GOR Serdang Ambruk Diterjang Angin, Kualitas Bangunan Publik Dipertanyakan

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik ambruknya bangunan GOR Serdang

Foto: Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik ambruknya bangunan GOR Serdang

Jakarta — Bangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Serdang di Jalan Serdang III, Kemayoran, Jakarta Pusat, roboh pada Jumat (23/1) malam, di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Insiden ini menyebabkan kerusakan berat pada struktur atap dan dinding gedung.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.19 WIB, saat hujan dengan intensitas ringan disertai angin kencang mengguyur kawasan Jakarta Pusat. Material bangunan mendadak ambruk dan menimpa area parkir di sekitar gedung, memicu kepanikan warga.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak material tergolong besar. Sedikitnya 11 unit sepeda motor milik warga dan pengunjung rusak berat akibat tertimpa reruntuhan. Total kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebut faktor cuaca ekstrem menjadi penyebab utama kegagalan struktur bangunan.

“Cuaca menjadi faktor dominan. Saat kejadian hujan disertai angin kencang,” kata Yohan dalam keterangannya.

Tak lama setelah insiden, petugas gabungan langsung melakukan pengamanan. Aparat kepolisian memasang garis polisi dan menutup akses jalan di sekitar GOR Serdang guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.

“Petugas kepolisian melakukan penutupan jalan dan sterilisasi lokasi,” ujarnya.

BPBD DKI Jakarta bersama pengelola GOR, pihak Kelurahan Serdang, Polsek Kemayoran, personel pemadam kebakaran, Satpol PP, hingga PPSU terus berkoordinasi untuk penanganan pascakejadian. Petugas masih bersiaga membersihkan sisa reruntuhan dan memastikan lokasi benar-benar aman.

Di sisi lain, insiden ini menuai sorotan keras. Ketua Dewan Kota Jakarta Pusat, Narisman Chaniago, mempertanyakan kualitas konstruksi bangunan publik tersebut.

“Ini mencerminkan pekerjaan yang asal-asalan. Kualitas bangunan patut dipertanyakan,” tegasnya.

Robohnya GOR Serdang menambah daftar bangunan publik yang kolaps akibat cuaca ekstrem, sekaligus memicu desakan evaluasi menyeluruh terhadap standar konstruksi dan pengawasan bangunan milik pemerintah daerah,” tutupnya.

 

Reporter Matyadi

Editor: Helmi AR

Berita Terkait

HUT ke-4 Jakarta Bird Land Ancol, Luncurkan Avessia Audio Journey Perkuat Wisata Edukasi Satwa
Program Gratis Masuk Ancol 1-12 November, Nikmati Wisata Pantai hingga Masjid Apung An-Nur
Sambut 5 Abad Jakarta, Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat di Masjid Apung An-Nur
Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Bulan Solidaritas Palestina di Monas
Dari Pengobatan Gratis hingga Bedah Rumah, Polda Metro Jaya dan Kementerian PKP Bergerak Bantu Warga
Polda Metro Jaya Apresiasi Aksi Damai di Jakarta, Budi Hermanto: Aspirasi Warga Harus Dihormati
Pramono Anung Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Ikon Baru Wisata Religi Jakarta
UNAS Kumpulkan Akademisi Internasional, Bahas Krisis Pangan hingga Geopolitik
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:05 WIB

HUT ke-4 Jakarta Bird Land Ancol, Luncurkan Avessia Audio Journey Perkuat Wisata Edukasi Satwa

Kamis, 5 November 2026 - 16:00 WIB

Program Gratis Masuk Ancol 1-12 November, Nikmati Wisata Pantai hingga Masjid Apung An-Nur

Senin, 2 November 2026 - 11:32 WIB

Sambut 5 Abad Jakarta, Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat di Masjid Apung An-Nur

Minggu, 1 November 2026 - 10:45 WIB

Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Bulan Solidaritas Palestina di Monas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Dari Pengobatan Gratis hingga Bedah Rumah, Polda Metro Jaya dan Kementerian PKP Bergerak Bantu Warga

Berita Terbaru