JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar tes kebugaran bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat struktural dan fungsional, sebagai upaya memetakan kondisi kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, mengatakan tes kebugaran dilaksanakan selama empat hari, setiap Rabu dan Kamis, dengan target 200 hingga 300 ASN mengikuti pemeriksaan setiap harinya, Rabu, (30/7/2026).
“Kegiatan ini diawali dengan proses skrining kesehatan, meliputi pendataan, pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, tinggi dan berat badan, lingkar perut, serta indikator kesehatan lainnya,” ujar Arifin.
Setelah pemeriksaan awal, peserta mengikuti uji kebugaran dengan berjalan atau berlari mengelilingi halaman Kantor Wali Kota Jakarta Pusat sebanyak delapan putaran. Menurut Arifin, peserta dipersilakan menyesuaikan kemampuan fisiknya.
“Yang kuat bisa berlari. Yang mampu kombinasi lari dan jalan juga silakan. Kalau memang tidak kuat berlari, cukup berjalan. Tujuannya bukan mengejar kecepatan, tetapi mengetahui tingkat kebugaran masing-masing,” katanya.
Melalui tes tersebut, setiap peserta akan memperoleh hasil penilaian kondisi fisik, mulai dari kategori sangat baik, baik, hingga kurang bugar. Hasil itu nantinya menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan agar ASN dapat meningkatkan pola hidup sehat dan kebugarannya.
Arifin berharap kegiatan ini mampu mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menjaga kesehatan sehingga tetap bersemangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat atas pelaksanaan kegiatan ini. Mudah-mudahan seluruh PNS di Kota Jakarta Pusat selalu sehat dan semakin optimal dalam melayani warga,” ujarnya.




































