Kemendag Perluas Akses Ekspor Lewat Jejaring Bisnis dengan Enam Negara Mitra

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfasilitasi kegiatan jejaring bisnis (business networking) yang mempertemukan empat pelaku usaha Indonesia dengan perwakilan kedutaan besar dari enam negara mitra, Kamis (15/1).
Enam negara mitra tersebut yakni Yordania, Nigeria, Pakistan, Amerika Serikat, Sudan, dan Iran.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfasilitasi kegiatan jejaring bisnis (business networking) yang mempertemukan empat pelaku usaha Indonesia dengan perwakilan kedutaan besar dari enam negara mitra, Kamis (15/1). Enam negara mitra tersebut yakni Yordania, Nigeria, Pakistan, Amerika Serikat, Sudan, dan Iran.

Jakarta –  Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfasilitasi kegiatan jejaring bisnis (business networking) yang mempertemukan empat pelaku usaha Indonesia dengan perwakilan kedutaan besar dari enam negara mitra, Kamis (15/1).
Enam negara mitra tersebut yakni Yordania, Nigeria, Pakistan, Amerika Serikat, Sudan, dan Iran. Kegiatan ini bertujuan memperluas akses pasar ekspor produk Indonesia ke berbagai negara tujuan.

Jejaring bisnis tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag dan berlangsung di Ruang Permanent Trade Exhibition (PTE), Kemendag, Jakarta.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung daya saing pelaku usaha nasional di pasar global.

Melalui penyelenggaraan jejaring bisnis ini, Kemendag terus mendampingi dan memfasilitasi pelaku usaha nasional agar mampu bersaing di pasar global serta meningkatkan kontribusi ekspor Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Fajarini dalam keterangan terpisah, Jumat (17/1).
Empat perusahaan Indonesia yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yakni PT Herisa Dwi Sejahtera, Moonbizt Oathentic.id, PT Victoria Care Indonesia Tbk, dan PT Mula Dravya Nusantara. Keempatnya memaparkan potensi produk unggulan yang telah memenuhi standar internasional.

PT Herisa Dwi Sejahtera memperkenalkan produk turunan kelapa premium seperti briket dan kelapa parut kering (desiccated coconut) yang telah menembus pasar Eropa dan Timur Tengah. Moonbizt Oathentic.id mempresentasikan produk makanan sehat berbasis nabati yang dikembangkan bersama petani lokal di Bandung dan Bali.
Sementara itu, PT Victoria Care Indonesia Tbk memaparkan produk perawatan diri melalui merek Herborist dan Miranda yang telah diekspor ke berbagai negara di Asia. Adapun PT Mula Dravya Nusantara mempromosikan biji kopi Arabika dan Robusta pilihan yang bersumber langsung dari petani di Lampung dan Jawa Barat.
Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag, Bayu Wicaksono Putro, membuka sekaligus memoderatori kegiatan tersebut. Ia menyebut jejaring bisnis menjadi forum strategis untuk memperkuat konektivitas antara pelaku usaha Indonesia dan pasar global.

Melalui forum ini, eksportir Indonesia dapat mempresentasikan produk unggulannya secara langsung sekaligus memperoleh masukan mengenai karakteristik dan regulasi pasar negara tujuan,” ujar Bayu.
Ia menambahkan, diskusi menghasilkan sejumlah masukan strategis dari perwakilan negara mitra, terutama terkait peluang ekspansi ke pasar Afrika, Amerika, dan Timur Tengah. Para diplomat juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi teknis produk, khususnya untuk sektor makanan dan minuman di pasar Yordania.

Selain itu, pelaku usaha didorong untuk menjalin komunikasi aktif dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) guna memperkuat kerja sama bisnis internasional serta mengembangkan variasi produk agar lebih mudah diterima pasar global.

Perwakilan Moonbizt Oathentic.id, Ivan, mengapresiasi fasilitasi yang diberikan Kemendag dan Inaexport. Menurutnya, kegiatan tersebut membuka peluang jejaring ekspor yang lebih luas.
“Kami bersyukur dapat membangun jejaring dengan perwakilan berbagai negara, mulai dari Amerika hingga Afrika. Kami berharap kegiatan ini dapat membuka peluang ekspor yang lebih besar,” kata Ivan.
Hal senada disampaikan perwakilan PT Victoria Care Indonesia Tbk, Laurentia. Ia menilai forum jejaring bisnis memberikan kesempatan berharga bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada mitra internasional.

Terima kasih kepada Kemendag atas kesempatan untuk mempresentasikan produk kami dan menjajaki peluang kerja sama dengan mitra internasional,” ujarnya

Berita Terkait

AHY: Infrastruktur Harus Tekan Biaya Hidup dan Buka Peluang Ekonomi Masyarakat
PWNU Kaltara Luruskan Polemik Penetapan Tuan Rumah Muktamar NU 2026: Tidak Ada Penolakan terhadap Pesantren Lirboyo
Pasca Konbes Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026, Diharapkan Lahir Program Nyata untuk Penguatan Umat dan Bangsa
Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon Sampaikan Ucapan Milad untuk Presiden Ke-7 RI Joko Widodo
Aliansi MATA Papua Siap Laporkan Dugaan Penyimpangan APBD Dana Hibah hingga Anggaran Club Persemay ke Kejagung dan KPK RI 
Menembus Ribuan Kilometer dari Papua Pegunungan, PWNU Hadiri Munas dan Konbes NU di Kediri
Aliansi Profesi Advokat Maluku Adukan Teddy Indra Wijaya ke Ombudsman, Ajukan Lima Dugaan Maladministrasi
Polwan Satgas Damai Cartenz Hadir di Pasar Keyabi, Perkuat Rasa Aman dan Dukung Aktivitas Ekonomi Warga Nduga
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:43 WIB

AHY: Infrastruktur Harus Tekan Biaya Hidup dan Buka Peluang Ekonomi Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Pasca Konbes Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026, Diharapkan Lahir Program Nyata untuk Penguatan Umat dan Bangsa

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:32 WIB

Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon Sampaikan Ucapan Milad untuk Presiden Ke-7 RI Joko Widodo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:12 WIB

Aliansi MATA Papua Siap Laporkan Dugaan Penyimpangan APBD Dana Hibah hingga Anggaran Club Persemay ke Kejagung dan KPK RI 

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:03 WIB

Menembus Ribuan Kilometer dari Papua Pegunungan, PWNU Hadiri Munas dan Konbes NU di Kediri

Berita Terbaru