Nadiem Makarim Diperiksa 12 Jam Terkait Dugaan Korupsi Laptop, Belum Keluar dari Gedung Jampidsus

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejagung Periksa Nadiem 12 Jam, Dugaan Korupsi Laptop Rp9,9 T Digali.

Kejagung Periksa Nadiem 12 Jam, Dugaan Korupsi Laptop Rp9,9 T Digali.

 

JAKARTA — Bekas Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim hingga Senin (23/6/2025) malam masih menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta. Pemeriksaan terhadap Nadiem, yang berlangsung lebih dari 12 jam, terkait dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook untuk digitalisasi pendidikan nasional.

 

Nadiem tiba di Gedung Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) sekitar pukul 09.15 WIB, didampingi penasihat hukumnya, Hotman Paris Hutapea. Hingga pukul 20.30 WIB, Nadiem belum juga keluar dari ruang pemeriksaan. Sejumlah wartawan dari berbagai media terlihat masih menunggu di pelataran Gedung Bundar.

 

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Harli Siregar menyampaikan, pemanggilan Nadiem dilakukan dalam kapasitas sebagai saksi. “Pemeriksaan ini diperlukan guna mendalami keterangannya terkait proses pengadaan laptop Chromebook yang kini menjadi perkara penyidikan,” ujar Harli.

 

Kasus ini berawal dari pengadaan laptop untuk program digitalisasi sekolah pada 2019 hingga 2022 dengan nilai proyek mencapai Rp 9,9 triliun. Dalam pelaksanaannya, laptop tersebut tidak sesuai harapan dan dinilai tak bermanfaat bagi sekolah-sekolah penerima. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tengah menghitung kerugian negara yang diperkirakan minimal mencapai Rp 1,8 triliun.

 

Sejumlah pihak, termasuk staf khusus dan konsultan yang pernah bekerja bersama Nadiem, juga telah dimintai keterangan oleh penyidik. Selain itu, penggeledahan dilakukan di sejumlah lokasi yang diduga terkait dengan perkara ini.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Nadiem Makarim mengenai materi pemeriksaan. Kejaksaan Agung menyatakan pemeriksaan masih berlangsung dan belum dapat dipastikan apakah Nadiem diperbolehkan pulang atau akan menjalani penahanan.

 

 

 

Editor : Helmi AR

Berita Terkait

Deolipa Yumara: Ruben Onsu Masih Berpeluang Tempuh Restorative Justice dalam Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali
Imigrasi Amankan WN Rusia yang Rekam Demo KNPB di Wamena
Dua WN Tiongkok Ditangkap Imigrasi Jayapura, Diduga Berburu Satwa Dilindungi untuk Konten Live
Kemenimipas Resmikan Tiga Immigration Lounge dan Kukuhkan 53 PIMPASA di Sumut
Kuasa Hukum Dhody Thahir Pertanyakan Objek Pemalsuan Surat, Soroti Dugaan Muatan Politis
Mantan Karyawan Diduga Curi Dua Motor di Tambora, Polisi Tangkap Dua Pelaku hingga ke Jakarta Utara
Kemenimipas Resmikan Tiga Immigration Lounge dan Kukuhkan 53 PIMPASA di Sumut
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Deolipa Yumara: Ruben Onsu Masih Berpeluang Tempuh Restorative Justice dalam Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Imigrasi Amankan WN Rusia yang Rekam Demo KNPB di Wamena

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Dua WN Tiongkok Ditangkap Imigrasi Jayapura, Diduga Berburu Satwa Dilindungi untuk Konten Live

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Kemenimipas Resmikan Tiga Immigration Lounge dan Kukuhkan 53 PIMPASA di Sumut

Berita Terbaru

Petugas Imigrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengamankan seorang warga negara (WN) Australia berinisial BA yang diduga berkaitan dengan video aksi asusila yang viral di media sosial. BA diamankan saat hendak meninggalkan Indonesia pada Kamis (27/8) sekitar pukul 12.00 WITA.

Hukum & Kriminal

Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:19 WIB