Pemkab Bulungan Perkuat Promosi Potensi Daerah Lewat Festival Bulungan Berkarya di Sarinah

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Abdul Razak Sulaiman, Kepala Desa Pejalin Kabupaten Bulungan. (Dok-okj/fn)

Foto: Abdul Razak Sulaiman, Kepala Desa Pejalin Kabupaten Bulungan. (Dok-okj/fn)

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, terus memperkuat strategi promosi potensi daerah melalui penyelenggaraan Festival Bulungan Berkarya yang digelar di Sarinah, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kemitraan lintas sektor.

Festival tersebut melibatkan sejumlah mitra strategis, antara lain Sawit Watch, Pilar Nusantara, serta manajemen Sarinah. Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan upaya kolaboratif antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan sektor bisnis dalam mendorong penguatan ekonomi berbasis lokal.

Acara turut dihadiri langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, bersama Wakil Bupati Kilat, perwakilan Kementerian UMKM, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Dalam sambutannya, Syarwani menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan produk-produk lokal mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.

“Festival ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi juga ruang untuk membangun jejaring dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi pelaku UMKM Bulungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama beberapa tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Bulungan terus mendorong peningkatan kualitas produk lokal, baik dari sisi produksi, pengemasan, hingga pemasaran, agar mampu bersaing di pasar yang lebih kompetitif.

Sementara itu, Wakil Bupati Kilat menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam festival ini menjadi bukti bahwa pengembangan UMKM tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi berkelanjutan.

Di sisi lain, suara dari tingkat desa turut memperkaya perspektif dalam upaya pengembangan ekonomi lokal. Kepala Desa Pejalin, Abdul Razak Sulaiman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah aktif menjalin komunikasi dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dari luar negeri.

Ia menuturkan, sebelumnya pihak desa telah melakukan kunjungan ke sejumlah daerah seperti Bali dan Jakarta untuk mempelajari pengembangan usaha, termasuk sektor pertanian. Dari interaksi tersebut, muncul ketertarikan dari pihak luar, termasuk investor asal Korea, yang melihat potensi pengembangan usaha tani di wilayahnya.

“Alhamdulillah, ada pihak dari luar, termasuk dari Korea, yang datang melihat langsung potensi di desa kami. Mereka tertarik untuk mendukung pengembangan usaha, khususnya di sektor pertanian,” kata Abdul Razak.

Meski demikian, ia menekankan bahwa pengembangan tersebut masih membutuhkan dukungan lanjutan, baik dari segi pembiayaan, pendampingan, maupun akses pasar agar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Pengamat ekonomi daerah menilai, langkah Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui festival ini merupakan strategi yang tepat dalam memperkuat branding daerah sekaligus memperluas jejaring pasar. Namun, tantangan ke depan tetap terletak pada konsistensi pendampingan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kepastian akses distribusi.

Festival Bulungan Berkarya diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor pertanian di Kabupaten Bulungan.

Dengan dukungan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, peluang untuk mendorong produk lokal menembus pasar yang lebih luas semakin terbuka.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Airlangga Apresiasi Persetujuan Anggaran, Kemenko Perekonomian Kantongi Rp664 Miliar untuk 2027
Pemerintah Turunkan Bunga Pinjaman PNM Mekar Jadi 8 Persen untuk Dorong Usaha Ultramikro
Kemenko PMK Kawal Cek Kesehatan Gratis untuk 10 Ribu Santri di Lampung
PWN 2026 Pertegas Peran Kewirausahaan sebagai Pilar Indonesia Emas 2045
Menteri UMKM: 77 Persen Pelaku UMKM Belum Miliki Legalitas Usaha
Pemerintah Dukung Perluasan KEK Gresik, Investasi Tembus Rp113,4 Triliun
Pemerintah Perkuat Validasi Data KEK untuk Ukur Dampak ke Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Targetkan 10 Juta Pengusaha Baru pada 2029
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:42 WIB

Airlangga Apresiasi Persetujuan Anggaran, Kemenko Perekonomian Kantongi Rp664 Miliar untuk 2027

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:06 WIB

Pemerintah Turunkan Bunga Pinjaman PNM Mekar Jadi 8 Persen untuk Dorong Usaha Ultramikro

Senin, 22 Juni 2026 - 13:34 WIB

Kemenko PMK Kawal Cek Kesehatan Gratis untuk 10 Ribu Santri di Lampung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:06 WIB

PWN 2026 Pertegas Peran Kewirausahaan sebagai Pilar Indonesia Emas 2045

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:00 WIB

Menteri UMKM: 77 Persen Pelaku UMKM Belum Miliki Legalitas Usaha

Berita Terbaru