Aspal Baru di Jalan AM Sangaji Sudah Berlubang, Pengendara Terancam Celaka

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kendaraan melintas di ruas Jalan AM Sangaji, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026)

Foto: Kendaraan melintas di ruas Jalan AM Sangaji, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026)

Jakarta – Kondisi ruas Jalan AM Sangaji, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, menuai keluhan warga dan pengguna jalan. Sejumlah lubang menganga di badan jalan memicu genangan air dan dinilai membahayakan, khususnya bagi pengendara sepeda motor, Kamis (22/1/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan, lubang-lubang tersebut tersebar di jalur sempit yang padat dilalui kendaraan. Air hujan yang menggenang menutupi permukaan jalan berlubang, membuat pengendara sulit memperkirakan kedalaman dan berisiko terjatuh.

Foto: Kendaraan melintas di ruas Jalan AM Sangaji, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026)

Budi, salah satu pengguna jalan, mengatakan kondisi ini sangat rawan kecelakaan. Ia menilai kerusakan jalan tidak sebanding dengan status pengaspalan yang tergolong baru.

“Ini sangat membahayakan, apalagi buat pengendara motor. Jalannya berlubang dan tertutup air. Kalau dilihat, pengaspalannya seperti baru, tapi kenapa cepat rusak? Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki,” kata Budi kepada wartawan.

Budi juga mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek jalan tersebut. Menurutnya, perlu ada pengawasan ketat dari instansi terkait agar pekerjaan pengaspalan tidak terkesan asal jadi.

“Pejabat terkait harus turun langsung cek ke lapangan. Harus ada tim pengawas yang benar-benar mengawasi kualitas pekerjaan, supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kerusakan jalan maupun rencana perbaikan. Warga berharap pemerintah segera bertindak cepat sebelum kondisi jalan tersebut memakan korban jiwa.

 

Reporter Matyadi

Berita Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Bebaskan Denda Overstay WNA
Anugerah M.H. Thamrin 2026 Digelar Besok, Panitia Pastikan Seluruh Persiapan Matang
BGN: 512 Siswa Terdampak Insiden Keamanan Pangan di Sidoarjo
Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan
Kemenimipas Libatkan Anak Binaan dalam Lomba 17-an di Tangerang
Bang Japar Tegaskan Komitmen Jaga Jakarta, Ajak Warga Tak Terprovokasi
Kemnaker Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Jagakarsa dan Matraman
Pacuan Kuda NTB Dibidik Jadi Penggerak Prestasi, Pariwisata, dan UMKM
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:05 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Bebaskan Denda Overstay WNA

Minggu, 6 September 2026 - 19:06 WIB

Anugerah M.H. Thamrin 2026 Digelar Besok, Panitia Pastikan Seluruh Persiapan Matang

Jumat, 4 September 2026 - 12:16 WIB

BGN: 512 Siswa Terdampak Insiden Keamanan Pangan di Sidoarjo

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Kemenimipas Libatkan Anak Binaan dalam Lomba 17-an di Tangerang

Berita Terbaru