Fadli Zon Tinjau Markas Gerilya Jenderal Sudirman di Pacitan, Perkuat Narasi Sejarah

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau Rumah Markas Gerilya APRI di kawasan Nawangan, Kabupaten Pacitan, Sabtu (28/3), sebagai bagian dari upaya memperkuat narasi sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau Rumah Markas Gerilya APRI di kawasan Nawangan, Kabupaten Pacitan, Sabtu (28/3), sebagai bagian dari upaya memperkuat narasi sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Jakarta — Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau Rumah Markas Gerilya APRI di kawasan Nawangan, Kabupaten Pacitan, Sabtu (28/3), sebagai bagian dari upaya memperkuat narasi sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Lokasi tersebut merupakan salah satu titik penting dalam perjalanan gerilya Jenderal Sudirman saat memimpin perlawanan pada masa Agresi Militer Belanda II. Rumah tersebut digunakan sebagai markas pada periode 1 April hingga 7 Juli 1949 sebelum Sudirman kembali ke Yogyakarta.

Fadli menjelaskan, keberadaan markas ini menjadi bukti penting bahwa perjuangan fisik terus berlangsung meski Belanda saat itu mengklaim Republik Indonesia telah tidak ada.

Belanda telah melanggar perjanjian gencatan senjata dan kemudian Jenderal Sudirman memimpin gerilya dan berpindah-pindah,” ujarnya.

Ia menambahkan, perlawanan gerilya yang berlangsung di berbagai wilayah, termasuk di Jawa dan Sumatera, berperan besar dalam memperkuat posisi diplomasi Indonesia di mata internasional.

Menurutnya, perjuangan yang dipimpin Sudirman di Jawa serta keberadaan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia di Sumatera menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia masih eksis dan terus melawan kolonialisme.

Selain meninjau rumah markas, Fadli juga mengunjungi kawasan Monumen Panglima Besar Jenderal Sudirman yang berada di area yang sama. Di lokasi tersebut terdapat diorama perjuangan gerilya serta ruang edukasi yang menggambarkan strategi perang yang digunakan dalam mempertahankan kemerdekaan.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Wawan Yogaswara.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga dan menghidupkan kembali situs bersejarah sebagai sarana edukasi publik sekaligus penguatan karakter bangsa. Rumah Markas Gerilya APRI di Nawangan diharapkan menjadi ruang refleksi bagi generasi muda untuk memahami nilai perjuangan dan semangat pantang menyerah para pahlawan.

Berita Terkait

Fadli Zon: Perfilman Jadi Instrumen Penting Diplomasi Budaya Indonesia
Dorong Budaya Cerutu Lokal, Sultan Cigar Gelar Cigarnesia Terbuka untuk Umum
Indonesia Incar Kursi Strategis UNESCO 2026–2030, Dorong Diplomasi Budaya Berbasis Komunitas
Perayaan 71 Tahun KAA di Bandung, Fadli Zon Tegaskan Budaya Jadi Kunci Perdamaian Dunia
Indonesia-Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Budaya, Dorong Kolaborasi Film hingga Warisan Takbenda
Menbud Tinjau Cagar Budaya di Kuningan, Tegaskan Komitmen Pelestarian dan Revitalisasi
Fadli Zon Tinjau Cagar Budaya di Kuningan, Tekankan Kolaborasi Pelestarian
Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Buronan Interpol Asal Inggris di Bandara Bali
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:10 WIB

Fadli Zon: Perfilman Jadi Instrumen Penting Diplomasi Budaya Indonesia

Senin, 4 Mei 2026 - 11:45 WIB

Dorong Budaya Cerutu Lokal, Sultan Cigar Gelar Cigarnesia Terbuka untuk Umum

Sabtu, 25 April 2026 - 10:14 WIB

Indonesia Incar Kursi Strategis UNESCO 2026–2030, Dorong Diplomasi Budaya Berbasis Komunitas

Selasa, 21 April 2026 - 00:51 WIB

Perayaan 71 Tahun KAA di Bandung, Fadli Zon Tegaskan Budaya Jadi Kunci Perdamaian Dunia

Selasa, 14 April 2026 - 13:00 WIB

Indonesia-Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Budaya, Dorong Kolaborasi Film hingga Warisan Takbenda

Berita Terbaru

Foto: Tim Resmob Satreskrim Polres Metro Depok berhasil membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api rakitan yang selama ini meresahkan warga di wilayah Depok dan kawasan penyangga sekitarnya. (Dok-Istimewa)

Hukum & Kriminal

Polisi Bongkar Komplotan Curanmor Bersenjata Api di Depok

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:37 WIB