UPRS Turun Tangan, Penghuni Rusun Pesakih Terancam Ditertibkan: Satpol PP Disiagakan

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sejumlah kendaraan terparkir di area Rusun Pesakih, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (7/4/2026).

Foto: Sejumlah kendaraan terparkir di area Rusun Pesakih, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (7/4/2026).

JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) bersiap mengeksekusi penertiban terhadap seorang penghuni Rusun Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat, yang diduga berulang kali melanggar aturan hunian. Langkah ini tak lagi sebatas imbauan—aparat penegak perda kini disiapkan untuk turun langsung ke lapangan.

Penghuni berinisial R, yang juga menjabat sebagai ketua RT, telah diberi tenggat hingga 14 April 2026 untuk mengosongkan unit dan menyerahkan kunci kepada pengelola. Namun hingga batas waktu berlalu, tidak ada tanda kepatuhan. UPRS menilai sikap tersebut sebagai bentuk pembangkangan terhadap aturan yang berlaku di hunian vertikal milik pemerintah.

Sejumlah pelanggaran yang disorot tidak ringan. Mulai dari dugaan perubahan fisik bangunan tanpa izin hingga penyalahgunaan fasilitas umum seperti area parkir. Praktik semacam ini dinilai merugikan penghuni lain sekaligus mencederai prinsip keadilan dalam pengelolaan rusun.

Kepala UPRS, Mohammad Ali, menegaskan bahwa pendekatan persuasif telah ditempuh. Namun jika tetap diabaikan, penertiban akan ditingkatkan ke tahap represif sesuai ketentuan hukum.

“Koordinasi dengan Satpol PP akan dilakukan jika yang bersangkutan tetap menolak. Penegakan aturan tidak bisa ditawar,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Langkah tegas ini merujuk pada prinsip penegakan Peraturan Daerah serta tata kelola rumah susun yang mengikat seluruh penghuni tanpa kecuali. UPRS menegaskan, tidak ada ruang bagi penyalahgunaan status atau jabatan untuk menghindari kewajiban hukum.

Di sisi lain, aspek administratif juga menjadi sorotan serius. Jabatan ketua RT yang disandang R kini berada di ujung tanduk. Mengacu pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 22 Tahun 2022, lurah memiliki kewenangan penuh untuk memberhentikan ketua RT yang terbukti melanggar aturan—baik melalui musyawarah warga maupun keputusan langsung.

Lurah Duri Kosambi, Heri Nurdin, memastikan pihaknya segera memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi. Fokus utama adalah memastikan legalitas domisili serta integritas jabatan yang diemban.

“Jika terbukti tidak lagi tinggal di rusun, pilihannya jelas: mundur atau diberhentikan,” tegasnya.

Kasus ini menjadi preseden penting. Ketika aparat lingkungan justru diduga melanggar aturan, legitimasi kepemimpinan di tingkat warga ikut dipertaruhkan. Pemerintah pun mengirim pesan tegas—penegakan hukum di rusunawa tidak akan pandang bulu.

Penertiban ini bukan sekadar soal satu unit hunian, melainkan upaya menjaga disiplin kolektif di ruang hidup bersama. Di tengah keterbatasan hunian di Jakarta, setiap pelanggaran adalah ancaman bagi keteraturan dan keadilan sosial.

Berita Terkait

Sengketa Hak Asuh Anak Ruben Onsu-Sarwendah Memanas, Deolipa Yumara Soroti 5 Faktor Pertimbangan Hakim
Lapas-Rutan Jakarta Buka Kunjungan Anak, Warga Binaan Bisa Bertemu Anak Tiap Sabtu
Menteri Imipas Temui 46 PMI di Malaysia, Upayakan Pemulangan Maksimal 10 Hari
Imigrasi Deportasi 5 WN Tiongkok, Ditengarai Hendak ke Australia Secara Ilegal
YPS Bantah Klaim Pengambilalihan Aset, Putusan PN Bandung Disebut Belum Berkekuatan Hukum Tetap
Deolipa Yumara: Ruben Onsu Masih Berpeluang Tempuh Restorative Justice dalam Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali
Imigrasi Amankan WN Rusia yang Rekam Demo KNPB di Wamena
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:57 WIB

Sengketa Hak Asuh Anak Ruben Onsu-Sarwendah Memanas, Deolipa Yumara Soroti 5 Faktor Pertimbangan Hakim

Rabu, 9 September 2026 - 01:10 WIB

Lapas-Rutan Jakarta Buka Kunjungan Anak, Warga Binaan Bisa Bertemu Anak Tiap Sabtu

Senin, 7 September 2026 - 09:11 WIB

Menteri Imipas Temui 46 PMI di Malaysia, Upayakan Pemulangan Maksimal 10 Hari

Rabu, 2 September 2026 - 08:52 WIB

Imigrasi Deportasi 5 WN Tiongkok, Ditengarai Hendak ke Australia Secara Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:35 WIB

YPS Bantah Klaim Pengambilalihan Aset, Putusan PN Bandung Disebut Belum Berkekuatan Hukum Tetap

Berita Terbaru

Foto: (kanan) Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, (kiri) Ketua Umum FSPPI Dr. Rizal Djibran. (Dok: Istimewa)

Entertainment

Baleg DPR Dorong Blueprint FSPPI untuk Pembenahan Ekosistem Perfilman

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:07 WIB