PONOROGO – Sebanyak 234 atlet bulu tangkis bersaing dalam Turnamen Danrem Cup 3 yang digelar di Graha Gista Jaya, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, 4–8 November 2026. Ajang ini tidak sekadar menjadi arena perebutan gelar juara, tetapi juga bagian dari upaya melahirkan bibit atlet potensial yang mampu berprestasi di masa depan.
Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-63 Korem 081/DSJ itu merupakan hasil kolaborasi Korem 081/DSJ bersama Gista Jaya Group. Kompetisi dibagi dalam tiga kelompok, yakni anak-anak, dewasa, dan militer, dengan total 10 kategori pertandingan.
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Erwin Agung menilai pembinaan berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam menjaga tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia. Menurut dia, keberhasilan atlet meraih gelar di tingkat nasional maupun internasional tidak terlepas dari proses panjang, kedisiplinan, serta kerja keras.
“Berbagai prestasi tersebut tentu tidak diraih secara instan. Ada proses panjang yang membutuhkan kerja keras, kedisiplinan, semangat pantang menyerah, serta pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan,” ujar Erwin dalam sambutan yang dibacakan Kasipers Korem 081/DSJ Letkol Cke Kasihono.
Bulu tangkis, kata Erwin, memiliki tempat istimewa di tengah masyarakat Indonesia. Popularitas olahraga ini sekaligus menjadi modal untuk memperluas pembinaan dan membuka kesempatan bagi generasi muda mengembangkan kemampuan serta meraih prestasi.
Melalui Danrem Cup 3, ia berharap semakin banyak atlet berbakat yang memperoleh ruang untuk menunjukkan kemampuan. Kompetisi tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter atlet, tidak hanya dari sisi kemampuan teknis, tetapi juga mental dan kedisiplinan.
Erwin mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan pertandingan. Sportivitas, kejujuran, dan sikap saling menghormati, menurut dia, harus tetap menjadi nilai utama dalam setiap kompetisi.
“Bertandinglah dengan penuh semangat dan tunjukkan kemampuan terbaik. Kemenangan memang menjadi tujuan dalam sebuah kompetisi, tetapi sportivitas, kejujuran, kedisiplinan, dan rasa saling menghormati jauh lebih penting untuk dijaga,” katanya.
Danrem juga menyampaikan apresiasi kepada H. Darno selaku pimpinan Gista Jaya Group, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan turnamen.
Kolaborasi antara institusi militer, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi elemen penting dalam memperkuat ekosistem olahraga. Sebab, upaya mencetak atlet berprestasi membutuhkan dukungan bersama, mulai dari penyelenggaraan kompetisi hingga pembinaan yang konsisten.
Danrem Cup 3 yang menjadi agenda tahunan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi semata, melainkan menjadi ruang tumbuh bagi atlet-atlet muda untuk menapaki perjalanan menuju prestasi yang lebih tinggi.
(Helmi AR)



































