AHY Apresiasi Langkah Hijau Grab, Dorong Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia sebagai bentuk dukungan sektor swasta dalam mempercepat transisi menuju sistem transportasi rendah emisi.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia sebagai bentuk dukungan sektor swasta dalam mempercepat transisi menuju sistem transportasi rendah emisi.

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia sebagai bentuk dukungan sektor swasta dalam mempercepat transisi menuju sistem transportasi rendah emisi.

Pemerintah menilai kolaborasi dengan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

Hal itu disampaikan AHY saat menghadiri peluncuran Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah, Rabu (1/7).

AHY mengatakan Indonesia membutuhkan sistem transportasi yang semakin efisien seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat. Namun, pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi tetap harus berjalan sejalan dengan upaya menjaga lingkungan.

“Kita ingin terus tumbuh ekonominya, terus membangun termasuk infrastrukturnya, tetapi tetap ramah terhadap lingkungan. Kita harus menjaga kelestarian bumi ini untuk anak cucu dan generasi penerus kita,” kata AHY.

Menurut dia, sektor energi masih menjadi penyumbang terbesar emisi karbon nasional, yakni sekitar 55 persen. Dari angka tersebut, sektor transportasi menyumbang sekitar 22 persen, dengan hampir 89 persen emisi transportasi berasal dari transportasi darat.

Karena itu, pemerintah terus mendorong kebijakan transisi energi melalui percepatan elektrifikasi kendaraan guna mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

AHY juga mengapresiasi peningkatan jumlah armada kendaraan listrik yang dioperasikan Grab Indonesia. Ia menyebut jumlah armada listrik Grab meningkat dari sekitar 14 ribu unit pada tahun lalu menjadi 28 ribu unit pada Juni 2026, dengan target mencapai 42 ribu unit hingga akhir tahun.

Menurut AHY, peningkatan tersebut menunjukkan komitmen dunia usaha dalam mendukung target pemerintah membangun sistem transportasi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Selain mendorong penggunaan kendaraan listrik, pemerintah juga akan memperkuat ekosistemnya melalui pemberian insentif bagi industri, pengembangan rantai pasok baterai, peningkatan investasi, hingga percepatan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di berbagai daerah.

Ia menegaskan ketersediaan SPKLU menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat beralih ke kendaraan listrik.

“Pemerintah ingin terus mendorong agar jumlah titik pengisian semakin banyak dan penyebarannya semakin merata. Jawa menjadi prioritas, tetapi wilayah di luar Jawa juga harus terus diperluas sehingga pengguna kendaraan listrik semakin nyaman bepergian tanpa khawatir kehabisan daya,” ujarnya.

AHY berharap sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, termasuk Grab Indonesia, dapat mempercepat transformasi transportasi nasional menuju sistem yang modern, efisien, berdaya saing, sekaligus ramah lingkungan.

“Semoga Indonesia terus tumbuh, terus maju, dan mampu menghadirkan sistem transportasi yang semakin ramah lingkungan demi masa depan yang lebih baik,” kata AHY.

Berita Terkait

Dekan FKM Unhas Perkuat Kolaborasi One Health Indo-Pasifik di Simposium Internasional Australia
Habib Syakur: Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Memperkuat Pengabdian Polri kepada Bangsa dan Negara
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Hendri Yudi: Polri Bukan Sekadar Seragam Melainkan Lambang Pengabdian
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 41.578 Personel Polri, Tekankan Amanah dan Tanggung Jawab Pengabdian kepada Masyarakat
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Satgas Damai Cartenz Tebarkan Kepedulian dan Kasih Sayang di Mimika
Rundy Hadiyanto Juarai Turnamen Biliar Antarwartawan SIWO PWI DKI Jakarta 2026
Mubes XIII TP Sriwijaya Aklamasi Sultan B. Najamuddin sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031
Uji Materiil MBG, Habib Syakur: Langkah BEM FHUI ke MK Cerminkan Demokrasi yang Dewasa dan Beradab
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:39 WIB

Dekan FKM Unhas Perkuat Kolaborasi One Health Indo-Pasifik di Simposium Internasional Australia

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:28 WIB

Habib Syakur: Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Memperkuat Pengabdian Polri kepada Bangsa dan Negara

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:46 WIB

AHY Apresiasi Langkah Hijau Grab, Dorong Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:39 WIB

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Hendri Yudi: Polri Bukan Sekadar Seragam Melainkan Lambang Pengabdian

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:34 WIB

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 41.578 Personel Polri, Tekankan Amanah dan Tanggung Jawab Pengabdian kepada Masyarakat

Berita Terbaru