Hensa Soroti Respons Netizen ke Seskab Teddy dan Menkeu Purbaya

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai terdapat perbedaan persepsi netizen terhadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di tengah dinamika awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai terdapat perbedaan persepsi netizen terhadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di tengah dinamika awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Jakarta — Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai terdapat perbedaan persepsi netizen terhadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di tengah dinamika awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Hensa, keduanya merupakan figur kunci dalam kabinet dengan peran strategis masing-masing. Namun, dalam pengamatan Hensa, respons publik di media sosial saat ini cenderung lebih positif terhadap Teddy dibandingkan Purbaya.

Hensa menyoroti unggahan Teddy yang memperlihatkan dirinya masih bekerja hingga larut malam. Dalam video tersebut, Teddy tampak berada di kantor pada pukul 23.45 WIB dan mendapat banyak respons positif dari netizen.

Di video tersebut, pukul 23.45 dia masih berada di kantor, dan banyak netizen yang memberi acungan jempol. Wajar jika bekerja sesuai jam kerja adalah kewajiban, tapi tetap aktif melewati jam tersebut menunjukkan dedikasi ekstra,” kata Hensa kepada wartawan.

Menurut Hensa, gestur sederhana seperti itu dinilai publik sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, meskipun tidak selalu berkaitan langsung dengan capaian kebijakan.
Ia pun berharap pola kerja dan komunikasi semacam itu bisa diikuti oleh jajaran kabinet lainnya.

Keuntungan memiliki Sekretaris Kabinet yang masih muda adalah energinya yang tinggi. Ia tampak mampu bekerja di luar jam wajib. Semoga apa yang dilakukan Sekretaris Kabinet ini bisa diikuti oleh menteri-menteri atau jajaran kabinet Pak Prabowo lainnya,” ujarnya.

Berbeda dengan Teddy, Hensa menilai Purbaya Yudhi Sadewa saat ini justru tengah menjadi sorotan kritis netizen, terutama terkait pernyataannya mengenai kondisi dan arah ekonomi nasional.

Menurut Hensa, Purbaya yang sempat dipersepsikan sebagai “juru selamat” ekonomi pada awal masa jabatan, kini mulai diragukan publik karena sejumlah janji ekonomi yang belum sepenuhnya terealisasi.

Ada beberapa teguran. Teguran pertamanya karena apa yang diomongin belum bisa terpenuhi. Waktu itu banyak yang bilang kalau dengar Pak Purbaya bicara, kelihatannya kita bakal tajir rame-rame bulan depan. Sekarang, dengan kondisi keuangan yang belum berubah, pernyataan itu mulai bikin deg-degan,” kata Hensa.

Hensa juga menyinggung pernyataan Purbaya yang menyebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen. Menurutnya, klaim tersebut memicu keraguan, tidak hanya dari netizen, tetapi juga dari kalangan ekonom.

Sekarang Pak Purbaya bilang ekonomi akan lari kencang ke 6 persen. Ya silakan saja, tapi faktanya banyak pihak, dari netizen sampai ahli ekonomi, mulai meragukan pernyataan tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hensa mengingatkan bahwa gaya komunikasi Purbaya yang dinilai terlalu aktif di ruang publik berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Menteri Keuangan itu kalau bicara, sangat mungkin mempengaruhi pasar. Jadi terlalu talkative atau sering menyampaikan pesan-pesan soal pertumbuhan ekonomi justru tidak bijak. Pak Purbaya harus lebih berhati-hati dalam berkomunikasi,” pungkasnya.

Berita Terkait

PWNU Papua Klarifikasi Kritik dan Laporan ke KPK, Kahar Yeliepele: Dugaan Korupsi Harus Dibuktikan Secara Hukum
Maxim Gelar Kompetisi Cerdas Cermat Pelajar di Banten, Asah Kemampuan Bahasa Inggris
Konferwil NU Papua Pegunungan Kembali Percayakan KH. Ahmad Shalehuddin dan H. Abdul Kahar Yelipele Pimpin Organisasi
Mendagri-Tito dan Nusron Teken SEB, Percepat Layanan BPHTB dan Sertifikat Tanah
Kemnaker Integrasikan Data Lintas Instansi Hadapi Era AI dan Otomatisasi
Rapat Pleno Federasi Serikat Pekerja MBG Nusantara Tunjuk Simon Benoni Laratmase sebagai Dewan Pengawas
Menko Polkam Djamari Dorong LPM Jadi Booster Program Pemerintah
BGN Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program MBG di Sekolah
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:20 WIB

PWNU Papua Klarifikasi Kritik dan Laporan ke KPK, Kahar Yeliepele: Dugaan Korupsi Harus Dibuktikan Secara Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Maxim Gelar Kompetisi Cerdas Cermat Pelajar di Banten, Asah Kemampuan Bahasa Inggris

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Konferwil NU Papua Pegunungan Kembali Percayakan KH. Ahmad Shalehuddin dan H. Abdul Kahar Yelipele Pimpin Organisasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Mendagri-Tito dan Nusron Teken SEB, Percepat Layanan BPHTB dan Sertifikat Tanah

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kemnaker Integrasikan Data Lintas Instansi Hadapi Era AI dan Otomatisasi

Berita Terbaru

Foto: Jelang HUT ke-81 RI, Munjirin Serahkan Bendera Merah Putih kepada 10 Camat

Wali Kota Jakarta Pusat

Jelang HUT ke-81 RI, Munjirin Ajak Warga Jakarta Timur Semarakkan Merah Putih

Rabu, 12 Agu 2026 - 18:14 WIB