Saluran Tersumbat Sampah, Banjir Berulang Hantui Gang Damai Pulo Gebang

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Pasukan Biru, Sumber Daya Air (SDA). (Dok-Jakarta.go.id)

Foto: Ilustrasi Pasukan Biru, Sumber Daya Air (SDA). (Dok-Jakarta.go.id)

JAKARTA – Banjir yang berulang kali melanda Gang Damai, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, kembali menegaskan lemahnya kondisi saluran drainase di kawasan permukiman padat tersebut. Setiap hujan deras yang turun dalam durasi cukup lama, air dengan cepat meluap akibat saluran air yang tersumbat sampah dan endapan lumpur.

Merespons kondisi tersebut, puluhan petugas Sumber Daya Air (SDA) atau Pasukan Biru dari Kecamatan Cakung bersama tokoh masyarakat dan warga setempat turun langsung membersihkan saluran air, Rabu (4/1/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi langkah darurat untuk mengurangi risiko banjir susulan di tengah intensitas hujan yang masih tinggi.

Di lapangan, petugas menemukan banyak sampah rumah tangga bercampur lumpur yang mengendap di gorong-gorong. Endapan tersebut menghambat aliran air dan menyebabkan daya tampung saluran tidak berfungsi optimal. Sampah dan lumpur hasil pembersihan diangkut menggunakan karung untuk kemudian dibuang ke lokasi pembuangan limbah resmi milik Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa persoalan banjir di Gang Damai bukan semata akibat curah hujan tinggi, melainkan juga dipicu buruknya pengelolaan drainase serta rendahnya kesadaran sebagian warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Tokoh masyarakat Pulo Gebang, Darizal, mengapresiasi respons cepat Pasukan Biru dari tingkat kecamatan maupun kelurahan. Namun ia menegaskan bahwa penanganan banjir tidak boleh berhenti pada aksi pembersihan sesaat.

“Respons cepat patut diapresiasi, tapi persoalan banjir ini sudah berulang. Perlu langkah berkelanjutan agar kejadian serupa tidak terus terulang setiap musim hujan,” ujar Darizal.

Warga pun berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Wali Kota Jakarta Timur turun tangan lebih serius dengan melakukan normalisasi saluran, pemeliharaan rutin, serta pengawasan lingkungan di wilayah-wilayah rawan banjir. Tanpa penanganan menyeluruh, upaya pembersihan dikhawatirkan hanya menjadi solusi jangka pendek.

Sebelumnya, ratusan rumah warga di Gang Damai dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter. Banjir tersebut tidak hanya merendam rumah, tetapi juga melumpuhkan aktivitas warga dan membutuhkan waktu lama untuk surut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penanganan banjir di Jakarta Timur menuntut kerja sistematis, kolaborasi lintas sektor, serta komitmen kuat dari pemerintah dan masyarakat. Tanpa itu, banjir berpotensi terus menjadi ancaman rutin bagi warga Gang Damai Pulo Gebang.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Sugeng Hariadi Soroti Ketimpangan Akses Pendidikan dan Program MBG di Pedalaman Kalimantan Timur
Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari untuk Meriahkan HUT Jakarta ke-499, Warga Diajak Nikmati Rekreasi hingga Malam
Imam Suparno Kenang Gejolak 1965 dan Perjalanan Politiknya: Dari Jember ke Kalimantan Hingga Mengabdi di PDI Perjuangan
Patroli Blue Light Polda Metro Jaya Intensif Digelar, Antisipasi 3C dan Kejahatan Jalanan di Jakarta
Tebar Manfaat Iduladha, KompasTV Distribusikan Hewan Kurban di Masjid An-Nur
Dirut PT Askara Himeka Yandra Soroti Layanan Bank Mandiri Usai ATM Perusahaan T tertelan
Patroli Malam Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Pengemudi Ojol Merasa Lebih Aman dari Ancaman Begal
Teror Pocong di Jakarta Timur Ternyata Hoaks, Polisi Minta Warga Bijak Bermedsos
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:08 WIB

Sugeng Hariadi Soroti Ketimpangan Akses Pendidikan dan Program MBG di Pedalaman Kalimantan Timur

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:38 WIB

Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari untuk Meriahkan HUT Jakarta ke-499, Warga Diajak Nikmati Rekreasi hingga Malam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:16 WIB

Imam Suparno Kenang Gejolak 1965 dan Perjalanan Politiknya: Dari Jember ke Kalimantan Hingga Mengabdi di PDI Perjuangan

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:28 WIB

Patroli Blue Light Polda Metro Jaya Intensif Digelar, Antisipasi 3C dan Kejahatan Jalanan di Jakarta

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:02 WIB

Tebar Manfaat Iduladha, KompasTV Distribusikan Hewan Kurban di Masjid An-Nur

Berita Terbaru