Pelantikan Pordasi Pacu NTB, Eddy Wijaya Tekankan Amanah dan Target PON 2028

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Pacu Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2030 berfoto bersama usai prosesi pelantikan di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Kamis (13/8/2026).

Foto Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Pacu Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2030 berfoto bersama usai prosesi pelantikan di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Kamis (13/8/2026).

MATARAM — Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Pacu Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2030 resmi dilantik di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Kamis (13/8/2026).

Pelantikan dipimpin langsung Ketua Harian DPP Pordasi Pacu, Eddy Wijaya. Dalam kesempatan tersebut, Lalu Hizzi, S.Pd., resmi menerima amanah sebagai Ketua Pordasi Pacu NTB untuk periode 2026–2030.

Eddy menegaskan pelantikan tersebut tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Menurutnya, pengurus baru harus segera bekerja karena sejumlah agenda besar telah menanti, termasuk Kejuaraan Nasional di Sumba Barat yang menjadi bagian dari persiapan menuju PON XXII 2028.

“Ini adalah awal dari kerja keras. Pengurus baru harus segera bergerak maksimal menyambut Kejuaraan Nasional di Sumba Barat, yang menjadi bagian krusial dari persiapan kita menuju PON XXII 2028,” ujar Eddy.

Eddy mengatakan, pacuan kuda memiliki posisi strategis bagi NTB. Olahraga tersebut tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi atlet, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi bagian dari sport tourism dan sport industry.

Potensi tersebut, kata Eddy, dapat membuka ruang lebih besar bagi pelaku UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal itu dinilai relevan dengan karakter NTB yang memiliki sejarah dan tradisi panjang dalam olahraga pacuan kuda. Karena itu, Eddy meminta seluruh pengurus menjaga integritas, ketulusan dalam bekerja, serta membangun soliditas organisasi.

Dorong Pembinaan Joki Muda

Dukungan terhadap kepengurusan baru juga disampaikan KONI Pusat. Widodo Edi Sektianto hadir dalam pelantikan sekaligus membacakan sambutan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.

Widodo menilai NTB memiliki potensi besar, terutama dari keberadaan joki-joki muda yang dikenal memiliki keberanian dan bakat dalam olahraga pacuan kuda.

Namun, potensi tersebut harus diikuti dengan pembinaan yang terstruktur. Keberanian dan bakat, menurutnya, belum cukup untuk membawa atlet NTB bersaing di tingkat nasional.

Pembinaan berjenjang, penerapan standar keselamatan, pengelolaan anggaran yang transparan, serta sinergi antara organisasi, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi sejumlah aspek yang harus diperkuat.

Tata kelola organisasi yang profesional juga dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan pembinaan atlet berjalan secara berkelanjutan.

Lalu Hizzi Siap Buktikan Amanah

Ketua Pordasi Pacu NTB Lalu Hizzi menyambut kepercayaan tersebut dengan komitmen untuk bekerja bersama seluruh jajaran pengurus.

Lalu Hizzi menempatkan kebersamaan sebagai fondasi dalam menjalankan organisasi sekaligus menyiapkan atlet NTB menghadapi berbagai agenda nasional.

“Semangat kebersamaan akan menjadi fondasi utama kami. Kami siap membawa atlet-atlet pacuan kuda NTB menembus prestasi tertinggi di kancah nasional,” tegas Lalu Hizzi.

Kepengurusan baru Pordasi Pacu NTB kini menghadapi pekerjaan untuk mengubah kekuatan tradisi pacuan kuda di daerah tersebut menjadi prestasi olahraga yang lebih terukur.

Kejurnas di Sumba Barat menjadi salah satu ujian awal. Dari agenda tersebut, Pordasi Pacu NTB akan mulai mengukur kekuatan atlet sekaligus mematangkan persiapan menuju target utama, yakni PON XXII 2028.

Selain prestasi, pengembangan pacuan kuda diharapkan mampu memberikan dampak lebih luas terhadap pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat NTB.

 

Penulis: Eddy Wijaya

Editor: Helmi AR

Berita Terkait

Pratikno Dorong Respons Cepat Peringatan Dini untuk Kurangi Risiko Bencana
RS Alamsjah Ratu Perwiranegara Diresmikan, Jadi Penghormatan untuk Letjen Alamsjah
Dipertuan Agung DAN-RI Sultan Sepuh Cirebon Serukan Gerakan Nasional Stop Bullying, Selamatkan Masa Depan Anak Indonesia
Mendagri Ajak Kementerian Beri Apresiasi untuk Pemda Berprestasi
Abdul Muhari Dilantik Jadi Deputi Pencegahan BNPB, Fokus Perkuat Mitigasi Bencana
PWNU Papua Klarifikasi Kritik dan Laporan ke KPK, Kahar Yeliepele: Dugaan Korupsi Harus Dibuktikan Secara Hukum
Maxim Gelar Kompetisi Cerdas Cermat Pelajar di Banten, Asah Kemampuan Bahasa Inggris
Konferwil NU Papua Pegunungan Kembali Percayakan KH. Ahmad Shalehuddin dan H. Abdul Kahar Yelipele Pimpin Organisasi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Pelantikan Pordasi Pacu NTB, Eddy Wijaya Tekankan Amanah dan Target PON 2028

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Pratikno Dorong Respons Cepat Peringatan Dini untuk Kurangi Risiko Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:46 WIB

RS Alamsjah Ratu Perwiranegara Diresmikan, Jadi Penghormatan untuk Letjen Alamsjah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Dipertuan Agung DAN-RI Sultan Sepuh Cirebon Serukan Gerakan Nasional Stop Bullying, Selamatkan Masa Depan Anak Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Mendagri Ajak Kementerian Beri Apresiasi untuk Pemda Berprestasi

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin memeriksa barang bukti obat-obatan yang diduga Tramadol dan sejenisnya saat penindakan terhadap dua orang yang diduga terlibat dalam penjualan obat tanpa izin di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Wali Kota Jakarta Pusat

Arifin Tegas Perangi Peredaran Tramadol di Tanah Abang, Dua Pelaku Diproses Hukum

Jumat, 14 Agu 2026 - 07:28 WIB