Jurnalis Diusir Saat Liput Aksi Karyawan di Kantor Pusat DAMRI, Isu Hak Pekerja dan Kebebasan Pers Jadi Sorotan

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Insiden pengusiran terhadap seorang jurnalis terjadi saat berlangsungnya aksi demonstrasi karyawan di kantor pusat Perum DAMRI yang berlokasi di Jalan Matraman Raya, kawasan Jakarta Timur, Senin (9/3/2026). (Dok-Istimewa)

Foto: Insiden pengusiran terhadap seorang jurnalis terjadi saat berlangsungnya aksi demonstrasi karyawan di kantor pusat Perum DAMRI yang berlokasi di Jalan Matraman Raya, kawasan Jakarta Timur, Senin (9/3/2026). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Insiden pengusiran terhadap seorang jurnalis terjadi saat berlangsungnya aksi demonstrasi karyawan di kantor pusat Perum DAMRI yang berlokasi di Jalan Matraman Raya, kawasan Jakarta Timur, Senin (9/3/2026). Peristiwa tersebut memunculkan sorotan terkait perlindungan terhadap kerja jurnalistik di tengah situasi aksi unjuk rasa yang melibatkan pekerja perusahaan transportasi milik negara itu.

Jurnalis yang mengalami pengusiran adalah Shendy Marwan dari media daring ASKARA. Saat itu, ia tengah melakukan peliputan aksi demonstrasi yang digelar oleh sejumlah karyawan DAMRI di area sekitar kantor pusat perusahaan.

Shendy menjelaskan, awalnya ia melihat sebagian massa aksi sudah berada di halaman kantor DAMRI. Sebagai bagian dari tugas jurnalistik, ia kemudian mengikuti perkembangan situasi dan melakukan dokumentasi kegiatan demonstrasi tersebut.

“Saat saya melihat sebagian pendemo sudah berada di halaman, otomatis saya mengikuti situasi tersebut untuk mendokumentasikan apa yang terjadi di lapangan. Saya juga sudah memperkenalkan diri dengan menunjukkan kartu identitas pers,” ujar Shendy kepada sejumlah wartawan.

Menurutnya, pada awal proses peliputan tidak ada keberatan ataupun larangan dari pihak keamanan perusahaan. Ia mengaku sempat berkomunikasi dengan petugas keamanan yang berjaga di lokasi dan tetap mengenakan kartu identitas pers secara terbuka.

Namun situasi berubah ketika seorang perempuan yang diduga merupakan staf bagian umum DAMRI pusat datang ke lokasi. Perempuan tersebut, yang disebut bernama Indri, disebut langsung meminta agar kegiatan peliputan dihentikan dan meminta petugas keamanan mengeluarkan jurnalis dari area kantor.

“Awalnya tidak ada pelarangan dari satpam. Tetapi setelah perempuan yang diduga bernama Indri dari bagian umum datang, ia langsung melarang saya mengambil gambar dan menyuruh satpam untuk meminta saya keluar. Saat itu sempat ada dorongan kecil dari satpam kepada saya,” kata Shendy.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah aksi demonstrasi yang dilakukan para karyawan DAMRI. Demonstrasi digelar sebagai bentuk protes terhadap manajemen perusahaan terkait sejumlah persoalan ketenagakerjaan yang dinilai belum diselesaikan.

Sekretaris DPP Serikat Karyawan DAMRI, Ernawati, mengatakan pihak serikat telah berulang kali menyampaikan aspirasi kepada manajemen perusahaan melalui berbagai jalur komunikasi resmi.

Menurutnya, berbagai surat yang dikirimkan kepada manajemen hingga saat ini belum menghasilkan keputusan konkret.

“Kami sudah berkali-kali mengirimkan surat kepada manajemen. Namun yang kami terima baru sebatas janji. Kami berharap bisa bertemu langsung dengan direksi agar ada keputusan yang jelas terkait persoalan ini,” ujar Ernawati.

Sementara itu, koordinator aksi, Yongki, mengungkapkan bahwa permasalahan yang diprotes karyawan berkaitan dengan hak-hak pekerja yang belum sepenuhnya dipenuhi. Ia menyebut ada ratusan karyawan aktif yang belum menerima gaji, serta ratusan pekerja yang telah memasuki masa purna bakti yang juga belum memperoleh haknya secara tuntas.

“Setidaknya ada ratusan karyawan aktif yang belum menerima gaji. Selain itu sekitar 400 karyawan yang sudah purna bakti juga belum menerima hak mereka secara lengkap,” kata Yongki.

Ia menegaskan para pekerja akan terus melakukan aksi hingga manajemen perusahaan memberikan kejelasan dan memenuhi hak normatif para karyawan.

Di sisi lain, insiden pengusiran terhadap jurnalis dalam kegiatan demonstrasi tersebut menimbulkan perhatian dari kalangan pekerja media. Peliputan aksi publik pada prinsipnya merupakan bagian dari fungsi pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak direksi Perum DAMRI belum memberikan keterangan resmi terkait insiden pengusiran jurnalis ASKARA maupun tuntutan yang disampaikan para karyawan dalam aksi demonstrasi tersebut.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Semarak Lomba Karaoke HUT ke-81 RI, Warga RW 015 Bidara Cina Rayakan Kemerdekaan dengan Nada dan Lagu
Polda Metro Jaya Siagakan 9.242 Personel Amankan 47 Kegiatan di Jakarta, Aspirasi Publik Dikawal Tetap Tertib
Merdekaria 2026 di Ancol: Gratis Tiket Masuk pada 17 Agustus, Hadirkan Perayaan Kemerdekaan untuk Semua Kalangan
Wakil Ketua DPR RI Dukung Gerakan Nasional Stop Bullying, Film Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu
Festival UMKM dan Lomba Melukis Polda Metro Jaya Meriahkan HUT ke-81 RI
Usai Shalat Subuh, Jamaah Musholla Nurul Ihsan Bidara Cina Gelar Maulid dan Pengajian Simthudurror
Jakarta Anti Culun Hadirkan Panggung Inklusif, Sehat dan Bebas Narkoba Lewat Balik Nge Gigs
Pedagang Tegaskan Dukung Revitalisasi Pasar Taman Puring, Harapkan Pemprov DKI Segera Realisasikan Pembangunan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Semarak Lomba Karaoke HUT ke-81 RI, Warga RW 015 Bidara Cina Rayakan Kemerdekaan dengan Nada dan Lagu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 9.242 Personel Amankan 47 Kegiatan di Jakarta, Aspirasi Publik Dikawal Tetap Tertib

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Merdekaria 2026 di Ancol: Gratis Tiket Masuk pada 17 Agustus, Hadirkan Perayaan Kemerdekaan untuk Semua Kalangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Wakil Ketua DPR RI Dukung Gerakan Nasional Stop Bullying, Film Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Festival UMKM dan Lomba Melukis Polda Metro Jaya Meriahkan HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah umat Katolik berfoto bersama usai mengikuti Misa Syukur Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gereja Santo Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/8/2026).

Komunitas

Misa Syukur OCI, Kardinal Suharyo Tekankan Makna Kemerdekaan

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:20 WIB

Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya menjaga harga daging ayam di tingkat yang seimbang agar tetap terjangkau masyarakat sekaligus memberikan keuntungan yang layak bagi peternak.

Bisnis Ekonomi

Mendag Soroti Harga Ayam, Minta Tetap Beri Insentif Peternak

Jumat, 21 Agu 2026 - 12:46 WIB