Come Back, Sammy Simorangkir Rilis Single “Luka yang Luas”

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Penyanyi Sammy Simorangkir kembali hadir dan meluanching single terbarunya berjudul “Luka yang Luas” di Jakarta pada Jum’at, 25 April 2025. Lagu ini menjadi bagian dari album terbaru Sammy bertajuk “Yang Terbaik” yang akan memuat delapan lagu baru bertema cinta dan patah hati, khas gaya bermusiknya selama dua dekade terakhir.

“Luka yang Luas” resmi diluncurkan dan sudah tersedia di berbagai platform digital seperti Spotify, YouTube Music, dan layanan streaming lainnya. Lagu ini menggambarkan rasa sakit mendalam akibat hancurnya sebuah hubungan yang sudah sah secara negara, seperti pernikahan.

“Kalau lukanya kecil mungkin karena pacaran. Tapi kalau luka yang luas, itu karena hubungan yang sudah sakral seperti pernikahan, tapi akhirnya harus berakhir,” kata Sammy dalam peluncuran single “Luka yang Luas”, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Jum’at (25/4/2025).

Meski bukan berasal dari pengalaman pribadi, Sammy mengaku turut merasakan luka yang dialami banyak orang lewat berita-berita yang beredar di media sosial.

“Bahkan yang terluka bukan cuma orang biasa. Dari pejabat sampai masyarakat biasa pun bisa terluka. Karena sejatinya, kita semua manusia biasa,” ungkapnya.

Sammy menjelaskan bahwa lagu ini tidak secara khusus memberikan pesan untuk move on, melainkan lebih sebagai ruang refleksi untuk menerima luka yang ada.

“Kalau engkau terluka, ya hadapi saja. Lama-lama luka akan terbiasa, dan akhirnya sembuh, walau dengan sedih,” ujarnya.

Proses produksi single ini berlangsung kurang dari satu tahun. Selain mempersiapkan lagu, tim juga merancang jadwal promosi dan distribusi. Sammy memastikan lagu ini dapat diakses seluas mungkin oleh para pendengar setianya.

Album “Yang Terbaik” sendiri akan memuat delapan lagu, termasuk kolaborasinya bersama Adi (“Setelah Itu Punya Waktu”) serta “Luka yang Luas” sebagai rilisan terbaru. Tema patah hati tetap menjadi benang merah dalam album ini.

“Saya 20 tahun di industri ini. Temanya tetap cinta dan patah hati. Ya, saya spesialisnya,” ujar Sammy sambil tersenyum.

Meski kondisi industri musik saat ini penuh tantangan, Sammy tetap konsisten berkarya. Ia menyebut musik sebagai bagian dari napas hidupnya yang tak bisa dipisahkan.

“Bernyanyi dan membuat karya itu passion saya. Saya menutup telinga dari hal-hal negatif. Sama seperti orang olahraga disuruh berhenti, bisa sakit,” katanya.

Album ini juga menandai kolaborasinya dengan sang adik, Govinda, dalam penulisan lagu. Menurut Sammy, niat keduanya adalah membuat karya yang bisa dinikmati siapa saja, tanpa sekat.

“Kami buat lagu ini bukan cuma untuk kami, tapi untuk semua orang. Gak pandang suku, agama, atau latar belakang. Yang penting niatnya baik,” pungkasnya.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Sandy Tumiwa Gabung KADIN, Bidik Peluang Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif
Dirut PT BMN Rd Sandy Tumiwa Padukan Kearifan Nusantara dan Profesionalisme Bisnis
Akan Lahir Organisasi Artis Baru Pesaing PARFI
Gerakan 5 Menit Jeda, Bodrex Ajak Masyarakat Tak Abaikan Pemulihan di Tengah Padatnya Aktivitas
Sengketa Hak Asuh Anak Ruben Onsu-Sarwendah Memanas, Deolipa Yumara Soroti 5 Faktor Pertimbangan Hakim
Dorong Kajian Teknologi dan Keselamatan, Sandy Tumiwa Minta Pengembangan Geothermal Ciremai Ramah Lingkungan
Film Dokumenter Ekspedisi Cicatih Elpala Diputar Perdana, Rekam Perjalanan Cinta Alam dan Bela Negara
Deolipa Yumara: Ruben Onsu Masih Berpeluang Tempuh Restorative Justice dalam Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Sandy Tumiwa Gabung KADIN, Bidik Peluang Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Dirut PT BMN Rd Sandy Tumiwa Padukan Kearifan Nusantara dan Profesionalisme Bisnis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Akan Lahir Organisasi Artis Baru Pesaing PARFI

Kamis, 10 September 2026 - 18:38 WIB

Gerakan 5 Menit Jeda, Bodrex Ajak Masyarakat Tak Abaikan Pemulihan di Tengah Padatnya Aktivitas

Kamis, 10 September 2026 - 16:57 WIB

Sengketa Hak Asuh Anak Ruben Onsu-Sarwendah Memanas, Deolipa Yumara Soroti 5 Faktor Pertimbangan Hakim

Berita Terbaru