Wali Kota Hadiri Peluncuran Paspor Polikarbonat di Kantor Imigrasi Jakpus

- Jurnalis

Kamis, 14 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, okjakarta.com – Paspor elektronik polikarbonat atau paspor polikarbonat adalah salah satu jenis paspor di Indonesia. Paspor dengan bahan polikarbonat ini punya beberapa keunggulan dibanding paspor elektronik berbahan kertas.

Termasuk di antaranya, punya bahan dasar yang kuat pada halaman biodatanya, sehingga lebih kuat secara fisik dan tidak bisa terlipat.

Selain itu, paspor polikarbonat juga mampu menyimpan data yang lebih akurat dan aman karena langsung tersimpan dalam chip, seperti pada paspor elektronik umumnya.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma menghadiri peluncuran paspor jenis polikarbonat perdana di Kantor Imigrasi, Jalan Merpati, Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kecamatan Kemayoran, Kamis (14/3).

“Hari ini kita menyaksikan langsung bahwa proses pengurusan pergantian paspor sangat mudah sekali, dan Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat jadi yang perdana meluncurkan paspor polikarbonat yang memiliki standar internasional,” ujarnya.

Menurutnya, dalam pembuatan paspor polikarbonat prosesnya sangat cepat serta menjamin kepastian hukum, karena semua dijalankan dengan berbasis elektronik.

“Saya ucapkan kepada jajaran imigrasi Jakarta Pusat atas inovasi yang luar biasa dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Pusat Wahyu Hidayat menjelaskan, hari ini di kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat telah dapat menerbitkan paspor dengan bahan polikarbonat, tentunya bahan polikarbonat bahan yang memiliki standarisasi internasional.

“Paspor berbahan polikarbonat diakui oleh badan ICO terkait penerbangan internasional, dengan bahan ini meminimalisir pemalsuan paspor, termasuk di antaranya, punya bahan dasar yang kuat pada halaman biodatanya, sehingga lebih kuat secara fisik dan tidak bisa terlipat. Selain itu, paspor polikarbonat juga mampu menyimpan data yang lebih akurat dan aman karena langsung tersimpan dalam chip, seperti pada paspor elektronik umumnya,” katanya.

Wahyu menambahkan, bagi masyarakat yang menginginkan paspor dengan bahan Polikarbonat, dapat melalui aplikasi Mpaspor seperti pembuatan paspor pada umumnya.

Berita Terkait

UNAS Kumpulkan Akademisi Internasional, Bahas Krisis Pangan hingga Geopolitik
DPD Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Perkuat Soliditas Lewat Kerja Bakti
HBKB Sudirman-Thamrin Berakhir Lebih Cepat, Dishub DKI Antisipasi Kunjungan Presiden Mesir
Dadang Hartanto Pimpin Polda Metro Jaya, Harapan Baru bagi Pelayanan dan Keamanan Masyarakat
Pramono Tinjau Proyek Jalan 1,8 Kilometer, Konektivitas Kelapa Gading–Pulogadung Diperkuat
HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide
Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time
Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

UNAS Kumpulkan Akademisi Internasional, Bahas Krisis Pangan hingga Geopolitik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:59 WIB

DPD Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Perkuat Soliditas Lewat Kerja Bakti

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:29 WIB

HBKB Sudirman-Thamrin Berakhir Lebih Cepat, Dishub DKI Antisipasi Kunjungan Presiden Mesir

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Dadang Hartanto Pimpin Polda Metro Jaya, Harapan Baru bagi Pelayanan dan Keamanan Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Pramono Tinjau Proyek Jalan 1,8 Kilometer, Konektivitas Kelapa Gading–Pulogadung Diperkuat

Berita Terbaru

Foto: Menko PMK Sugiono menyampaikan keterangan saat meninjau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SMP Negeri 202, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Menko PMK Tinjau CKG di SMPN 202 Jakarta Timur, 787 Siswa Jalani Pemeriksaan

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:29 WIB

Direktorat Jenderal Imigrasi mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat pengawasan warga negara asing (WNA) dan penanganan pengungsi dari luar negeri. Upaya ini dilakukan melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), Subject of Interest (SOI), serta pengembangan Aplikasi Penegakan Hukum Keimigrasian (APGAKUM) Pengungsi.

Hukum & Kriminal

Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA dan Pengungsi Lewat Teknologi Digital

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:54 WIB