Pemerintah Matangkan Agenda Ekonomi Jelang Kunjungan Prabowo ke AS

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah terus mematangkan agenda strategis ekonomi menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Amerika Serikat.

Pemerintah terus mematangkan agenda strategis ekonomi menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Amerika Serikat.

Jakarta — Pemerintah terus mematangkan agenda strategis ekonomi menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika global.

Presiden Prabowo menggelar pertemuan dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu (15/2).

Pertemuan tersebut bertujuan menyamakan posisi kebijakan serta mematangkan strategi negosiasi ekonomi menjelang agenda diplomasi di Amerika Serikat.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, pertemuan membahas perkembangan perundingan ekonomi Indonesia–Amerika Serikat, termasuk rencana penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Disampaikan bahwa Bapak Presiden dijadwalkan hadir di Amerika Serikat pada 19 Februari. Di sekitar tanggal tersebut direncanakan penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade,” ujar Haryo.

Selain penandatanganan ART, rangkaian kunjungan juga akan diisi dengan pertemuan bisnis dan investasi antara pelaku usaha kedua negara. Pemerintah berharap forum tersebut dapat membuka peluang kerja sama baru serta memperluas akses pasar bagi produk Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memastikan setiap perundingan internasional mampu memperkuat industri nasional, meningkatkan produktivitas dalam negeri, serta memperbesar peran Indonesia dalam rantai pasok global. Presiden juga mengingatkan agar posisi tawar Indonesia tetap kuat dan tidak merugikan kepentingan nasional.

Fokus kebijakan, lanjut Haryo, diarahkan pada dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah industri, hingga kesejahteraan rakyat.

Secara substansi, negosiasi tarif antara kedua negara disebut telah rampung dan memasuki tahap harmonisasi bahasa hukum. Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia berkomitmen membebaskan tarif bea masuk bagi sebagian besar produk asal Amerika Serikat. Sebaliknya, Amerika Serikat menurunkan tarif resiprokal produk Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen, serta memberikan pengecualian tarif untuk sejumlah komoditas unggulan seperti minyak kelapa sawit, kopi, dan kakao.

Selain agenda ekonomi, kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat juga mencakup partisipasi dalam KTT Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari 2026. Pemerintah memandang kehadiran tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat diplomasi Indonesia di tingkat global.

Haryo menambahkan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah lebih dahulu bertolak ke Amerika Serikat untuk mempersiapkan agenda dan menyambut kedatangan Presiden.
“Konsolidasi akhir ini dilakukan agar posisi Indonesia solid dalam perundingan. Kami optimistis ART akan memberikan hasil yang semakin menguntungkan bagi Indonesia,” kata Haryo.

Turut hadir dalam pertemuan di Hambalang antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.

Berita Terkait

Kapolri Tegaskan Penegakan Hukum Berkeadilan dan Pelayanan Humanis Jadi Prioritas Polri
Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Sinergi Kawal Aspirasi pada Hari Sumpah Pemuda
Habib Syakur Kritik Keras Penanganan Karhutla, Sentil Bahlil Lahadalia
Ketua PWNU Kaltara Datangi PN Jakarta Pusat, Serukan Keadilan dan Tolak Penghakiman Sebelum Putusan untuk Gus Yaqut
Habib Syakur: Jangan Jadikan Polri Komoditas Politik, Kembalikan Marwah dan Independensi Institusi!
YAHYA MAYA SAKTI APRESIASI GUS IRFAN, KEMENTERIAN HAJI DINILAI BERSIH DAN BERINTEGRITAS
Abdul Qahar Yelipele: Pengukuhan PBNU 2026-2031 Harus Jadi Momentum Penguatan NU di Tanah Papua
Anak Beruang Madu Terpisah dari Induk akibat Karhutla di Kalteng, Polri Selamatkan Satwa Dilindungi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:25 WIB

Kapolri Tegaskan Penegakan Hukum Berkeadilan dan Pelayanan Humanis Jadi Prioritas Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Sinergi Kawal Aspirasi pada Hari Sumpah Pemuda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Habib Syakur Kritik Keras Penanganan Karhutla, Sentil Bahlil Lahadalia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Ketua PWNU Kaltara Datangi PN Jakarta Pusat, Serukan Keadilan dan Tolak Penghakiman Sebelum Putusan untuk Gus Yaqut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Habib Syakur: Jangan Jadikan Polri Komoditas Politik, Kembalikan Marwah dan Independensi Institusi!

Berita Terbaru

Foto: Ketua TP PKK Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, bersama jajaran kader TP PKK berfoto bersama saat kegiatan Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi (SME) TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Makasar di Aula Kantor Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (27/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Tinjau SME PKK Makasar, Essie Munjirin Tekankan Administrasi dan Inovasi Program

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:14 WIB