Putusan PN Jakarta Pusat Akui Fransiska Kumalawati Susilo, Dr. Wilpan Pribadi: Klien Kami sebagai Istri yang Sah

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dr. Wilpan Pribadi, S.H., M.H., CM., Kuasa hukum penggugat Fransiska Kumalawati Susilo. (Dok-Istimewa)

Foto: Dr. Wilpan Pribadi, S.H., M.H., CM., Kuasa hukum penggugat Fransiska Kumalawati Susilo. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam perkara perdata Nomor 303/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst pada Kamis (23/4/2026) memantik perhatian publik. Majelis hakim menjatuhkan amar yang tegas dengan menolak seluruh eksepsi para tergugat dan mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian, sekaligus menetapkan keabsahan status perkawinan yang selama ini disengketakan.

Dalam amar putusan, pengadilan menyatakan penggugat, Rr. Fransiska Kumalawati Susilo, sebagai istri sah dari Edward Seky Soeryadjaya (Tergugat II). Majelis menegaskan bahwa perkawinan keduanya yang dilangsungkan pada 1 Agustus 1994 di Santa Ana, Orange County, California, Amerika Serikat, memiliki kekuatan hukum yang diakui di Indonesia.

Putusan tersebut sekaligus berdampak pada aspek administrasi kependudukan. Majelis hakim menyatakan Kartu Keluarga Nomor 3171060712111013 yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta (Tergugat III) tidak sah dan memerintahkan pencabutannya. Dokumen itu sebelumnya mencantumkan BBR.A. Atilah Rapatriati (Tergugat I) sebagai istri dari Edward.

Selain itu, pengadilan memerintahkan Tergugat I untuk tidak lagi menggunakan status sebagai istri sah, serta mewajibkan Tergugat II mengakui bahwa satu-satunya perkawinan yang sah menurut hukum Indonesia adalah dengan penggugat.

Tidak hanya gugatan pokok yang dikabulkan sebagian, majelis juga menolak seluruh gugatan rekonvensi yang diajukan oleh Tergugat I dan Tergugat II. Para tergugat selanjutnya dihukum untuk membayar biaya perkara secara tanggung renteng.

Kuasa hukum penggugat, Dr. Wilpan Pribadi, S.H., M.H., CM., dari Kantor Hukum ANDROMEDA, menyebut putusan ini sebagai langkah penting dalam menegakkan kepastian hukum terkait status perkawinan lintas yurisdiksi.

“Amar putusan yang kami akses melalui e-court tertanggal 23 April 2026 secara jelas menyatakan klien kami sebagai istri sah. Ini bukan sekadar kemenangan hukum, tetapi juga penegasan atas kebenaran yang selama ini diperjuangkan,” ujar Wilpan dalam keterangannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap majelis hakim yang dinilai telah memeriksa perkara secara profesional dan objektif. Meski demikian, pihaknya mengaku masih menunggu salinan lengkap putusan untuk mempelajari secara rinci pertimbangan hukum yang mendasari amar tersebut.

“Saat ini kami baru memperoleh amar putusan. Untuk memahami konstruksi pertimbangan hukum secara utuh, kami menunggu salinan resmi dari pengadilan,” katanya.

Lebih lanjut, Wilpan menegaskan bahwa putusan ini merupakan bentuk pengakuan yuridis atas status kliennya yang selama ini dipertahankan dengan itikad baik. Ia juga membuka kemungkinan adanya langkah hukum lanjutan dari pihak lawan.

“Kami menghormati hak para pihak apabila akan menempuh upaya hukum lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Perkara ini diketahui telah melalui rangkaian proses persidangan yang panjang, mulai dari tahap mediasi, pertukaran jawaban, pembuktian hingga penyampaian kesimpulan. Hingga berita ini diturunkan, salinan lengkap putusan masih dalam proses administrasi dan menunggu untuk diunggah melalui sistem e-court Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sesuai prosedur yang berlaku.

Putusan ini berpotensi menjadi rujukan penting dalam perkara serupa, khususnya yang berkaitan dengan pengakuan perkawinan yang dilakukan di luar negeri dan implikasinya terhadap administrasi kependudukan di Indonesia.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, 16 Tersangka dan Potensi Kerugian Negara Rp1,034 Triliun Terungkap
Bareskrim Bongkar Dua Jaringan Judi Online Internasional, 23 Tersangka Diamankan dan Transaksi Tembus Rp890 Miliar
PN Jaktim Kabulkan Prapid Irma Yuliana, Penyidik Kejari Pelajari Pertimbangan Hakim
Imigrasi Bekasi Tahan WN Nigeria Overstay 8 Tahun, Terancam Pidana
Buntuti Nasabah Bank, Enam Pelaku Curanmor dan Perampasan Ditangkap Jatanras Polda Metro Jaya
Kemenimipas Bagikan 81 Paket Sembako untuk Warga di HUT ke-81 RI
Dar Edi Yoga: Penyelesaian BLBI Perlu Dialog Berbasis Data dan Kepastian Hukum
Polda Metro Jaya Ungkap Modus Penyebaran Hoaks Digital, Sembilan Orang Resmi Jadi Tersangka
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, 16 Tersangka dan Potensi Kerugian Negara Rp1,034 Triliun Terungkap

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Bareskrim Bongkar Dua Jaringan Judi Online Internasional, 23 Tersangka Diamankan dan Transaksi Tembus Rp890 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:09 WIB

PN Jaktim Kabulkan Prapid Irma Yuliana, Penyidik Kejari Pelajari Pertimbangan Hakim

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Imigrasi Bekasi Tahan WN Nigeria Overstay 8 Tahun, Terancam Pidana

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Buntuti Nasabah Bank, Enam Pelaku Curanmor dan Perampasan Ditangkap Jatanras Polda Metro Jaya

Berita Terbaru

Foto: Munjirin, RSUD Ciracas, Jakarta Timur, operasi bibir sumbing gratis, bibir sumbing, pelayanan kesehatan, kesehatan anak, Smile Train, PERAPI, bakti sosial, Pemkot Jakarta Timur, operasi gratis, HUT Jakarta, layanan kesehatan gratis, kolaborasi kesehatan

Wali Kota Jakarta Pusat

Munjirin Dorong Operasi Bibir Sumbing Gratis di Jaktim Digelar Berkelanjutan

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:50 WIB