakin kompleks. Karena itu, transformasi kelembagaan dinilai menjadi keharusan.

Kunci keberhasilan bukan pada siapa yang paling hebat, melainkan kesadaran untuk bekerja bersama, saling mendukung, dan berkolaborasi. Dengan kewenangan yang diamanahkan, kita harus hadir memberi solusi dan melayani masyarakat dalam setiap persoalan keimigrasian,” katanya.
Menutup sambutannya, Agus mengajak seluruh jajaran Kemenimipas untuk memastikan setiap program yang dijalankan memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

Naek Pangaribuan: UU Polri Baru Jadi Tonggak Penguatan Kepolisian di Era Ancaman Siber dan AI
Wakapolri Ajak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 Serentak di Seluruh Indonesia
Pertamina RU VI Balongan Raih Predikat Emas dalam Audit Resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan Baharkam Polri
JK dan Prabowo Bahas Investasi Energi Hijau Rp70 Triliun, Dorong Percepatan Swasembada Energi Nasional
Webinar Nasional MAPPI & INKINDO Bahas Perlindungan Profesi Penilai & Konsultan di Mataram 10 Juni 2026
Eddy Martono Minta Pemerintah Matangkan Aturan Ekspor Satu Pintu Sawit
Usulan Men-HAM Pigai Soal Jabatan Strategis Polri Diisi Sipil, Habib Syakur Tegaskan Karakter Kepolisian Tak Bisa Disamakan dengan Lembaga Lain
Sari Yuliati Terpilih Aklamasi Pimpin Kosgoro 1957, Ricky Syahputra Apresiasi dan Tegaskan Konsolidasi Organisasi Menuju 2029
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:20 WIB

Naek Pangaribuan: UU Polri Baru Jadi Tonggak Penguatan Kepolisian di Era Ancaman Siber dan AI

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:06 WIB

Wakapolri Ajak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 Serentak di Seluruh Indonesia

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:48 WIB

JK dan Prabowo Bahas Investasi Energi Hijau Rp70 Triliun, Dorong Percepatan Swasembada Energi Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:44 WIB

Webinar Nasional MAPPI & INKINDO Bahas Perlindungan Profesi Penilai & Konsultan di Mataram 10 Juni 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:12 WIB

Eddy Martono Minta Pemerintah Matangkan Aturan Ekspor Satu Pintu Sawit

Berita Terbaru