Kementerian UMKM Dorong Digitalisasi dan Kemitraan untuk Percepat UMKM Naik Kelas

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian UMKM menekankan pentingnya penguatan ekosistem digital dan kemitraan usaha untuk mempercepat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas dan memperluas akses pasar.

Kementerian UMKM menekankan pentingnya penguatan ekosistem digital dan kemitraan usaha untuk mempercepat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas dan memperluas akses pasar.

DENPASAR – BALI — Kementerian UMKM menekankan pentingnya penguatan ekosistem digital dan kemitraan usaha untuk mempercepat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas dan memperluas akses pasar.

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, mengatakan kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional sangat besar. Namun, tantangan utama saat ini adalah meningkatkan nilai tambah, produktivitas, kreativitas, hingga konektivitas usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sebanyak 97 persen UMKM di Indonesia masih berada pada level mikro. Karena itu, yang terpenting adalah mendorong pengusaha UMKM agar naik kelas melalui kolaborasi dan penguatan ekosistem usaha,” kata Bagus dalam acara Tribun Bali Award di Denpasar, Bali, Minggu (31/5).

Ia menyebut sinergi antara pemerintah, platform digital, komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting untuk membuka akses pasar yang lebih besar bagi UMKM.

Menurut Bagus, peluang pasar untuk UMKM masih sangat besar, salah satunya berasal dari belanja barang dan jasa pemerintah yang mencapai sekitar Rp1.100 triliun per tahun, dengan alokasi minimal 40 persen bagi produk UMKM.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pemanfaatan platform PaDi UMKM yang dikembangkan BUMN untuk memperluas pasar produk usaha kecil dan menengah di berbagai daerah.

Terdapat potensi belanja barang dan jasa pemerintah sebesar Rp1.100 triliun, di mana 40 persen dialokasikan untuk produk UMKM. Pemerintah daerah perlu mendorong pengusaha UMKM agar mampu memanfaatkan peluang pasar yang tersedia,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian UMKM juga memperkenalkan pengembangan platform SAPA UMKM yang disiapkan sebagai superapps layanan terpadu bagi pelaku usaha.
Platform itu dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan usaha, mulai dari legalitas, sertifikasi, pembiayaan, hingga pendampingan usaha dalam satu sistem.

Melalui SAPA UMKM, berbagai kebutuhan pengusaha nantinya akan terhubung dalam satu pintu, mulai dari NIB, OSS, sertifikasi halal, hingga akses pembiayaan dan ekspor,” kata Bagus.

Tak hanya digitalisasi, Kementerian UMKM juga mengembangkan ekosistem kemitraan bisnis berbasis klaster melalui skema holding UMKM yang menghubungkan usaha mikro, kecil, menengah, dan usaha besar.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan agregasi pasar, meningkatkan standardisasi produk, serta memperkuat akses pembiayaan dan pemasaran.
Bagus menegaskan kementeriannya akan terus berperan sebagai kolaborator dan integrator yang menghubungkan produsen skala kecil dengan pasar yang lebih luas sebagai bagian dari penguatan fondasi ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Dukungan Global Menguat, Proposal Indonesia soal Royalti Digital Lanjut Dibahas di WIPO
Kinerja Solid Triwulan I 2026, bank bjb Perkuat Fundamental dan Transformasi Digital
Bank BJB Genap 65 Tahun, Tumbuh Bersama Nasabah dan Masyarakat Indonesia
ATM Perusahaan Tertelan, Anrico Pasaribu Desak Perbankan Benahi Standar Pelayanan
Yakult Luncurkan Varian Stroberi, Perluas Pilihan Minuman Probiotik Keluarga Indonesia
APINDO HSU Hadiri acara Teens & Kids Universe 2026, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Internasional
Prabowo Bahas Langkah Antisipatif Jaga Stabilitas Ekonomi Bersama Tokoh Ekonomi Nasional
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Menko PMK Ajak Semua Pihak Bersatu Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:09 WIB

Kementerian UMKM Dorong Digitalisasi dan Kemitraan untuk Percepat UMKM Naik Kelas

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:37 WIB

Dukungan Global Menguat, Proposal Indonesia soal Royalti Digital Lanjut Dibahas di WIPO

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:16 WIB

Kinerja Solid Triwulan I 2026, bank bjb Perkuat Fundamental dan Transformasi Digital

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WIB

Bank BJB Genap 65 Tahun, Tumbuh Bersama Nasabah dan Masyarakat Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:06 WIB

ATM Perusahaan Tertelan, Anrico Pasaribu Desak Perbankan Benahi Standar Pelayanan

Berita Terbaru