Remaja Terlibat Tawuran di Tambora Dibina Lewat Pesantren Kilat, Bukan Sekadar Dihukum

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendekatan Humanis Polsek Tambora: Remaja Tawuran Dibekali Ilmu Agama dan Moral

Pendekatan Humanis Polsek Tambora: Remaja Tawuran Dibekali Ilmu Agama dan Moral

 

Jakarta Barat — Langkah berbeda diambil Polsek Tambora, Jakarta Barat, dalam menangani kasus tawuran yang melibatkan tujuh remaja di kawasan Jembatan Lima. Bukan sekadar penahanan atau proses hukum, para remaja ini justru dibimbing melalui program pembinaan berbasis keagamaan dan karakter, yakni pesantren kilat selama tujuh hari.

Aksi tawuran yang terjadi pada Minggu (8/6/2025) dini hari di Jalan Terate Raya RW 03 berhasil dibubarkan cepat oleh aparat Polsek Tambora. Tujuh pelaku remaja diamankan, namun Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, menegaskan bahwa penanganan mereka tidak hanya berhenti pada aspek hukum.

“Kami percaya bahwa masa depan anak-anak ini masih bisa diselamatkan. Oleh karena itu, kami pilih pendekatan pembinaan, bukan pembalasan,” ujar Kompol Kukuh, Rabu (11/6/2025).

Dalam program bertajuk “Pesantren Kilat Polri”, para remaja dibekali nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, serta latihan kedisiplinan fisik. Selama sepekan, mereka mengikuti kegiatan salat berjamaah, pengajian, tausiyah, senam pagi, hingga diskusi seputar moral dan kehidupan sosial.

Tak hanya itu, para remaja juga diminta menulis komitmen pribadi untuk tidak mengulangi perbuatannya serta menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua masing-masing. Pendekatan ini diharapkan dapat membentuk kesadaran dan tanggung jawab secara emosional dan spiritual.

“Anak-anak ini bukan kriminal. Mereka tersesat, dan tugas kita sebagai masyarakat adalah mengarahkan mereka kembali ke jalan yang benar,” tambah Kompol Kukuh.

Langkah preventif ini diapresiasi sebagai bentuk nyata pendekatan humanis dari jajaran kepolisian. Tidak hanya meredam konflik, tetapi juga memberi ruang bagi generasi muda untuk berubah dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Polsek Tambora pun mengajak masyarakat, khususnya para orang tua dan tokoh lingkungan, untuk turut aktif dalam membina remaja agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan negatif yang berujung pada kekerasan.

Editor : Helmi AR

Berita Terkait

Ranex: Program Bacadnas Jadi Energi Baru Ormas Bela Negara
Saat Perempuan Papua Menguatkan TNI: Dapur Umum Jadi Jantung TMMD Manokwari
Undangan TNI AU, Ketum DePA-RI Angkat Isu Ketahanan Nasional
Jakbar Diguncang Kasus Narkoba, Dua Pelaku dan Ribuan Ekstasi Diamankan
Jembatan Perintis Garuda Rampung, Akses Warga Kian Lancar
Panglima TNI: Konflik Global dan Hoaks Jadi Ancaman Nyata Bangsa
Agroforestry Gunung Anaga dan Gunung Hejo Jadi Laboratorium Media Week Pasis Seskoad
Kodim 0808/Blitar Borong Dua Gelar Juara di LKJ TMMD ke-127
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:10 WIB

Ranex: Program Bacadnas Jadi Energi Baru Ormas Bela Negara

Sabtu, 25 April 2026 - 14:21 WIB

Saat Perempuan Papua Menguatkan TNI: Dapur Umum Jadi Jantung TMMD Manokwari

Jumat, 24 April 2026 - 17:58 WIB

Undangan TNI AU, Ketum DePA-RI Angkat Isu Ketahanan Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 20:05 WIB

Jakbar Diguncang Kasus Narkoba, Dua Pelaku dan Ribuan Ekstasi Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:29 WIB

Jembatan Perintis Garuda Rampung, Akses Warga Kian Lancar

Berita Terbaru

Foto: Apresiasi IKBN untuk Program Bacadnas Kemhan

TNI & POLRI

Ranex: Program Bacadnas Jadi Energi Baru Ormas Bela Negara

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:10 WIB