Home / PWI

Wakil Ketua PWI Sulut Adrianus Pusungunaung Berpaling, Dukung Zulmansyah dan Vanny Loupatty

- Jurnalis

Minggu, 2 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MANADO– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara kembali diterpa gejolak internal. Adrianus R. Pusungunaung (ARP), Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan, mengambil langkah mengejutkan dengan berpaling dari kepemimpinan Voucke Lontaan dan menyatakan dukungan penuh kepada Kongres Luar Biasa (KLB) PWI, yang menetapkan Zulmansyah Sekedang sebagai Ketua Umum (Ketum) PWI periode 2023-2028.

 

Tak hanya itu, Adrian juga menegaskan dukungan terhadap Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Riau, yang berada di bawah kendali Zulmansyah.

Foto: Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Sulut, Adrianus R. Pusungunaung (ARP)

 

Sikap ini sekaligus menunjukkan penolakannya terhadap HPN di Kalimantan Selatan, yang digelar oleh kubu Hendry Ch. Bangun.

 

Namun, yang paling menghebohkan adalah dukungan terbuka Adrian terhadap Surat Keputusan (SK) Nomor 134-PGS/A/PP-PWI/II/2025 yang dikeluarkan oleh PWI Pusat.

 

SK ini menetapkan Vanny Loupatty sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sulut dan Ardison Kalumata sebagai Plt Sekretaris untuk sisa masa bakti 2021-2026.

 

“Saya siap mengawal dan mengamankan SK tersebut, apa pun konsekuensinya,” tegas Adrian pada Minggu (2/3/2025).

 

Keputusan Adrian langsung mengguncang komunitas pers Sulawesi Utara.

 

Pasalnya, selama ini ia dikenal sebagai pendukung setia Voucke Lontaan.

 

Bahkan, dalam Konferensi Provinsi PWI Sulut, ia disebut-sebut sebagai “kingmaker” yang memainkan peran penting dalam kemenangan Voucke atas Aswin Donald Lumintang.

 

Kini, Adrian justru memberikan dukungan penuh kepada Vanny Loupatty, wartawan senior yang akrab disapa Maemosa.

 

Perubahan drastis ini menimbulkan pertanyaan besar: Apa yang membuat Adrian meninggalkan Voucke? Hingga saat ini, ia belum mengungkapkan alasan konkret mengenai pergeseran sikapnya.

 

Meski keputusannya menuai pro dan kontra, Adrian tetap menyerukan agar anggota PWI Sulut menjaga soliditas.

 

“Saya tidak bisa memaksa siapa pun untuk mengikuti langkah saya. Itu adalah hak teman-teman. Tapi yang pasti, mari kita jaga marwah organisasi kita yang tercinta ini.”

 

Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan dalam organisasi tidak boleh merusak hubungan personal.

 

“Di dalam organisasi, kita berteman dengan peran dan tanggung jawab. Di luar organisasi, kita tetap berteman dengan hati dan kejujuran,”tuturnya.

 

(**)

Berita Terkait

OKK PWI Jaya Angkatan ke-24 Tahun 2026 Berjalan Sukses, 39 Wartawan Ikuti Pembekalan Profesi dan Organisasi
PWI Jaya Gelar OKK Khusus Peningkatan Status, Diikuti 38 Wartawan Kompeten
PWI Jaya Gelar OKK Peningkatan Status, Senin, Diikuti 38 Peserta
MHT 2026 Jadi Momentum Melahirkan Karya Jurnalistik Berkualitas Menyongsong 5 Abad Jakarta
Bank Jakarta dan PWI Jaya Gelar Lomba Jurnalistik Khusus Literasi Keuangan
PWI Jaya Kembali Selenggarakan OKK, Fokus pada Kenaikan Status Anggota
Kebakaran Hanguskan Puluhan Rumah di Tanah Tinggi, Arifin Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Membantu
Dampingi Wagub DKI, Arifin Pastikan Penanganan Pengungsi Jiung Berjalan Optimal
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:29 WIB

OKK PWI Jaya Angkatan ke-24 Tahun 2026 Berjalan Sukses, 39 Wartawan Ikuti Pembekalan Profesi dan Organisasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:50 WIB

PWI Jaya Gelar OKK Khusus Peningkatan Status, Diikuti 38 Wartawan Kompeten

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:39 WIB

PWI Jaya Gelar OKK Peningkatan Status, Senin, Diikuti 38 Peserta

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

MHT 2026 Jadi Momentum Melahirkan Karya Jurnalistik Berkualitas Menyongsong 5 Abad Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:22 WIB

Bank Jakarta dan PWI Jaya Gelar Lomba Jurnalistik Khusus Literasi Keuangan

Berita Terbaru

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mengawal pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di pondok pesantren sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi santri sekaligus mendukung percepatan Program Prioritas Kerja Nasional (PKPN) bidang kesehatan.

Bisnis Ekonomi

Kemenko PMK Kawal Cek Kesehatan Gratis untuk 10 Ribu Santri di Lampung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:34 WIB