Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf, Pemerintah Rencanakan Museum di Afrika Selatan

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Kebudayaan menggelar peringatan 400 tahun kelahiran Syekh Yusuf Al-Makassari di kawasan Masjid Agung Banten Lama, sebagai momentum memperkuat warisan budaya dan identitas Indonesia di tingkat global.

Kementerian Kebudayaan menggelar peringatan 400 tahun kelahiran Syekh Yusuf Al-Makassari di kawasan Masjid Agung Banten Lama, sebagai momentum memperkuat warisan budaya dan identitas Indonesia di tingkat global.

SERANG BANTEN — Kementerian Kebudayaan menggelar peringatan 400 tahun kelahiran Syekh Yusuf Al-Makassari di kawasan Masjid Agung Banten Lama, sebagai momentum memperkuat warisan budaya dan identitas Indonesia di tingkat global.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan peringatan ini menjadi refleksi atas peran Syekh Yusuf sebagai tokoh lintas benua yang diakui dunia internasional.
“Syekh Yusuf adalah sosok yang menyatukan kekuatan pemikiran dan perjuangan fisik. Ia juga menjadi satu-satunya tokoh yang menyandang gelar pahlawan nasional di Indonesia dan Afrika Selatan,” ujar Fadli dalam sambutannya, Senin (28/4).

Peringatan empat abad kelahiran Syekh Yusuf juga telah masuk dalam agenda UNESCO, menandakan pengakuan global atas kontribusinya.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli mengumumkan rencana pembangunan Museum Syekh Yusuf di Cape Town, yang akan difungsikan sebagai Rumah Budaya Indonesia di luar negeri. Rencana ini telah dikoordinasikan dengan otoritas setempat dan mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan penetapan kawasan Banten Lama sebagai cagar budaya nasional untuk menjaga kelestarian situs bersejarah dan warisan budaya hidup.

Rangkaian acara diisi dengan berbagai kegiatan budaya dan edukatif, mulai dari diskusi intelektual yang menghadirkan akademisi, hingga penulisan mushaf Al-Qur’an oleh ratusan santri. Pengunjung juga dapat menyaksikan pameran manuskrip yang masuk dalam program Memory of the World UNESCO.

Acara ditutup dengan pertunjukan musik religi oleh grup Debu serta pembacaan puisi kebangsaan.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.000 peserta ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan diplomatik dari berbagai negara, termasuk Duta Besar Yaman untuk Indonesia.

Pemerintah berharap peringatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga memperkuat diplomasi budaya serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai sejarah dan kontribusi tokoh bangsa di tingkat global.

Berita Terkait

Kemenimipas Ungkap 774 Pelanggaran ASN, 71 Pegawai Dipecat
Pemerintah Luncurkan Program PINISI untuk Perkuat Intermediasi dan Dorong Ekonomi
Takziah ke Kemayoran, Arifin Pastikan Pemakaman dan Administrasi Berjalan Lancar
Tabrakan Argo Bromo vs KRL Bekasi Timur, Soroti Lemahnya Sistem Persinyalan dan Desak Pemisahan Jalur
UU PPRT Disahkan, PBB Sebut Indonesia Buat Terobosan Lindungi Pekerja Domestik
Kementerian HAM Kecam Kekerasan di Daycare Yogyakarta, Desak Pengawasan Ketat Nasional
Menuju WBBM, Dukcapil Jakpus Tegaskan Perubahan Budaya Kerja
Kementerian UMKM Apresiasi UKB Bandar Lampung, Jadi Solusi Tekan Biaya Kemasan UMKM
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:41 WIB

Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf, Pemerintah Rencanakan Museum di Afrika Selatan

Kamis, 30 April 2026 - 10:32 WIB

Kemenimipas Ungkap 774 Pelanggaran ASN, 71 Pegawai Dipecat

Kamis, 30 April 2026 - 10:14 WIB

Pemerintah Luncurkan Program PINISI untuk Perkuat Intermediasi dan Dorong Ekonomi

Selasa, 28 April 2026 - 12:46 WIB

Takziah ke Kemayoran, Arifin Pastikan Pemakaman dan Administrasi Berjalan Lancar

Selasa, 28 April 2026 - 06:58 WIB

Tabrakan Argo Bromo vs KRL Bekasi Timur, Soroti Lemahnya Sistem Persinyalan dan Desak Pemisahan Jalur

Berita Terbaru