Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Menko PMK Ajak Semua Pihak Bersatu Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat gerakan kolektif dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat gerakan kolektif dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

 

JAKARTA  — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat gerakan kolektif dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ajakan itu disampaikan Pratikno dalam agenda Ikrar Bersama Bangkit Lawan Kekerasan bertajuk “Saya Tidak Mau Menjadi Korban dan Tidak Mau Menjadi Pelaku Kekerasan” di Museum Kebangkitan Nasional STOVIA, Jakarta Pusat, Kamis (21/5).

Dalam sambutannya, Pratikno menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya menjaga semangat Hari Kebangkitan Nasional sebagai kekuatan melawan segala bentuk kekerasan dan tindakan yang mencederai nilai kemanusiaan.

Semangat 1908 yang berlanjut terus sehingga lahir Sumpah Pemuda, adalah kesadaran penuh melawan kekerasan, imperialisme, penjajahan. Tetapi sampai sekarang, praktik semacam ini masih terjadi dalam bentuk yang lain,” kata Pratikno mengutip pernyataan Presiden Prabowo.

Menurut Pratikno, lebih dari satu abad setelah Kebangkitan Nasional, Indonesia masih menghadapi persoalan kekerasan yang justru terjadi di lingkungan sekitar masyarakat sendiri, terutama terhadap perempuan dan anak.

Satu abad lebih Kebangkitan Nasional, tetapi kita masih menghadapi sebuah masalah kekerasan yang justru musuhnya itu ada di sekitar kita sendiri, bentuknya adalah kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.
Ia menegaskan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja.

Karena itu, dibutuhkan kolaborasi lintas kementerian, lembaga, organisasi masyarakat, hingga komunitas akar rumput agar upaya pencegahan berjalan efektif.
Pratikno mengatakan Kemenko PMK akan terus memperkuat fungsi sinkronisasi, koordinasi, dan pengendalian dalam mengorkestrasi berbagai program perlindungan perempuan dan anak.
“Tugas kami di Kemenko PMK adalah sinkronisasi, koordinasi, dan pengendalian. Tugas kami adalah mengorkestrasi, karena ini bukan pekerjaan satu institusi saja,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan koordinasi lintas sektor sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan.
“Kami siap untuk terus ditugasi, diingatkan, agar kami lebih aktif untuk melakukan koordinasi, orkestrasi, mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar Pratikno.

Menutup sambutannya, Pratikno mengajak seluruh pihak menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai penguat komitmen bersama dalam melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Kita tidak ingin Indonesia yang maju justru dicederai oleh sebuah insiden kemanusiaan yang ada di dekat sekitar kita. Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak. Mari kita berkolaborasi bersama-sama untuk mencegah hal ini agar tidak lagi terjadi,” tuturnya.

Agenda tersebut turut dihadiri Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, para wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta perwakilan organisasi lintas agama dan organisasi perempuan serta anak.

Berita Terkait

KAMAKSI Apresiasi Prestasi Bank Jakarta, Dorong Transformasi Digital Beriringan dengan GCG
Pasar Jambu Dua Bogor Sepi Pembeli, Pedagang Harap Pengelola Turun Tangan
Toko Dani Blok Aneka Jaya
Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Da’i Bachtiar atas Penunjukan sebagai Komisaris Bank Mayapada
Prabowo di KTT BRICS: Pembangunan Berkelanjutan Harus Tangguh Hadapi Bencana
Lyall Gorman Sampaikan Selamat, Tubagus Bahrudin Perkuat Jejaring Dunia Usaha Internasional
Sheikh Abdullah Kamel Ucapkan Selamat, Tubagus Bahrudin Pimpin Persatuan Pengusaha Ekspor dan Importir Indonesia
Arse Pane Penuhi Undangan Breakfast Head of Area I PT BIMA H Syamsul Bahri di Medan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:20 WIB

KAMAKSI Apresiasi Prestasi Bank Jakarta, Dorong Transformasi Digital Beriringan dengan GCG

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Pasar Jambu Dua Bogor Sepi Pembeli, Pedagang Harap Pengelola Turun Tangan

Selasa, 29 September 2026 - 17:37 WIB

Toko Dani Blok Aneka Jaya

Minggu, 27 September 2026 - 18:20 WIB

Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Da’i Bachtiar atas Penunjukan sebagai Komisaris Bank Mayapada

Jumat, 18 September 2026 - 18:21 WIB

Prabowo di KTT BRICS: Pembangunan Berkelanjutan Harus Tangguh Hadapi Bencana

Berita Terbaru