Kunjungan Ancol Tembus 72 Ribu Orang di Hari Pertama 2026, Hiburan Disajikan Sederhana sebagai Bentuk Empati

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Warga berwisata di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. (Dok-Liputan6.com/Herman Zakharia)

Foto: Warga berwisata di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. (Dok-Liputan6.com/Herman Zakharia)

JAKARTA – Kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, mencatat lonjakan kunjungan signifikan pada hari pertama Tahun Baru 2026. Hingga Rabu, 1 Januari 2026 pukul 16.00 WIB, jumlah pengunjung tercatat telah melampaui 72 ribu orang dan diperkirakan terus bertambah hingga malam hari seiring masih berlangsungnya rangkaian libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Daniel Windriatmoko, menyampaikan bahwa tingginya angka kunjungan tidak terlepas dari program tematik liburan yang telah digelar sejak pertengahan Desember 2025. Seluruh kegiatan tersebut dikemas dalam tajuk “Liburan Penuh Ceria”, yang berlangsung mulai 13 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

“Update jumlah pengunjung tanggal 1 Januari hingga pukul 16.00 WIB sudah lebih dari 72 ribu orang dan masih berpotensi meningkat hingga malam hari,” kata Daniel via WhatsApp, Kamis (1/1/2026).

Meski demikian, Ancol memilih menyajikan konsep hiburan yang lebih sederhana, khususnya pada malam pergantian tahun. Pengelola tidak menggelar pesta kembang api seperti tahun-tahun sebelumnya. Kebijakan tersebut diambil sebagai wujud empati dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera.

“Untuk periode high season tahun ini, terutama malam pergantian tahun, acara dikemas cukup sederhana. Kami mengajak pengunjung turut berempati sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Daniel.

Dari sisi operasional, Ancol memastikan tidak ada kebijakan khusus yang diterapkan pada 1 Januari. Jam operasional seluruh unit rekreasi berjalan normal. Dunia Fantasi (Dufan), misalnya, beroperasi hingga pukul 20.00 WIB, sementara unit wisata lainnya menyesuaikan dengan ketentuan masing-masing.

Terkait harga tiket, pengelola juga tidak melakukan penyesuaian selama masa libur Tahun Baru. Bahkan, sejumlah paket keluarga disiapkan untuk memberikan kemudahan dan alternatif bagi pengunjung. “Tidak ada perubahan harga tiket. Kami juga menyiapkan paket-paket keluarga agar lebih terjangkau,” ujar Daniel.

Secara akumulatif, tingkat kunjungan Ancol selama periode libur Natal dan Tahun Baru tahun ini menunjukkan tren positif. Hingga 31 Desember 2025, jumlah pengunjung tercatat meningkat sekitar 6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, sejak pagi hari kawasan Ancol, khususnya Dunia Fantasi, mulai dipadati pengunjung. Kendati cuaca diwarnai mendung dan gerimis tipis, antusiasme wisatawan tidak surut. Pintu masuk Dufan yang dibuka pukul 10.00 WIB langsung dipadati rombongan keluarga dan anak muda yang datang silih berganti.

Suasana semakin semarak dengan alunan jingle khas Dufan yang menyambut pengunjung. Antrean terlihat di depan ikon tulisan besar Dufan yang kerap dimanfaatkan sebagai latar berfoto. Sejumlah fotografer juga menawarkan jasa pemotretan, menambah dinamika aktivitas di area pintu masuk.

“Foto dulu yuk,” ajak salah satu fotografer kepada pengunjung yang tengah mengantre. Ajakan tersebut disambut antusias oleh wisatawan yang ingin mengabadikan momen liburan awal tahun.

Meski cuaca kurang bersahabat, pengunjung tetap menikmati berbagai wahana permainan dengan mengenakan jaket, topi, serta membawa payung. Petugas Dufan pun aktif mengingatkan pengunjung untuk membawa dan mengenakan mantel hujan sebagai langkah antisipasi.

Kepadatan pengunjung diperkirakan masih akan berlangsung sepanjang libur awal tahun.

Dengan ragam wahana dan kemudahan akses, Ancol khususnya Dunia Fantasi, tetap menjadi salah satu destinasi utama masyarakat untuk mengisi libur Tahun Baru 2026 di Jakarta.

Reporter: Matyadi

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Menko PMK: Nilai Nyepi Kian Relevan di Tengah Dunia yang Semakin Bising
UAS Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Dunia Pers Berduka
Pemerintah Beri Relaksasi Fiskal untuk Jemaah Haji, Bebas Bea Masuk hingga Aturan Kiriman Diperlonggar
Buntut Kasus Amsal Sitepu Kajari Karo Dicopot, Kejagung: Isyarat Keras atas Dugaan Cacat Penuntutan
UMKM BISA Ekspor Tembus USD 23,6 Juta di Awal 2026, Pemerintah Genjot Akses Pasar Global
Buruh Bergerak! FSB NIKEUBA Bongkar Dugaan Upah Dipotong hingga THR Disunat Jelang Aksi May Day
Hery Susanto Resmi Dilantik Menjadi Pimpinan Baru Ombudsman Republik Indonesia 2026–2031
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:19 WIB

Menko PMK: Nilai Nyepi Kian Relevan di Tengah Dunia yang Semakin Bising

Sabtu, 18 April 2026 - 11:22 WIB

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Dunia Pers Berduka

Jumat, 17 April 2026 - 09:39 WIB

Pemerintah Beri Relaksasi Fiskal untuk Jemaah Haji, Bebas Bea Masuk hingga Aturan Kiriman Diperlonggar

Selasa, 14 April 2026 - 14:08 WIB

Buntut Kasus Amsal Sitepu Kajari Karo Dicopot, Kejagung: Isyarat Keras atas Dugaan Cacat Penuntutan

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIB

UMKM BISA Ekspor Tembus USD 23,6 Juta di Awal 2026, Pemerintah Genjot Akses Pasar Global

Berita Terbaru