JAKARTA — Upaya penataan kawasan permukiman kumuh di ibu kota kembali digencarkan. Sebanyak 152 rumah di RW 01, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, mulai direnovasi melalui kolaborasi pemerintah dan sektor swasta.
Kegiatan ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, serta Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari.
Dalam kunjungannya, Maruarar meninjau langsung sejumlah rumah warga yang tengah dan akan direnovasi. Ia menargetkan seluruh proses pembangunan rampung pada 15 Juli mendatang.
“Total ada 152 rumah. Sebanyak 52 unit dikerjakan melalui gotong royong CSR berbagai pihak, sementara 100 rumah lainnya didukung oleh ASTRA,” ujar Maruarar.
Tak hanya fokus pada perbaikan fisik hunian, program ini juga menyasar peningkatan ekonomi warga. Sebanyak 35 pelaku UMKM di kawasan tersebut akan mendapatkan pembinaan dari komunitas ladies banker, dengan harapan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Pendanaan proyek ini tidak berasal dari APBN, melainkan melalui skema kolaborasi dengan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pelaksanaan turut melibatkan TNI AL, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta sejumlah pihak swasta.
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menyambut positif program tersebut. Ia menilai renovasi rumah akan berdampak langsung pada kualitas hidup warga.
“Warga terlihat sangat antusias. Dengan rumah yang lebih layak dan sehat, tentu kehidupan mereka juga akan lebih baik,” kata Arifin.
Arifin juga menyoroti pentingnya pembinaan UMKM sebagai bagian dari program terpadu. Menurutnya, peluang bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang terbuka lebar, bahkan hingga masuk ke pusat perbelanjaan besar di Jakarta.
Arifin memastikan Pemkot Jakarta Pusat akan terus mendukung penuh jalannya program hingga selesai sesuai target.
“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Semoga program ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” tutup Arifin Wali Kota Jakarta Pusat.




































