Mendagri Ajak Kementerian Beri Apresiasi untuk Pemda Berprestasi

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak kementerian dan lembaga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah (Pemda) yang menunjukkan kinerja baik. Menurut Tito, penghargaan dapat menjadi pemacu semangat sekaligus mendorong daerah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak kementerian dan lembaga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah (Pemda) yang menunjukkan kinerja baik. Menurut Tito, penghargaan dapat menjadi pemacu semangat sekaligus mendorong daerah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

BATAM –  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak kementerian dan lembaga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah (Pemda) yang menunjukkan kinerja baik. Menurut Tito, penghargaan dapat menjadi pemacu semangat sekaligus mendorong daerah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Tito dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (13/8).

Tito mengatakan ajang apresiasi tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga sarana untuk memotivasi kepala daerah agar terus meningkatkan kinerja.
Pada tahun ini, Kemendagri memberikan apresiasi dalam empat kategori, yakni Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Implementasi Program 3 Juta Rumah, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan.

Dalam proses penilaian, Kemendagri melibatkan kementerian dan lembaga yang memiliki kewenangan sesuai bidang masing-masing.

Untuk kategori lingkungan, misalnya, Kemendagri bekerja sama dengan kementerian yang menangani bidang lingkungan hidup. Sementara kategori kesehatan, pendidikan, dan perumahan juga melibatkan kementerian terkait.
Tito kemudian mengajak kementerian dan lembaga lain memanfaatkan ajang tersebut untuk memberikan penghargaan atau dukungan kepada daerah sesuai bidang kewenangannya.

“Sehingga saya mengundang rekan-rekan menteri atau pimpinan lembaga yang ingin memanfaatkan acara ini, kalau mau juga memberikan penghargaan, silakan,” kata Tito.

Menurut dia, pola tersebut telah diterapkan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Kementerian PKP memberikan kuota bedah rumah kepada daerah yang menerima penghargaan dalam kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah.

Tito menjelaskan bentuk apresiasi tersebut dapat disesuaikan dengan kewenangan masing-masing kementerian. Untuk insentif fiskal, misalnya, dukungan diberikan kepada pemerintah daerah dan masuk ke rekening keuangan daerah untuk kemudian dikelola melalui APBD.

“Kalau tadi yang lain diberikan dalam bentuk penghargaan insentif fiskal, jadi bukan untuk pribadi, itu dimasukkan dalam APBD tidak tunai, tapi langsung masuk rekening nanti, rekening keuangan daerah. Khusus untuk perumahan, memberikannya dalam bentuk kuota bedah rumah,” ujarnya.
Dia juga membuka peluang bagi Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memberikan dukungan kepada daerah berprestasi melalui program yang sesuai dengan kewenangan masing-masing.

“Mungkin Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, mungkin mereka punya dana alokasi khusus di bidang-bidang tertentu, maka kita persilakan juga kalau mau bergabung,” tutur Tito.

Selain sebagai bentuk penghargaan, Tito menilai kegiatan tersebut penting untuk memperkenalkan kepala daerah yang memiliki rekam jejak positif kepada masyarakat.

Menurutnya, publik kerap mendapat sorotan mengenai kepala daerah yang tersandung persoalan hukum. Kondisi tersebut, kata Tito, dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah secara keseluruhan.
“Tapi di balik itu, dengan acara seperti ini, kita juga ingin menunjukkan banyak kepala daerah yang baik-baik dan berprestasi,” katanya.

Tito berharap apresiasi terhadap daerah berprestasi dapat terus dikembangkan dan melibatkan lebih banyak kementerian serta lembaga. Dengan demikian, penghargaan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat.

Berita Terkait

Manipulasi Pelat Nomor Jadi Tantangan Penegakan Hukum di Era ETLE
Kemnaker Masukkan Teknisi Ponsel dalam Inaskill 2026 untuk Pertama Kali
Ketua Umum PB KBM Tubagus Bahrudin Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra
Rumah Subsidi Murah, tapi Biaya Transportasi Mahal: Integrasi Hunian dan Angkutan Publik Mendesak
Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Seniman Besar dan Putra Soekarno
Tito: Pemda Punya Peran Penting Jaga Harga dan Kendalikan Inflasi
BGN Suspend Berat SPPG Batang Usai 219 Penerima MBG Terdampak
Personel Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 3,6 Ton Pasir Timah di Air Saga Belitung.
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:01 WIB

Manipulasi Pelat Nomor Jadi Tantangan Penegakan Hukum di Era ETLE

Senin, 28 September 2026 - 12:35 WIB

Kemnaker Masukkan Teknisi Ponsel dalam Inaskill 2026 untuk Pertama Kali

Minggu, 27 September 2026 - 16:00 WIB

Ketua Umum PB KBM Tubagus Bahrudin Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Sabtu, 26 September 2026 - 13:40 WIB

Rumah Subsidi Murah, tapi Biaya Transportasi Mahal: Integrasi Hunian dan Angkutan Publik Mendesak

Sabtu, 26 September 2026 - 10:39 WIB

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Seniman Besar dan Putra Soekarno

Berita Terbaru

Foto: Pengurus dan anggota Pokja PWI Wali Kota Jakarta Timur bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Kramat Jati berfoto bersama usai audiensi di Kantor Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (28/9/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Audiensi ke Kramat Jati, Pokja PWI Jaktim Dorong Sinergi Informasi Publik

Senin, 28 Sep 2026 - 12:30 WIB

Foto: Kebersamaan mewarnai kegiatan Wargi Mibanda Aksi (WMA) #02 yang digelar Ti Wargi Pikeun Wargi (TWPW) di Panti Asuhan Bukit Karmel, Megamendung, Kabupaten Bogor.

Pendidikan

Satu Pohon, Puluhan Harapan: Cerita Hangat dari WMA #02

Senin, 28 Sep 2026 - 09:22 WIB