JAKARTA — Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat menetapkan tujuh program prioritas pembangunan untuk direalisasikan pada 2027, hasil penyaringan dari ratusan usulan warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, mengatakan total terdapat 1.222 usulan yang dihimpun dari delapan kecamatan dalam Musrenbang 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 890 usulan akan diakomodasi untuk tahun anggaran 2027, sementara 332 lainnya ditargetkan terealisasi lebih cepat pada 2026.
“Dari 890 usulan yang masuk dalam perencanaan 2027, kami menetapkan tujuh program sebagai prioritas utama pembangunan kota,” ujar Arifin usai menghadiri Rapat Pleno Musrenbang Provinsi DKI Jakarta di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).
Adapun tujuh program prioritas tersebut mencakup penataan kawasan strategis seperti Pasar Tanah Abang, Pasar Baru, Jalan Kebon Kacang 30, serta Jalan Sabang. Selain itu, Pemkot juga akan melakukan relokasi RSUD Johar Baru, memperkuat program penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting, hingga rehabilitasi sekolah dan perluasan akses pendidikan gratis.
Arifin menegaskan, penetapan prioritas ini merupakan bagian dari upaya memastikan pembangunan yang lebih terarah dan berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat.
Arifin berharap seluruh usulan yang telah melalui proses berjenjang, mulai dari rembuk RW, Musrenbang kelurahan, hingga kecamatan, dapat terealisasi secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.
“Harapannya, aspirasi masyarakat yang sudah dihimpun ini bisa diwujudkan, terutama pada 2027 mendatang,” tutup Arifin Wali Kota Jakarta Pusat.




































