Nurhayati Effendi: Kemerdekaan Bukan Hadiah, Tapi Hasil Keberanian dan Persatuan

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Nurhayati Effendi, tampil anggun mengenakan busana tradisional bernuansa keemasan saat memberikan pesan reflektif menjelang Hari Pahlawan Nasional 2025.

Foto: Nurhayati Effendi, tampil anggun mengenakan busana tradisional bernuansa keemasan saat memberikan pesan reflektif menjelang Hari Pahlawan Nasional 2025.

Jakarta — Menjelang peringatan Hari Pahlawan Nasional pada 10 November 2025, mantan Anggota DPR RI, Nurhayati Effendi, menyerukan agar semangat kepahlawanan tidak hanya dikenang dalam upacara seremonial, tetapi dihidupkan dalam tindakan nyata yang mencerminkan keberanian dan persatuan.

Dalam keterangannya kepada Nasionalnews.co.id, Sabtu (8/11), politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hasil pemberian, melainkan buah dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang berani melawan ketidakadilan dan penjajahan.

“Kemerdekaan ini lahir dari keberanian dan persatuan anak bangsa, bukan hadiah dari siapa pun,” ujar Nurhayati.

Menurutnya, makna kepahlawanan di era modern telah bergeser dari pertempuran fisik menjadi perjuangan moral dan sosial. Di tengah tantangan zaman, lanjut Nurhayati, kepahlawanan kini diwujudkan melalui kejujuran, empati, dan keberanian untuk berpihak pada kebenaran.

“Menjadi pahlawan hari ini berarti menjaga integritas di tengah godaan, berempati di tengah ketidakpedulian, dan berani bersuara di tengah ketidakadilan,” tegasnya.

Nurhayati juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan estafet perjuangan para pahlawan. Ia menilai, kemajuan bangsa tidak cukup hanya dengan wacana, melainkan butuh kerja nyata dan kontribusi positif di berbagai bidang.

“Bangsa ini besar bukan karena kata-kata, tetapi karena karya dan keberanian anak bangsanya,” ujarnya.

Nurhayati berharap, peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan tanggung jawab sosial demi mewujudkan Indonesia yang lebih adil, beradab, dan bermartabat.

“Setiap langkah kecil yang kita ambil, harus menjadi bagian dari perjuangan bersama untuk kemajuan bangsa,” tutup Nurhayati.

 

 

 

 

Berita Terkait

GIBAS–Kecamatan Tambora Perkuat Sinergi, Dorong Pelayanan Publik Lebih Responsif
RUPS 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Tebar Dividen, Rombak Pengurus Tancap Gas Transformasi Pengalaman Wisata
Sosok Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin: Tegas di Jalan, Humanis dalam Pelayanan
Doa Mengalir untuk Glen di Reuni Dupati 1979
Brimob Sapu Bersih Jakarta Utara: Pelaku Narkoba Dikejar, Empat Orang Diamankan dalam Patroli Dini Hari
Haul ke-220 Syekh Arsyad Al-Banjari: Lautan Jamaah Padati Matraman, Spirit Ulama Besar Ditegaskan di Tengah Riuh Kota
Warga Bertindak Sendiri, Negara Dinilai Abai: Kasus DBD Anak 7 Tahun Picu Alarm Darurat di Cakung
6 Truk Engkel LH Sektor Tambora Kedapatan Buang Sampah Pagi Ini, 2 Truk Berhasil Dihadang Warga RW 08
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:54 WIB

GIBAS–Kecamatan Tambora Perkuat Sinergi, Dorong Pelayanan Publik Lebih Responsif

Selasa, 14 April 2026 - 20:53 WIB

RUPS 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Tebar Dividen, Rombak Pengurus Tancap Gas Transformasi Pengalaman Wisata

Selasa, 14 April 2026 - 20:28 WIB

Sosok Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin: Tegas di Jalan, Humanis dalam Pelayanan

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Doa Mengalir untuk Glen di Reuni Dupati 1979

Minggu, 12 April 2026 - 21:26 WIB

Brimob Sapu Bersih Jakarta Utara: Pelaku Narkoba Dikejar, Empat Orang Diamankan dalam Patroli Dini Hari

Berita Terbaru