JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jaya kembali melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi dan rotasi jabatan terhadap sejumlah perwira menengah dan perwira pertama di jajarannya.
Rotasi ini mencakup jabatan strategis mulai dari Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim), Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas), hingga puluhan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Metro Jaya Nomor ST/24/I/KEP./2026 tertanggal 19 Januari 2026, yang ditandatangani oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Dwita Kumu Wardana.
“Iya, benar. Ada mutasi dan rotasi jabatan di jajaran Polda Metro Jaya,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi awak media, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus upaya pembinaan karier personel, peningkatan kinerja, serta optimalisasi pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Dalam mutasi kali ini, sejumlah pejabat di level Kasat mengalami pergeseran posisi. AKBP Jerico Lavian Chandra, yang sebelumnya menjabat Kasubdit 4 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kasatreskrim Polres Metro Bekasi. Sementara itu, Kompol Andi Muhammad Iqbal ditunjuk sebagai Ps Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota.
Rotasi juga menyentuh fungsi lalu lintas. AKBP Reiki Indra Brata Manggala, yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, kini dipercaya sebagai Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya.
Sedangkan posisi Kasat Lantas Polres Jakarta Timur diisi oleh Kompol Harnas Prihandito, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kebayoran Lama.
Perombakan paling signifikan terlihat pada jajaran Kapolsek. Sejumlah wilayah strategis di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Bekasi, hingga Tangerang Raya mengalami pergantian pimpinan sektor.
Beberapa di antaranya, AKBP Agta Bhuwana Putra ditunjuk sebagai Kapolsek Metro Penjaringan, sementara AKBP Agus Ady Wijaya berpindah menjadi Kapolsek Metro Gambir.
Jabatan Kapolsek Metro Tanah Abang kini diemban oleh AKBP Dhimas Prasetyo, dan Kapolsek Metro Menteng dipercayakan kepada AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.
Di wilayah Jakarta Selatan, Kompol Muhammad Kukuh resmi menjabat Kapolsek Kebayoran Lama, sedangkan Kompol Gusprihatin Zen menempati posisi Kapolsek Cilandak.
Perubahan juga terjadi di wilayah penyangga Ibu Kota seperti Bekasi dan Tangerang, termasuk pengangkatan AKP Tri Baskoro Bintang Wijaya sebagai Kapolsek Medan Satria dan Iptu Kevin Hotlando sebagai Kapolsek Teluk Naga.
Selain jabatan operasional di lapangan, mutasi juga menyasar posisi analis kebijakan dan jabatan teknis di lingkungan Polda Metro Jaya.
Sejumlah Kapolsek di Jakarta Pusat dialihkan ke jabatan Analis Kebijakan Pertama, di antaranya Kompol Rezeki Revi Respati, Kompol Haris Akhmat Basuki, dan Kompol Rezha Rahandhi.
Sementara itu, AKBP M. Robby Syahferry dipercaya menjabat Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, serta AKBP Awaludin Kanur diangkat sebagai Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan, rotasi ini tidak lepas dari kebutuhan organisasi dalam menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks, khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang memiliki tingkat kriminalitas dan mobilitas masyarakat yang tinggi.
“Mutasi adalah hal yang wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan untuk penyegaran, peningkatan profesionalisme, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ujar Kombes Budi Hermanto.
Dengan adanya pergeseran jabatan ini, diharapkan para pejabat yang baru dapat segera beradaptasi, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, khususnya di wilayah metropolitan Jakarta dan sekitarnya.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin




































