Kemenbud Teken Kerja Sama Lintas Sektor untuk Perkuat Ekosistem Kebudayaan Nasional

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Kebudayaan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengembangan ekosistem kebudayaan nasional melalui penandatanganan sejumlah naskah kerja sama dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Kementerian Kebudayaan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengembangan ekosistem kebudayaan nasional melalui penandatanganan sejumlah naskah kerja sama dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Jakarta — Kementerian Kebudayaan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengembangan ekosistem kebudayaan nasional melalui penandatanganan sejumlah naskah kerja sama dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Agenda yang digelar di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Rabu (11/3), mengusung tema “Sinergi Lintas Sektor: Membangun Ekosistem Kebudayaan yang Maju, Berintegritas, dan Bermartabat.”
Sejumlah dokumen kerja sama yang ditandatangani melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Kehutanan, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah awal untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga program pemajuan kebudayaan dapat berjalan lebih efektif hingga tingkat teknis.

Naskah kerja sama ini merupakan payung. Di level taktis dan teknis di bawah kita bisa melakukan berbagai penyelarasan, harmonisasi, serta kegiatan yang saling mendukung untuk memajukan kebudayaan nasional,” ujar Fadli dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa amanat konstitusi telah menempatkan kebudayaan sebagai salah satu fondasi penting pembangunan nasional. Hal itu tercantum dalam Pasal 32 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia.

Menurut Fadli, tanggung jawab memajukan kebudayaan tidak hanya berada di Kementerian Kebudayaan, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga sektor swasta.

Selain itu, Fadli menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan aset budaya nasional. Saat ini, Kementerian Kebudayaan tengah melakukan verifikasi dan digitalisasi berbagai koleksi budaya, termasuk koleksi museum di tingkat nasional maupun daerah.

Kerja sama dengan BRIN juga dinilai penting untuk memperkuat riset kebudayaan, termasuk penelitian terkait temuan lukisan gua tertua di dunia yang ditemukan di Indonesia dengan usia sekitar 67.800 tahun.

Di sisi lain, sinergi dengan Kementerian Kehutanan dinilai krusial karena banyak situs arkeologi dan gua prasejarah berada di kawasan hutan, sehingga memerlukan kolaborasi dalam penelitian, perlindungan, serta pelestariannya.

Fadli juga menekankan bahwa pemajuan kebudayaan perlu dihubungkan dengan penguatan ekonomi budaya dan industri kreatif, termasuk melalui revitalisasi aset dan bangunan bersejarah agar dapat dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas budaya sekaligus mendukung sektor pariwisata.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai kolaborasi tersebut penting untuk menjaga warisan budaya sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, dukungan teknologi dan platform digital dapat membuka peluang lebih luas bagi karya anak bangsa agar dikenal dan diapresiasi di tingkat nasional maupun global.
Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menilai hutan tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga nilai kebudayaan. Ia menyoroti pentingnya peran masyarakat adat sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

Kepala BRIN Arif Satria dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria juga menekankan pentingnya penguatan riset yang menempatkan kebudayaan sebagai data strategis, sekaligus membuka peluang pengungkapan temuan bersejarah dan digitalisasi data budaya agar lebih mudah diakses publik.

Apresiasi juga disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang menilai kolaborasi tersebut dapat memperkuat upaya pemajuan kebudayaan melalui pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, serta pembinaan sumber daya manusia.
Ia juga berharap kerja sama ini dapat mendorong peningkatan capaian Indeks Pembangunan Kebudayaan di Jakarta dan secara nasional.

Penandatanganan kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat peran Kementerian Kebudayaan dalam mengorkestrasi ekosistem kebudayaan nasional sehingga setiap kebijakan kebudayaan dapat memberikan dampak nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi pemajuan kebudayaan Indonesia.

Berita Terkait

Menko PMK Pratikno Buka Uji Publik Penentuan Batas Maksimal Nikotin dan Tar Rokok
Mabes Polri Buka Suara soal Simulator Berkuda Rp1 Miliar yang Viral di Media Sosial
Pemprov DKI Gandeng Institusi Global untuk Perkuat Riset Kebijakan, Targetkan Jakarta Masuk 50 Kota Terbaik Dunia
Yulius Setiarto Kunjungi Kedubes Iran, Ingatkan Semangat Konferensi Asia-Afrika
Operasi Ketupat Jaya 2026 Dimulai, 6.800 Personel Disiagakan Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran
Empat Tewas, Lima Masih Hilang dalam Longsor Gunungan Sampah di TPST Bantargebang
Wamendag Roro Gaungkan Kepemimpinan Perempuan Berempati di PIMTI Berbagi 2026
OTT Pekalongan Ungkap Celah Tata Kelola Daerah, KPK Ingatkan Bahaya Benturan Kepentingan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:06 WIB

Kemenbud Teken Kerja Sama Lintas Sektor untuk Perkuat Ekosistem Kebudayaan Nasional

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:53 WIB

Menko PMK Pratikno Buka Uji Publik Penentuan Batas Maksimal Nikotin dan Tar Rokok

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:11 WIB

Mabes Polri Buka Suara soal Simulator Berkuda Rp1 Miliar yang Viral di Media Sosial

Senin, 9 Maret 2026 - 19:08 WIB

Pemprov DKI Gandeng Institusi Global untuk Perkuat Riset Kebijakan, Targetkan Jakarta Masuk 50 Kota Terbaik Dunia

Senin, 9 Maret 2026 - 18:33 WIB

Yulius Setiarto Kunjungi Kedubes Iran, Ingatkan Semangat Konferensi Asia-Afrika

Berita Terbaru

Foto: Para pimpinan organisasi masyarakat (Ormas) Bela Negara, pejabat Kementerian Pertahanan, serta undangan mengikuti kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang diselenggarakan Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kemhan RI di Aula Bela Negara, Gedung R. Suprapto, Ditjen Potensi Pertahanan Kemhan RI, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Organisasi Masyarakat

Pererat Sinergi Bela Negara, Bacadnas Kemhan Gelar Buka Puasa Bersama Ormas

Rabu, 11 Mar 2026 - 08:20 WIB