Rocky Gerung Soal Jadi Saksi Kasus Ijazah Jokowi: Saya Tunggu Pertanyaannya

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi rencana pemanggilan dirinya sebagai saksi dalam perkara hukum terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang disebut-sebut akan segera disidangkan.

Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi rencana pemanggilan dirinya sebagai saksi dalam perkara hukum terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang disebut-sebut akan segera disidangkan.

Jakarta — Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi rencana pemanggilan dirinya sebagai saksi dalam perkara hukum terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang disebut-sebut akan segera disidangkan.

Rocky mengaku belum mengetahui secara pasti substansi apa yang akan dimintai keterangannya dalam perkara tersebut. Ia menegaskan akan memberikan keterangan sesuai dengan pertanyaan yang diajukan kepadanya nanti.

Saya belum tahu akan ditanya apa. Saya tunggu saja pertanyaannya. Kalau diminta jadi saksi, ya saksi memberi keterangan sesuai yang diketahui,” kata Rocky saat ditemui usai menghadiri Executive Breakfast Meeting (EBM) Seri ke-5 yang digelar IKA FIKOM UNPAD, Senin (26/1), di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Rocky menyebut hingga kini belum ada permintaan resmi terkait materi kesaksian, termasuk apakah dirinya akan dihadirkan sebagai saksi yang meringankan atau dalam kapasitas lainnya.

Sampai sekarang belum ada. Jadi belum bisa berkomentar terlalu jauh karena peristiwanya juga belum terjadi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rocky juga menyinggung dinamika demokrasi dan komunikasi politik di Indonesia yang menurutnya kerap dipengaruhi oleh relasi kekuasaan, termasuk dalam kasus-kasus yang menyita perhatian publik.

Ia menilai, perkara hukum yang menyangkut tokoh besar selalu memiliki dimensi politik, ekonomi, dan demokrasi yang tidak bisa dilepaskan dari konteks komunikasi publik.

Setiap isu besar pasti punya dampak pada persepsi publik. Di situlah komunikasi politik bekerja, bagaimana kekuasaan, hukum, dan opini publik saling berkelindan,” katanya.
EBM Seri ke-5 mengusung tema “Riah-Riuh Komunikasi”, terinspirasi dari buku terbaru pengamat komunikasi politik Hendri Satrio. Forum ini membahas dinamika komunikasi pejabat publik, pengambilan kebijakan, serta pengelolaan kepercayaan publik di era keterbukaan informasi.

Selain Rocky Gerung, acara ini juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo sebagai keynote speaker, Hendri Satrio, Sabrang MDP (Noe Letto), dan Maman Suherman.

Berita Terkait

Sri Suwanto Ucapkan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Pengangkatannya sebagai Menteri Keuangan RI
Realisasi Kredit BTN Disebut Rp2,29 Triliun, LBH BUMN Minta Mekanisme Pengawasan Ditelusuri
Prof. Tubagus Bahrudin Ucapkan Selamat kepada Suahasil Nazara sebagai Menkeu, Dorong Penguatan Tata Kelola Fiskal
HUT ke-53 FSP TSK KSPSI AGN, Kapolri Tekankan Perlindungan Industri Tekstil dan Kesejahteraan Pekerja
Menteri UMKM Minta Usaha Laundry Tak Menumpuk di Satu Wilayah
Kemnaker: 81 Ribu Lowongan Kerja Masih Aktif di Karirhub
Polri Perluas Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 118 Orang Masih Dalam Pencarian
Rakernas Partai Golongan Berkarya Indonesia Dorong Konsolidasi dan Penguatan Organisasi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:02 WIB

Sri Suwanto Ucapkan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Pengangkatannya sebagai Menteri Keuangan RI

Senin, 14 September 2026 - 18:37 WIB

Realisasi Kredit BTN Disebut Rp2,29 Triliun, LBH BUMN Minta Mekanisme Pengawasan Ditelusuri

Senin, 14 September 2026 - 18:10 WIB

Prof. Tubagus Bahrudin Ucapkan Selamat kepada Suahasil Nazara sebagai Menkeu, Dorong Penguatan Tata Kelola Fiskal

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

HUT ke-53 FSP TSK KSPSI AGN, Kapolri Tekankan Perlindungan Industri Tekstil dan Kesejahteraan Pekerja

Senin, 14 September 2026 - 15:15 WIB

Menteri UMKM Minta Usaha Laundry Tak Menumpuk di Satu Wilayah

Berita Terbaru

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong asosiasi dan pelaku usaha laundry melakukan pemetaan sebaran bisnis di berbagai daerah untuk menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Nasional

Menteri UMKM Minta Usaha Laundry Tak Menumpuk di Satu Wilayah

Senin, 14 Sep 2026 - 15:15 WIB