Tangerang Selatan — Banjir kembali merendam kawasan Bukit Pamulang Indah (BPI), Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (4/4), usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga malam hari.
Genangan air dilaporkan terjadi di sejumlah titik, termasuk kawasan TPI di perumahan tersebut. Warga menyebut banjir bukan hanya disebabkan oleh hujan lokal, tetapi juga kiriman air dari wilayah hulu seperti Parung dan Sawangan.
Kalau hujan deras pasti banjir, bahkan kadang meski tidak hujan di sini tetap kena kiriman air,” ujar Rahman Lubis, petugas keamanan Blok A BPI.
Menurut Rahman, banjir di kawasan tersebut telah terjadi selama bertahun-tahun dan menjadi masalah rutin yang belum sepenuhnya teratasi, meski berbagai upaya telah dilakukan pemerintah setempat.
Ia menyebut pemerintah telah membangun tanggul untuk mengurangi dampak banjir. Namun, upaya tersebut dinilai belum maksimal karena air masih kerap meluap saat curah hujan tinggi.
“Sudah ada tanggul, tapi tetap saja masih banjir,” katanya.
Dalam penanganan banjir kali ini, aparat dari Brimob turut diterjunkan untuk membantu evakuasi warga. Sebanyak satu regu berjumlah 10 personel dari Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan ke lokasi.
Komandan lapangan, Ipda M. Adi Mulyono, mengatakan pihaknya langsung turun ke titik banjir untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan.
“Kami melakukan patroli dan evakuasi warga jika diperlukan. Fokus kami membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Selain Brimob, tim dari BPBD Kota Tangerang Selatan juga terlibat dalam penanganan banjir. Petugas satgas lapangan, Herja, menyebut pihaknya terus memantau kondisi dan membantu proses evakuasi di wilayah terdampak.
Hingga saat ini, kondisi air dilaporkan mulai berangsur surut di beberapa titik. Meski demikian, warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat intensitas hujan yang masih tinggi.




































