Dampingin Ratu Givana,Aida Saskia Sebagai Jalan Terapi Petide Yang Terus Di Kembangkan

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Artis Aida Saskia mengungkapkan kondisi terkininya setelah hampir lima tahun berjuang melawan kanker payudara.

Artis Aida Saskia mengungkapkan kondisi terkininya setelah hampir lima tahun berjuang melawan kanker payudara.

Jakarta — Artis Aida Saskia mengungkapkan kondisi terkininya setelah hampir lima tahun berjuang melawan kanker payudara. Dalam keterangan yang disampaikannya pada Rabu (15/1), Aida mengaku sempat mengalami penurunan kesehatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir hingga harus beberapa kali menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Aida menjelaskan, hasil pemeriksaan medis, termasuk CT scan dengan zat kontras, menunjukkan adanya peradangan di otak serta penyebaran sel kanker (metastasis). Kondisi tersebut berdampak pada gangguan fungsi saraf, mulai dari kesulitan berbicara, mudah lupa, kebingungan, hingga mengalami kondisi seperti linglung yang menghambat aktivitas sehari-hari.
Sampai bicara pun sulit dan sering lupa apa yang mau disampaikan,” ujar Aida.

Dalam proses pengobatan, Aida menegaskan tetap menjalani prosedur medis sesuai anjuran dokter, termasuk kemoterapi. Selain pengobatan utama tersebut, ia juga menjalani terapi peptide sebagai pengobatan pendamping. Menurut pengakuannya, ketika terapi pendamping sempat dihentikan, kondisi kesehatannya kembali menurun dan perkembangan penyakit dirasakan semakin berat.

Setelah kembali menjalani pengobatan medis dan melanjutkan terapi peptide sebagai pendamping, Aida mengaku kondisi klinisnya berangsur membaik. Ia kini mulai dapat berbicara dengan lebih lancar, kembali beraktivitas, menjalankan ibadah, serta tampil di hadapan publik dan mengikuti sejumlah kegiatan.
Meski demikian, Aida menyampaikan hingga saat ini belum menjalani pemeriksaan radiologis lanjutan untuk membandingkan kondisi terkininya dengan hasil CT scan sebelumnya. Ia menegaskan terapi peptide yang dijalaninya bukan pengganti pengobatan medis, melainkan bersifat komplementer.

Saya tetap jalani pengobatan medis. Terapi ini saya jalani sebagai pendamping,” tegasnya.
Sementara itu, Ratu Givana yang mendampingi Aida dalam terapi pendamping menjelaskan pendekatan yang diberikan bersifat suportif dan komplementer. Menurutnya, terapi peptide ditujukan untuk membantu proses regenerasi sel serta mendukung daya tahan tubuh pasien yang tengah menjalani pengobatan kanker.

Yang dijalani Kak Aida adalah pengobatan pendamping. Ini bukan untuk menggantikan kemoterapi, operasi, atau radioterapi, melainkan membantu tubuh agar lebih kuat menjalani pengobatan medis,” ujar Ratu Givana.
Dari sisi medis, Dokter Indra Wijaya, SpB, yang terlibat dalam penanganan Aida menjelaskan bahwa kanker merupakan penyakit progresif dan infiltratif. Tanpa pengobatan optimal, kondisi pasien berpotensi mengalami perburukan.

Ia menegaskan bahwa penanganan kanker pada umumnya dilakukan dengan pendekatan multimodal, yakni kombinasi beberapa metode seperti kemoterapi, pembedahan, dan radioterapi.
“Pengobatan kanker tidak bisa hanya satu metode. Terapi pendamping dapat membantu mendukung kondisi tubuh dan kualitas hidup pasien, selama tetap berada dalam pengawasan medis dan tidak meninggalkan terapi utama,” jelas Dr. Indra.
Aida Saskia berharap kondisinya terus membaik dan mengajak masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran tenaga medis dalam penanganan kanker, serta menjaga semangat dan kesehatan mental selama menjalani proses pengobatan.

Dalam kesehariannya, Aida diketahui rutin menjalani terapi peptide hampir setiap pekan di Bekasi, Jawa Barat, sebagai bagian dari terapi pendamping yang ia jalani bersamaan dengan pengobatan medis.

Berita Terkait

Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika
10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik
PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia
Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah
Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri
Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Regulasi Ketenagakerjaan, Rizal Djibran: Ini Sejarah Baru Industri Kreatif
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui, Segera Dibawa ke Paripurna DPR
Wajib Sekolah Mengemudi Sebelum Ujian SIM Dinilai Bisa Tekan Kecelakaan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Habib Syakur Ucapkan Selamat kepada Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto, Dorong RJ dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

10 Autogate Baru Beroperasi di Bandara Ahmad Yani, Pemeriksaan Imigrasi 25 Detik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:39 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Topang Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Menaker Yassierli: Generasi Muda Tak Cukup Hanya Bermodal Ijazah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Kuasa Hukum Endang Sutisna Adukan Dugaan Pelanggaran SOP Dan Adminitrasi Polsek Johar Baru ke bareskrim polri

Berita Terbaru