Malam Refleksi Kartini 2026: “Suara Yang Tak Pernah Padam” Menghidupkan Semangat Perjuangan Perempuan Indonesia

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April, Komite Organisasi Wanita Indonesia (KOWANI) menggelar Malam Refleksi Kartini dengan tema “Suara Yang Tak Pernah Padam”. Acara berlangsung pada Senin malam, pukul 19.00 WIB, di Gedung DPP KOWANI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta. (Dok-okj/fn)

Foto: Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April, Komite Organisasi Wanita Indonesia (KOWANI) menggelar Malam Refleksi Kartini dengan tema “Suara Yang Tak Pernah Padam”. Acara berlangsung pada Senin malam, pukul 19.00 WIB, di Gedung DPP KOWANI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta. (Dok-okj/fn)

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April, Komite Organisasi Wanita Indonesia (KOWANI) menggelar Malam Refleksi Kartini dengan tema “Suara Yang Tak Pernah Padam”. Acara berlangsung pada Senin malam, (20/4/2026) di Gedung DPP KOWANI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, dan dihadiri oleh tokoh perempuan, aktivis, serta masyarakat umum yang peduli pada perjuangan emansipasi wanita.

Acara dibuka dengan pemutaran film dokumenter biografi RA Kartini, memberikan gambaran menyeluruh tentang kehidupan dan perjuangan tokoh yang menjadi simbol emansipasi perempuan Indonesia. Film ini menjadi pengantar refleksi terhadap sejarah dan kontribusi Kartini yang tetap relevan hingga saat ini.

Dalam sambutannya, Nannie Hadi Tjahjanto, Ketua Umum KOWANI, menekankan pentingnya meneladani semangat Kartini. “Acara Malam Refleksi Kartini adalah kesempatan bagi kita untuk menelusuri perjuangan Kartini. Kita menghormati dan mengenang nama besar beliau sebagai tokoh sejarah dan inspirasi. Kartini adalah visioner bagi perjuangan wanita Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nannie menyatakan bahwa KOWANI, sebagai penerus perjuangan emansipasi perempuan, terinspirasi dari surat-surat RA Kartini yang mengungkapkan gagasan kemerdekaan dan kesetaraan. Menuju peringatan 100 tahun KOWANI, organisasi ini berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak perempuan, termasuk di tingkat global melalui inisiatif “KOWANI Goes to UNESCO”.

“Kartini hidup di masa yang penuh keterbatasan bagi perempuan, namun beliau mampu memperjuangkan hak-haknya. Kini, wanita Indonesia menikmati hasil perjuangan tersebut. Pertanyaannya, apakah cahaya perjuangan emansipasi wanita masih terus menyala? Peran perempuan saat ini sangat penting untuk meneruskan perjuangan tersebut, karena dari perempuan lahir generasi penerus bangsa. Mari kita terus mendoakan para pejuang perempuan,” kata Nannie.

Acara juga menampilkan Cornelia Agatha, Ketua Yayasan Perlindungan Anak dan artis senior, yang membacakan monolog berjudul Refleksi Perjuangan Kartini. Monolog ini menyajikan sudut pandang kontemporer mengenai relevansi perjuangan Kartini dalam konteks modern, sekaligus mengajak penonton merenungkan peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Malam Refleksi Kartini ditutup dengan pembacaan narasi dari sepuluh surat pendek RA Kartini. Narasi ini dibacakan oleh sejumlah tokoh perempuan yang hadir, menciptakan momen reflektif sekaligus penghormatan terhadap perjuangan sejarah yang tetap hidup hingga saat ini.

Acara ini menegaskan bahwa perjuangan emansipasi perempuan tidak hanya soal sejarah, tetapi merupakan agenda berkelanjutan yang membutuhkan kesadaran dan aksi nyata dari setiap generasi.

KOWANI menekankan bahwa menghormati Kartini berarti melanjutkan perjuangan untuk kesetaraan, perlindungan, dan pemberdayaan perempuan di seluruh lini kehidupan.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran 72,2 Persen, Ekonomi Jadi Sorotan
Ancol Siapkan Ratusan Agenda Liburan Sekolah 2026 Hadirkan Wisata Edukasi Hiburan hingga Festival Budaya
Peringati Hari Lahir Pancasila, Polda Metro Jaya Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan
MK Putuskan Jakarta Jadi Ibu Kota, Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Tetap Berlanjut
Arimbi Soeharto Alamsjah Ketua Umum Pimpinan Pusat WPP Wanita Persatuan Pembangunan menggelar Acara Idul Adha d Kawasan Pejaten Barat. Dengan Tema WPP untuk Harmoni Kemanusiaan
Tak Sekadar Wisata, Ancol Perkuat Hubungan Sosial dengan Warga Lewat Program Kurban Idul Adha
Massa Rusak Lapas Narkotika Sungguminasa, 8 Orang Diamankan Polisi
AHY di Hadapan 4.000 Mahasiswa UNPAM: SDM Unggul Kunci Indonesia Hadapi Tantangan Global
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:13 WIB

Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran 72,2 Persen, Ekonomi Jadi Sorotan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:25 WIB

Ancol Siapkan Ratusan Agenda Liburan Sekolah 2026 Hadirkan Wisata Edukasi Hiburan hingga Festival Budaya

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polda Metro Jaya Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:18 WIB

MK Putuskan Jakarta Jadi Ibu Kota, Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Tetap Berlanjut

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:07 WIB

Arimbi Soeharto Alamsjah Ketua Umum Pimpinan Pusat WPP Wanita Persatuan Pembangunan menggelar Acara Idul Adha d Kawasan Pejaten Barat. Dengan Tema WPP untuk Harmoni Kemanusiaan

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Jakarta Pusat Arifin bersama unsur TNI-Polri, jajaran Pemerintah Kota Jakarta Pusat, serta perwakilan Gapensi melakukan penanaman pohon di kawasan Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Arifin: Jalan Sabang Harus Jadi Ikon Kuliner Malam yang Bersih dan Modern 

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:35 WIB