Zainal Abidin Jadi Korban Penyerangan Brutal oleh Puluhan OTK di Jalan Raya, Sepeda Motor Raib

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi (Dok-Google).

Foto: Ilustrasi (Dok-Google).

JAKARTA – Minggu dini hari, 1 Mei 2025, menjadi pengalaman traumatis bagi Zainal Abidin, seorang warga yang menjadi korban pengeroyokan brutal oleh puluhan orang tak dikenal (OTK) saat dalam perjalanan pulang. Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di salah satu ruas jalan raya yang belum diungkapkan secara rinci lokasinya.

Menurut kesaksian Zainal, sekelompok massa secara tiba-tiba menghadangnya di tengah jalan dan langsung menyerang secara membabi buta menggunakan senjata tajam seperti kelewang dan celurit, serta benda tumpul berupa besi dan kayu.

“Saya berusaha melawan, tapi jumlah mereka terlalu banyak. Saya akhirnya roboh dan tak sadarkan diri,” ujar Zainal dalam keterangannya yang dibagikan melalui Grup WhatsApp InfoNews Terkini, seperti dilihat redaksi okjakarta.com pada Senin (2/6) pukul 15.02 WIB. Informasi tersebut turut dibagikan oleh Ir. H. Arse Pane.

Zainal ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Beruntung, berkat perlindungan Allah SWT, ia tidak mengalami luka terbuka serius. Namun, sepeda motor miliknya, Honda Beat berwarna putih, dilaporkan raib dibawa kabur oleh para pelaku. Sementara itu, tas sandangnya yang berisi telepon genggam, dompet, dan surat-surat penting berhasil diamankan oleh warga yang datang setelah kejadian.

Foto: R2 Honda Beat Berwarna Putih yang Raib di Gondol Pelaku. (Dok-Pribadi).

Setelah mendapat penanganan medis dan dinyatakan stabil, Zainal diperbolehkan pulang. Namun, keesokan harinya, ia mulai merasakan nyeri hebat dan pembengkakan pada kaki kiri serta lutut kanannya.

“Hingga Senin siang, saya masih terbaring dan belum bisa berjalan. Kaki saya nyeri dan bengkak. Kemungkinan ada patah tulang, tapi karena biaya rumah sakit mahal, saya hanya bisa mengoleskan param dan buah pala di rumah,” ungkapnya lirih.

Dalam kondisi lemah dan terbatas secara ekonomi, Zainal memohon doa dan dukungan dari rekan, sahabat, serta masyarakat luas. Ia berharap segera pulih agar bisa kembali bekerja dan menafkahi keluarganya. Zainal pun membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin memberikan bantuan, baik secara moral maupun materi.

Menanggapi peristiwa ini, Ir. H. Arse Pane, Ketua Presidium Tegak Lurus Prabowo, mengecam keras aksi kekerasan tersebut dan meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini.

“Kami mendesak kepolisian bertindak cepat menangkap para pelaku begal yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA dan Pengungsi Lewat Teknologi Digital
Imigrasi Raup PNBP Rp8,68 Triliun, ImigrasiLampaui Target 2026 pada Pertengahan Oktober
Eksklusivitas Napi “Papan Atas” Diungkap di EdShareOn, Mantan Kalapas: Itu Jelas Diskriminasi Hukum!
Bea Cukai Merak Amankan 29 Botol Miras Tanpa Tanda Terima, Prosedur Penindakan Dipertanyakan
Pengelola Sulit Dihubungi, Sejumlah Pengusaha Ayam di Bekasi Khawatir Modal Tak Kembali
Urugan Liar Tutup Resapan Air, Warga Perbatasan Jakarta–Banten Terancam Banjir
Imigrasi Serahkan WN China Terduga Pemburu Penyu Ilegal ke Polda Papua Barat Daya
Bongkar Aktor di Balik PETI Hulu Bintauna, Raldy Doy Minta Instruksi Kapolda Dikawal
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA dan Pengungsi Lewat Teknologi Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Imigrasi Raup PNBP Rp8,68 Triliun, ImigrasiLampaui Target 2026 pada Pertengahan Oktober

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Eksklusivitas Napi “Papan Atas” Diungkap di EdShareOn, Mantan Kalapas: Itu Jelas Diskriminasi Hukum!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Bea Cukai Merak Amankan 29 Botol Miras Tanpa Tanda Terima, Prosedur Penindakan Dipertanyakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pengelola Sulit Dihubungi, Sejumlah Pengusaha Ayam di Bekasi Khawatir Modal Tak Kembali

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

216 Pedagang Setu Babakan Direlokasi Pemkot Jaksel

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:43 WIB

Foto: Menko PMK Sugiono menyampaikan keterangan saat meninjau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SMP Negeri 202, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Menko PMK Tinjau CKG di SMPN 202 Jakarta Timur, 787 Siswa Jalani Pemeriksaan

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:29 WIB